Diet Rendah Karbohidrat, Amankah

Kesehatan

Diet Rendah Karbohidrat, Amankah?

Diet rendah karbohidrat ini sebenarnya bukan hanya membantu menciptakan berat badan ideal, namun juga membuat Anda lebih sehat. Diet rendah karbohidrat sendiri ialah pola makan yang membatasi jumlah karbohidrat dan meningkatkan konsumsi protein serta lemak.

Namun, jika salah cara melakukannya, efeknya bisa sangat buruk bagi kesehatan. Seperti yang dilansir dari Medicalnewstoday.com (22/7/2019), ketika seseorang mendapatkan asupan karbohidrat terlalu rendah, hal itu bisa menyebabkan risiko kematian dini dan mendapatkan beberapa penyakit kronis.

Sebuah studi yang berfokus pada diet rendah karbohidrat ini menyimpulkan bahwa asupan karbohidrat yang rendah dapat mengganggu kesehatan tubuh. Profesor Universitas Kedokteran Lodz di Munich, Jerman Maciej Banach, dan beberapa peneliti lainnya memeriksa hubungan atara asupan karbohidrat rendah dan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner, atau stroke dan kanker.

[Baca Juga: Cara Diet Warga Jakarta Menurut Pakar]

Lodz dan rekan-rekannya meneliti hubungan antara diet rendah karbohidrat dan risiko kematian di antara 24.825 orang yang telah berpartisipasi dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional pada 1999-2010.

Hasilnya, sebanyak 51 persen konsumen diet rendah karbohidrat berisiko meninggal akibat penyakit jantung koroner, 50 persen lainnya berisiko meninggal akibat penyakit cerebrovascular (penyakit pembuluh darah di otak), dan 35 persen lainnya berisiko meninggal akibat kanker.

Hasil ini direplikasi dalam meta-analisis, yang menemukan bahwa risiko kematian secara keseluruhan dari sebab apa pun adalah 15 persen lebih tinggi pada orang yang mengonsumsi karbohidrat paling sedikit, risiko kematian kardiovaskular adalah 13 persen lebih tinggi, dan kematian akibat kanker 8 persen lebih tinggi.

[Baca Juga: Diet Ini Bisa Membantu Para Penderita Lupus]

"Diet rendah karbohidrat harus dihindari," ujar Banach. Ia menambahkan adanya pengurangan asupan serat dan buah-buahan, peningkatan asupan protein hewani, juga memainkan perannya.

Diet rendah karbohidrat memang dapat berguna dalam jangka pendek untuk menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kontrol glukosa darah. Tetapi penelitian yang dilakukan Banach dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa diet ini berisiko jika dilakukan dalam jangka panjang.

Jika Anda ingin melakukan diet rendah karbohidrat, sebaiknya cek terlebih dahulu kesehatan tubuh Anda dengan menanyakan pada dokter. Hal itu supaya diet yang Anda lakukan dapat berjalan maksimal dan tak mengalami efek buruk yang bisa membahayakan kesehatan.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.