Ditolak Balaikota, Para Seniman Diterima Komisi X DPR Terkait Revitalisasi TIM

Berita Kawasan

Dewan Kesenian Jakarta Minta Revitalisasi TIM Dikaji Ulang

Polemik proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) semakin memanas. Kali ini giliran Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) yang angkat suara. Sama seperti penolakan yang dilakukan Forum Seniman Peduli TIM beberapa waktu lalu, DKJ pun menolak proyek revitalisasi TIM yang dilakukan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Pelaksana Tugas (Plt) DKJ, Danton Sihombing mengatakan, pihaknya menolak revitalisasi tersebut dikarenakan DKJ merasa tidak dilibatkan dalam proses pembahasan revitalisasi TIM. Padahal, sejak tahun 2018 DKJ telah mengirimkan tiga nama sebagai perwakilan dalam proyek tersebut termasuk Danton yang saat itu menjabat sebagai sekretaris Jenderal DKJ.

[Baca Juga: Meskipun Ditentang Seniman, Jakpro Tetap Lanjutkan Revitalisasi TIM]

“Nama yang diajukan dicoret entah oleh siapa sehingga DKJ dieliminasi dalam wilayah diskusi revitalisasi,” ujar Danton dalam diskusi di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Danton mengatakan, setelah tiga nama yang diajukan DKJ dicoret sebagai tim revitalisasi TIM, kemudian muncullah lima nama yang dalam Kepgub 1080 merupakan perwakilan dari seniman terkait proyek tersebut. Mereka yaitu Arie Batubara, Arsono, Hidayat LDP, Yusuf Susilo Hartono, serta Mohammad Chozin.

Dewan Kesenian Jakarta Minta Revitalisasi TIM Dikaji Ulang

Akibat hal itu lah, DKJ kata Danton tidak terlibat dalam pembahasan revitalisasi TIM. DKJ pun tak bicara banyak soal revitalisasi sebab tidak ada perwakilan DKJ dalam anggota tim proyek tersebut. Meski begitu, Danton tak menampik jika DKJ akhir-akhir ini mulai terlibat cukup intens dalam proses revitalisasi TIM setelah bertemu dengan Pemprov DKI dan Jakpro.

“Kemarin kami diundang oleh Gubernur untuk membicarakan isu spesifik tentang revitalisasi. Kami ambil kesempatan itu baik-baik dan memberikan gambaran-gambaran,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, DKJ pun meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengkaji ulang proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Hal itu dilakukan sebab tidak ada perwakilan DKJ yang dilibatkan dalam proyek tersebut.

[Baca Juga: Ditolak Balaikota, Para Seniman Diterima Komisi X DPR Terkait Revitalisasi TIM]

Selain itu, DKJ juga ingin para seniman mendapatkan kejelasan mengenai status proyek revitalisasi TIM, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan. Sebab, yang dikhawatirkan para seniman adalah terkait komersialisasi yang akan dilakukan PT Jakpro sebagai pengelola TIM nantinya.

Untuk itu, DKJ dan Manajemen PT Jakpro berencana untuk segera melakukan pertemuan membahas strategi pelibatan dan pembuatan kesepakatan ulang terkait revitalisasi TIM. DKJ pun, kata Danton akan terus mengawal pengelolaan revitalisasi TIM.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.