Depok-Kesehatan-0Dinas-Kesehatan-Depok-Gelar-Pemeriksaan-Pap-Smear-Gratis-Emil-03.jpg

Kesehatan

Dinas Kesehatan Depok Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis

Pap Smear merupakan salah satu prosedur medis yang cepat dan tidak menimbulkan sakit untuk mengecek kanker serviks. Dengan prosedur ini maka para perempuan dapat mengetahui apakah dirinya mengidap kanker serviks atau tidak. Karena itu guna deteksi dini untuk para perempuan di Depok terkena kanker tersebut, pihak Dinas Kesehatan Depok mengadakan pemeriksaan pap smear secara gratis di Jalan Margonda Raya.

Pemeriksaan ini diadakan selama dua hari pada 15-16 November 2018. Lokasi yang dipilih untuk kegiatan ini adalah di lantai 10 Gedung Dibaleka II Komplek Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya No.54.

Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pemeriksaan Pap Smear

“Kami rutin melaukan pemeriksaan pap smear, untuk kali ini dilakukan sehubungan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Ulang Tahun KORPRI,” jelas Kepala Bidang Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Depok, Rani Martina, sebagaimana dikutip dari depok.go.id (14/11/2018).

[Baca Juga: Menuju Pemerataan Pembangunan Kota Depok]

Target pemeriksaan pap smear ini adalah para pegawai perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Depok, istri ASN, dan pegawai swasta perempuan yang berada di lingkungan sekitar Balai Kota Depok. Namun terdapat syarat khusus untuk mengikutinya yakni memiliki kartu BPJS dan KTP aktif, pernah berhubungan seksual dan sedang tidak menstruasi.

Speculum untuk Pemeriksaan Pap Smear

Sebagaimana dilansir dari verywellhealth.com, tes ini melibatkan alat bernama speculum yang biasanya terbuat dari logam atau plastik. Kemudian alat medis tersebut diberikan pelumas khusus dan dimasukan oleh dokter ke bagian dalam vagina demi menahan dinding pada alat kelamin tersebut. Lalu dokter akan menggunakan alat yang mirip dengan cotton bud untuk mengambil sampel sel yang berada di serviks.

[Baca Juga: Komunitas Taufan, Penggerak Relawan untuk Anak Penderita Kanker]

Sel yang sudah diambil tersebut akan diperiksa dokter menggunakan mikroskop. Tes ini sebenarnya tidak digunakan untuk mendiagnosa mengenai kanker, tapi untuk melihat perubahan di serviks yang abnormal seperti keberadaan sel kanker. Biasanya jika dokter menemukan indikasi keberadaan kanker serviks, ia akan menyarankan untuk melakukan pengencekan medis lebih lanjut.

Read More

Artikel Lainnya

Biaya Pasien Corona Tidak Ditanggung BPJS, tapi Anggaran Kemenkes

Kesehatan

Biaya Pasien Corona Tidak Ditanggung BPJS, tapi Anggaran Kemenkes

03 August 2020, 15:00

Pihak BPJS Kesehatan menjelaskan, penyakit Virus Corona tidak dijamin karena tergolong penyakit yang bisa mengakibatkan wabah.

Klinik Estetika Laser Project Skin Resmi Hadir di Jakarta Selatan.jpg

Kecantikan dan Fashion

Klinik Estetika Laser Project Skin Resmi Hadir di Jakarta Selatan

03 August 2020, 14:15

Baru-baru ini dr.Deasy Lius meresmikan klinik estetika di Jakarta Selatan yang disebut melayani perawatan kecantikan dengan hasil yang maksimal dalam waktu downtime yang sedikit.

Bus PPD Rute Tamansari Persada Bogor-Blok M dan Juanda Mulai Beroperasi .jpg

Bisnis

Bus PPD Rute Tamansari Persada Bogor-Blok M dan Juanda Mulai Beroperasi

03 August 2020, 12:45

Masyarakat Kota Hujan saat ini memiliki moda transportasi umum alternatif untuk menuju ke kawasan Ibu Kota.

Pemprov Jawa Barat Resmi Perpanjang PSBB Proporsional di Bodebek .jpg

Berita Kawasan

Pemprov Jawa Barat Resmi Perpanjang PSBB Proporsional di Bodebek

03 August 2020, 11:30

Demi memastikan protokol kesehatan benar-benar dipatuhi, Pemprov Jawa Barat kembali memperpanjang PSBB Proporsional.


Comments


Please Login to leave a comment.