BOGOR_PROPERTI_PERLU DICATAT INI DERETAN BIAYA YANG MUNCUL SAAT JUAL BELI RUMAH_IVAN-01.jpg

Properti dan Solusi

Deretan Biaya yang Muncul Saat Jual Beli Rumah

Ada banyak perumahan di kota atau Kabupaten Bogor. Beberapa di antaranya adalah Bogor Nirwana Residence, Bogor Lakeside, Rancamaya, dan Royal Tajur. Masing-masing menawarkan hunian nyaman beserta beragam fasilitas dan kelebihan, serta harga jual yang kompetitif. Bahkan selain perumahan, banyak pula pemilik rumah yang menjual huniannya secara langsung. Ini tentu menambah alternatif pilihan bagi para calon pembeli.

[Baca Juga : 5 Keuntungan Punya Rumah di Bogor]

Jika memang tertarik dan ingin memiliki rumah baik yang ditawarkan perumahan atau perorangan, maka cobalah untuk menyiapkan dananya mulai dari sekarang. Tapi ingat, jangan hanya menyiapkan dana untuk membayar harga rumah secara cash atau uang mukanya saja. Siapkanlah uang lebih untuk membayar keperluan lainnya juga. Sebab memang, selain biaya pokok (harga rumah, uang muka, cicilan), ada beberapa biaya lain yang wajib dibayarkan oleh pihak yang melakukan transaksi jual-beli rumah.

Beberapa biaya yang dimaksud adalah pengecekan sertifikat, akta jual beli, balik nama, penerimaan negara bukan pajak, pajak penghasilan, serta perolehan hak tahan dan bangunan. Berikut uraian lengkapnya.

  • Biaya Pengecekan Sertifikat

Sebelum proses jual-beli dilakukan, calon pembeli perlu melakukan pengecekan sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa sertifikat tidak ada catatan seperti blokir, sita, atau catatan lainnya. Biaya pengecekan sertifikat ini tergantung kebijakan kantor pertanahan setempat.

  • Biaya Akta Jual Beli

Kebanyakan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) menarik biaya 1-2 persen dari nilai transaksi. Tetapi, harga ini tidaklah kaku sehingga klien bisa menawar harga tersebut sepanjang disetujui oleh pihak PPAT. Biaya akta jual beli ini biasanya dibayarkan secara proporsional antara penjual dan pembeli. Tetapi, bisa saja biaya ini dibebankan salah satu pihak. Ini tergantung atau sesuai kesepakatan para pihak yang terlibat proses jual beli.

  • Biaya Balik Nama

Balik nama sertifikat dapat dilakukan di Kantor BPN setempat. Proses balik nama ini diajukan oleh PPAT dengan membayar sejumlah biaya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perlu diketahui, biaya balik nama sendiri ditanggung oleh pembeli.

  • Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

Pada saat mengajukan Peralihan Hak atau Balik nama, pembeli tidak hanya membayar biaya balik nama. Namun, mereka juga diwajibkan membayar biaya Penerimaan negara Bukan Pajak atau PNBP. Besaran PNBP sendiri sebesar satu per seribu/per mill dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah.

  • Biaya Pajak Penghasilan (PPh)

Besarnya biaya Pajak Penghasilan (PPh) adalah lima persen dari besarnya transaksi. PPh harus dibayarkan sebelum akta jual beli ditandatangani. Pembayaran PPh dilakukan di bank penerima pembayaran dan kemudian divalidasi ke kantor pajak setempat.

Penting diketahui, PPh ini merupakan tanggungjawab penjual. Namun tetap saja, kerap ditemukan penjual yang ingin menerima keuntungan bersih sehingga mereka melimpahkan biaya ini ke pembeli. Motifnya bisa dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan memasukkan biaya tersebut ke harga jual. Jadi berhati-hatilah, dan siapkan dana untuk jaga-jaga.

  • Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Sama dengan PPh, BPHTB juga harus dibayarkan sebelum akta jual beli ditandatangani. BPHTB dikenakan tidak hanya saat terjadinya jual-beli, melainkan juga terhadap setiap perolehan hak atas tanah dan bangunan, seperti tukar menukar, hibah, waris, pemasukan tanah ke dalam perseroan, dan lain-lainnya.

[Baca Juga : Cek Keaslian Sertifikat Tanah dengan Aplikasi Online BPN]

Itulah beberapa biaya yang harus disiapkan saat hendak membeli rumah, baik itu rumah di kawasan pemukiman seperti Bogor Nirwana Residence, Bogor Lakeside, Rancamaya, Royal Tajur atau rumah yang dijual pemiliknya secara langsung. Perlu dingat juga, biaya-biaya yang perlu dibayar ini tidak hanya berlaku di Bogor, tapi untuk setiap transaksi properti yang terjadi di seluruh Indonesia.


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.