Demi Tingkatkan Konsumsi Kopi di Indonesia, Lahirlah Toko Kopi Tuku.jpg

Bisnis

Demi Tingkatkan Konsumsi Kopi di Indonesia, Lahirlah Toko Kopi Tuku

Bagi Anda warga Ibu Kota, khususnya para penikmat kopi, pasti tidak asing lagi dengan kafe bernama Toko Kopi Tuku. Dengan sajian kopi susu yang nikmat serta desain kafe yang nyaman, Toko Kopi Tuku yang berlokasi di kawasan Cipete ini lokasi favorit para penikmat kopi di Jakarta Selatan. Namun, tahukah Anda bahwa berdirinya bisnis kafe ini tak terlepas dari keinginan founder-nya Andanu Prasetyo dalam proses ikut mendorong konsumsi kopi di Indonesia?

Pria yang akrab disapa Tyo itu sudah terjun ke dunia wirausaha alias entrepreneur jauh-jauh hari sebelum mendirikan Toko Kopi Tuku. Awalnya dengan membuka bisnis kuliner berkonsep homey bernama Toodz House di kawasan Cipete yang berjalan di tahun 2010. Namun, setelah melihat-lihat kabar mengenai bisnis food and beverages yang akan tergoyang maka Andanu Prasetyo pun berpikir untuk diversifikasi usahanya.

Demi Tingkatkan Konsumsi Kopi di Indonesia, Lahirlah Toko Kopi Tuku.jpg

“Aku mencoba diversifikasi usaha, dapatlah lokasi baru kira-kira sekitar 60 langkah dari Toodz House tinggal ngesot,” ujar Andanu Prasetyo pada talkshow How To Start Business For Young Entrepreneur In This Era di Auditorium Gedung Kawan Lama, Jalan Puri Kencana No.1, Meruya, Kembangan, Jakarta Barat (12/14/2019).

Di lokasi baru inilah Tyo mulai mempertimbangkan ingin mendirikan sesuatu yang berhubungan dengan kopi untuk menyalurkan keinginannya yang muncul pada tahun 2008. Pasalnya, ia ingin meningkatkan konsumsi kopi masyarakat Indonesia yang juga dapat membantu secara berkesinambungan kesejahteraan petani kopi lokal Nusantara.

“Coba deh dengan tempat yang sangat kecil, dengan modal yang seadanya, coba membuat toko kopi kecil yang bisa menjawab pasar itu maunya itu kopi seperti apa. Karena setelah aku pikir-pikir kalau aku ingin memberikan impact ke petani itu bukan edukasi atau memberdayakan. Tapi lebih ke arah beli saja yang sering, beli yang rutin, sebenarnya petaninya akan sejahtera sendirinya,” ucapnya.

Andanu pun mulai bertanya-tanya kepada warga Cipete serta Lurah di sana untuk menyajikan kopi yang cita rasanya kira-kira cocok untuk orang-orang di area tersebut. Lalu dengan nama Toko Kopi Tuku yang artinya “Beli” dalam bahasa Jawa, ia mulai membuat bisnis konsep dengan proyeksi 80 cup per harinya agar bisa balik modal. Pada tahun 2015, Toko Kopi Tuku resmi berdiri.

Dengan toko yang kecil dan sederhana tapi desain interior serta furnitur di sini dibuat sedemikian rupa agar konsumen merasa nyaman. Bahkan menurut Andanu, ia mendesainnya agar bisa mendorong konsumen saling mengobrol sambil menyeruput kopi di Toko Kopi Tuku. Menariknya, kopi yang disajikan di sini pun acap kali bertambah terus menunya yang disesuaikan dengan selera konsumennya. Sehingga dari segi rasa serta harga yang disajikan pun diusahakan dapat mencakup semua konsumen yang datang ke sini dan lambat laun dari mulut ke mulut, nama Toko Kopi Tuku pun akhirnya dikenal luas oleh masyarakat Ibu Kota hingga Nusantara.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Novita 3 years, 1 month lalu
    novita

    Di spesial menyambut Natal & Tahun baru Buruan Dapatkan BONUS DEPOSIT HARIAN++ hanya di (HOKI165,CO) sekarang juga guys. . .🥳🥳😘

  • Octavia 3 years, 1 month lalu
    octavia

    Yuks bergabung dengan dupa88. net Hanya dengan modal 25K saja dapat bermain di banyak permainan dan mendapat kesempatan menang hingga jutaan rupiah , jangan sampai ketinggalan