Obat Dexamethasone Disebut Mampu Tekan Risiko Kematian Akibat COVID-19.jpg

Kesehatan

Dexamethasone Disebut Mampu Tekan Risiko Kematian Akibat COVID-19

Para peneliti Inggris mengungkapkan obat steroid Dexamethasone memiliki potensi menekan risiko kematian pasien COVID-19 dengan gejala parah. Diberitakan CNN (17/6/2020), hal ini mereka ungkap setelah melihat hasil uji coba obat tersebut kepada 2.100 pasien COVID-19 secara acak.

Dexamethasone dilaporkan mengurangi risiko kematian sebesar sepertiga atau 35 persen pada pasien dengan bantuan ventilator dan seperlima atau 20 persen pada pasien dengan bantuan oksigen. “Ini adalah hasil yang menarik. Para pasien yang tidak membutuhkan ventilator, tetapi hanya [butuh] oksigen ada penurunan risiko sebesar seperlima,” kata Marin Landray, pemimpin penelitian yang merupakan profesor di bidang obat dan epidemiologi Universitas Oxford, Selasa, (16/6/2020).

Pada praktiknya, Landray beserta tim memberikan Dexamethasone dengan dosis 6 mg per hari selama sepuluh hari lewat suntikan maupun oral. Ia menuturkan, selama uji coba, tidak ada efek samping berbahaya yang muncul dari penggunaan Dexamethasone.

Posisi Tengkurap Disebut Mampu Selamatkan Pasien COVID-19

“Pada tahap ini, kami tidak menemukan efek samping berbahaya. Tapi ada dua hal penting yang ditekankan dalam uji coba ini. Pada orang-orang yang membutuhkan oksigen atau ventilator, obat ini bekerja, dan manfaatnya sangat besar terhadap yang memakai ventilator. Pada orang-orang yang dirawat di rumah sakit namun tidak membutuhkan oksigen atau fungsi paru-paru mereka masih baik, tidak ada manfaatnya,” ujar Landray.

[Baca Juga: Saran WHO: Stop Hydroxychloroquine dalam Pengobatan COVID-19]

Dexamethasone adalah obat steroid yang sudah beredar di pasaran dan harganya tergolong terjangkau. Obat tersebut biasanya diresepkan untuk penderita penyakit artritis, alergi parah, asma, dan juga jenis kanker tertentu. Efek sampingnya disebut berupa sakit perut, sakit kepala, pusing, dan insomnia.

Para peneliti dalam uji coba ini mengungkapkan Dexamethasone kini bisa digunakan untuk mengobati pasien COVID-19 di Inggris. Sementara, di Amerika Serikat, obat ini sudah lebih dulu diberikan kepada beberapa pasien COVID-19.

[Baca Juga: Sudah Sampai Tahap Mana Penelitian Vaksin COVID-19 Saat Ini?]

Hasil uji coba yang dilakukan oleh para peneliti Inggris ini pun menuai pujian dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Dalam pemberitaan AFP yang dikutip oleh cnnindonesia.com (17/6/2020), WHO berharap pengobatan dengan Dexamethasone dapat membantu menekan angka kematian akibat COVID-19 secara global.

“Ini adalah berita bagus dan saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Inggris, Universitas Oxford, dan banyak rumah sakit serta pasien di Inggris yang telah berkontribusi pada terobosan ilmiah yang menyelamatkan jiwa ini,” tutur Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.


Read More

Artikel Lainnya

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

27 June 2022, 16:46

Saat ini pemerintah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 telah menginfeksi ratusan orang di Tanah Air dan situasi ini mendorong epidemiolog dari Unair angkat suara.

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda.jpg

Berita Kawasan

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda

27 June 2022, 14:43

Demi terhindar dari potensi terjadinya kejahatan klitih, Yogyakarta secara resmi memberlakukan kebijakan aturan jam malam.

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang

27 June 2022, 10:44

Pada akhir pekan lalu, para anggota Banksasuci Foundation memutuskan turun ke lapangan demi mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga Alun-Alun Tangerang dari sampah.

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.


Comments


Please Login to leave a comment.