Desa Wisata Edelweis

Berita Kawasan

Desa Wisata Edelweis, Tempat Baru dengan Hamparan Bunga Abadi

Di kawasan wisata Bromo, ada pelbagai tempat yang bisa dikunjungi, tidak hanya spot wisata utama seperti Gunung Bromo atau pun lautan pasir, namun ada juga spot wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat dan berlokasi tidak jauh dari kawasan wisata Bromo. Salah satu spot tersebut adalah Desa Wisata Edelweis.

Berlokasi di Desa Wonokitri, tidak jauh dari pintu pemeriksaan menuju kawasan Bromo dari jalur Pasuruan, Desa Wisata Edelweis menawarkan lokasi bagi pengunjung untuk bersantai menikmati pemandangan bunga edelweis. Dari pantauan Pingpoint, di tempat ini tersaji pelbagai jenis tanaman, mulai sayuran hingga bunga edelweiss yang tampak indah serta menarik. Selain itu, disediakan juga tempat bersantai bagi pengunjung yang hendak menikmati nongkrong sambil menikmati pemandangan.

Desa Wisata Edelweis

Berdasarkan informasi yang diterima Pingpoint dari salah satu masyarakat setempat yang berdagang di Desa Wisata Edelweis, tempat ini dulunya merupakan perkebunan bunga edelweiss, selain itu banyak juga tanaman yang dibudidayakan di tempat ini. Namun, karena mendapatkan suntikan dana dari salah satu perusahaan yang ada di Indonesia, tempat ini akhirnya dikembangkan menjadi seperti sekarang, meskipun yang mengelolanya adalah masyarakat setempat. Terkait pengembangan tempat ini, menurut pedagang tersebut, baru sekitar satu bulan disediakan café bagi pengunjung di tempat ini. Sebelumnya, tempat ini hanya berupa perkebunan saja.

Di tempat ini, salah satu daya tarik bagi pengunjung selain sajian bunga edelweis adalah hamparan perbukitan dan pepohonan berwarna hijau, yang seringkali terlihat makin cantik dengan adanya kabut. Hal inilah yang menyebabkan lokasi ini ramai diperbincangkan di media sosial dan dikunjungi banyak orang.

Desa Wisata Edelweis

Dari pantauan Pingpoint, terlihat banyak orang yang menuju tempat ini untuk sekedar bersantai sambil menikmati pemandangan yang indah. Sebagian besar pengunjung yang datang juga menjadikan tempat ini sebagai lokasi istirahat sejenak, setelah mereka berwisata di kawasan Bromo, sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing. Meskipun demikian, banyak juga pengunjung yang sengaja datang ke tempat ini tanpa mengunjungi wisata Bromo.

Terkait tempat ini yang dijadikan tempat nongkrong sambil bersantai, di Desa Wisata Edelweis ini tersedia café yang siap menghidangkan pelbagai hidangan bagi para pengunjung, seperti beberapa olahan kopi, teh, taro, matcha, hazelnut, caramel, atau pun snack seperti kentang crispy, kentang goreng, atau pun pisang goreng. Pelbagai menu tersebut dibanderol antara Rp10.000 hingga Rp20.000. Untuk memasuki desa wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp10.000 untuk tiket masuk dan bisa mendapatkan entry drink gratis, seperti es teh atau pun teh hangat.


Read More

Desa Wisata Edelweis

Tempat Hiburan

+6285231565129
None

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.