Dari Lubang Bipori Hingga Eskavator, Jakarta Mulai Bersiap Sambut Musim Hujan

Berita Kawasan

Dari Lubang Biopori dan Eskavator, Jakarta Bersiap Sambut Musim Hujan

Anda pasti merasa kalau Jakarta makin panas di siang hari karena beberapa bulan belakangan, hujan hampir tidak pernah disiram hujan. Namun, di tengah hari-hari musim kemarau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim), tengah bersiap menghadapi musim hujan dan banjir.

Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur kini tengah gencar menyediakan lubang resapan biopori (LRB). Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Thofik Winanto mengatakan, dalam kurun waktu dua hari ini pihaknya telah menyiapkan sebanyak sebelas lubang biopori.

Katanya, lubang-lubang biopori di terminal ini jumlahnya akan terus bertambah. "Penyiapan lubang biopori ini kami lakukan sebagi antisipasi genangan pada musim hujan," tuturnya seperti dikutip dari beritajakarta.id (3/9/2019).

Dari Lubang Bipori Hingga Eskavator, Jakarta Mulai Bersiap Sambut Musim Hujan

Dijelaskan Thofik, rincian lokasinya, yaitu area parkir terminal dalam kota. Kemudian di belakang jalur pemberangkatan bus AKAP, area sekitar Pos 2 atau tempat pemungutan retribusi dan sejumlah titik lainnya. Lubang diisi dengan paralon yang di dalamnya ada serabut dan atasnya ditutup dengan dop yang telah dilubangi sebagai jalan masuknya air. "Setiap lubang resapan biopori dibuat dengan kedalaman 2 meter dan diameter 50-12 cm," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga meminta peran serta masyarakat atau pihak yang setiap harinya beraktivitas di terminal agar berpartisipasi dalam pembuatan lubang biopori. "Kami juga meminta agar para pedagang asongan binaan bisa berperan serta membuat lubang resapan ini," tandasnya.

[Baca Juga: Tips Merawat Tanaman di Taman pada Musim Kemarau]

Dalam kesempatan lain, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta terus mobilisasi peralatan dan personel untuk melakukan langkah antisipatif mencegah genangan dan banjir. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juani Yusuf mengatakan, sebanyak lebih dari 200 eskavator berbagai jenis dikerahkan untuk melakukan pengerukan baik di sungai, waduk, hingga, saluran penghubung.

"Kami juga mengerahkan sekitar delapan ribu personel pasukan biru untuk bergerak melakukan upaya pencegahan genangan dan banjir. Pompa stasioner dan portabel juga kita pastikan dalam kondisi baik agar selalu siap digunakan," ujarnya masih dari sumber yang sama.

[Baca Juga: Kerja Bakti, Salah Satu Cara Antisipasi Banjir]

Juani menjelaskan, selain mencegah genangan di wilayah permukiman, Dinas SDA juga terus memaksimalkan pencegahan genangan di ruas-ruas jalan, termasuk di underpass. "Untuk underpass saat ini pengoperasian pompa di bawah Dinas Marga. Tugas kami adalah memastikan kolam olakan di sekitar underpass memiliki daya tampung maksimal, jadi kita lakukan pengerukan-pengerukan sebelum musim hujan tiba," terangnya.

Menurutnya, untuk mencegah genangan di underpass diperlukan kecepatan pengoperasian pompa dan daya tampung kolam olakan yang optimal. "Harus cepat, kalau terlambat sedikit pompa itu dioperasikan bisa berimbas pada terjadinya genangan," ungkapnya.

Ia menambahkan, Dinas SDA juga terus melakukan monitoring saluran-saluran di sekitar lokasi proyek pembangunan. Hal itu, dilakukan untuk memastikan saluran yang ada tetap berfungsi baik. "Kita tidak ingin saluran yang ada tertutup material proyek atau terjadi penyumbatan. Termasuk, tali-tali air kita cek. Semoga dengan berbagai upaya yang kita lakukan dapat membuahkan hasil maksimal mencegah genangan dan banjir," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.