Pandanrejo-2

Berita Kawasan

Desa Wisata Pandanrejo, The New Zealand Van Menoreh

Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mempunyai potensi wisata yang tak kalah dengan daerah lain. Salah satunya adalah Desa Pandanrejo, Kecamatan Kaligesing yang tahun 2021 ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) sebagai desa wisata terbaik, karena keindahan panorama alam , potensi budaya serta potensi ekonomi yang dimilikinya.

Dari sisi panorama alam, Pandanrejo merupakan desa yang cantik dan asri. Di tempat ini terdapat beberapa objek wisata alam yang sering dikunjungi wisatawan yaitu Bukit Sebutrong dan Puncak Gunung Gajah . Dari tempat ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam persawahan serta menyaksikan panorama lima gunung yang terlihat berjajar di kejauhan, sementara pada malam hari terlihat dari puncak Gunung Gajah wisatawan dapat menikmati kelap kelip lampu perkotaan . Untuk itu, bagi wisatawan yang ingin menginap, disekitar puncak Bukit Sebutrong banyak terdapat penginapan.

Pandanrejo-1

Panorama Bukit Sebutrong, objek wisata unggulan desa Pandanrejo

“Menikmati kue lompong, jadah bakar serta susu murni panas, terasa sangat syahdu . ‘ ujar Irrene seorang wisatawan dari Bandung, kepada wartawan Selasa pekan lalu. .

Selain suasana alamnya yang indah, Desa Pandanrejo juga kaya dengan potensi budaya. Di desa ini terdapat beberapa kelompok seni tradisional seperti Dolalak, Tari , serta seni lainnya. Oleh karena itu, Pemkab Purworejo saat ini fokus menjadikan Pandanrejo sebagai desa wisata unggulan, dengan melakukan sejumlah langkah terobosan.

[Baca Juga: Gua Jepang, Kombinasi Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Ungaran]

Pada saat berkunjung ke Pandanrejo, pekan lalu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Pandanrejo sebagai The New Zealand Van Menoreh. Alasannya, karena Desa Pandanrejo memiliki populasi kambing yang jauh melebihi populasi warganya. Berdasarkan catatannya, jumlah penduduk desa ini hanya 1.000 orang tetapi jumlah kambing yang dimiliki warganya mencapai 5.000 ekor.

“Kondisi ini mirip seperti New Zealand. Cuma kalau New Zealand orang lebih banyak memelihara sapi. “ ujar Sandi saat berkunjung ke Pandanrejo.

Pandanrejo-3

Menparekraf Sandiaga S Uno Saat Berkunjung ke desa Pandanrejo, Selasa pekan lalu.

Sementara itu, Kades Pandanrejo Supandi menjelaskan, peternakan kambing Ettawa di desa Pandanrejo sudah ada sejak tahun 1900-an yang dibudidayakan warga secara turun temurun. Kepemilikan kambing Ettawa bagi warga Pandanrejo merupakan harta beda yang tinggi nilainya. seekor kambing Ettawa yang subur dapat menghasilkan susu antara 1 liter hingga 2 liter setiap harinya. Untuk satu ekor kambing jantan dewasa harga jualnya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Harga tersebut akan langsung meroket jika kambing Ettawa memenangi sebuah kontes kambing yang disebut dengan ‘Baritan’.

[Baca Juga: Jaring Kambing Gunung, Solusi bagi Pemotor untuk Perjalanan Jauhnya]

Tradisi lain dari Pandanrejo yang masih dilestarikan adalah Pasar Kambing Ettawa yang akrab disebut dengan nama ‘Pasar Seton’ yang khusus memperjual belikan kambing Ettawa. . Disebut demikian karena Pasar ini digelar setiap hari sabtu , mulai jam 06,00 pagi sampai sekitar jam 11.30.

Lebih lanjut Supandi menjelaskan, sebagai sentra perternakan kambing Ettawa, di desa Pandanrejo terdapat wisata edukasi pengenalan kambing bagi rombongan pelajar. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini selain dapat menikmati susu kambing murni, juga bisa belajar memerah susu kambing langsung dari peternak. Bahkan yang berminat untuk memelihara kambing ,dapat membeli anakan kambing langsung dari peternaknya.

Pandanrejo-4

Tradisi Baritan atau Kontes Kambing Peranakan Ettawa

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo menyatakan, Pandanrejo tahun ini sudah masuk dalam desa wisata unggulan Kabupaten Purworejo. Oleh karena itu, desa wisata ini akan dikembangkan dengan membangun sarana transportasi agar wilayah ini mudah dijangkau. Adapun, mode transportasi wisata yang dalam waktu dekat akan dioperasaikan adalah bus Damri dengan jalur objek wisata Gua Seplawan , Pandanrejo. dan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA ).

“Kendaraan ini menjadi sarana angkut penumpang pesawat yang turun di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo, yang jalurnya juga terkoneksi dengan jalur Kembanglimus Kabupaten Magelang,” ujar Agung (*)


Read More

Desa Wisata Pandanrejo

Tujuan Wisata

+6282226270887
None

Artikel Lainnya

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022.jpg

Berita Kawasan

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022

02 December 2022, 18:12

Lesbumi-NU mulai hari ini hingga 3 Desember 2022 menjadikan Kampung Budaya Betawi Setu Babakan sebagai ‘rumah’ rakornas sekaligus Temu Nasional Ses Budaya Muslimin Indonesia 2022.

Dukung Pemberdayaan Difabel di Bidang Digital, Acer Serahkan Bantuan Laptop.jpg

Bisnis

Dukung Pemberdayaan Difabel di Bidang Digital, Acer Serahkan Bantuan Laptop

02 December 2022, 16:10

Acer baru-baru ini menggelar kegiatan CSR-nya dengan menargetkan kelompok difabel yang ingin mendalami sekaligus berkarya di bidang coding.

Sambut Akhir Tahun 2022, KFC Kembali Hadirkan Menu Golden Combo.jpg

Kuliner

Sambut Akhir Tahun 2022, KFC Kembali Hadirkan Menu Golden Combo

02 December 2022, 14:07

Dalam merayakan penghujung tahun 2022, KFC meluncurkan menu Golden Combo serta menggelar campaign Golden Moment yang berhadia voucher hingga iPhone Pro 14.

Infinix Note 12 2023 Akan Diperkenalkan Resmi di Indonesia Pekan Depan.jpg

Bisnis

Infinix Note 12 2023 Akan Diperkenalkan Resmi di Indonesia Pekan Depan

02 December 2022, 12:03

Setelah merilis Infinix Note 12 sekitar enam bulan lalu, Infinix kembali akan memperkenalkan versi terbaru dari ponsel pintarnya ini yang disinyalir lebih siap menjajal penggunaan multitasking.


Comments


Please Login to leave a comment.