ads
Dinas Pendidikan DKI Bangun Sekolah Percontohan Ramah Lingkungan.jpg

Pendidikan

Dinas Pendidikan DKI Bangun Sekolah Percontohan Ramah Lingkungan

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah merampungkan pembangunan enam sekolah yang menjadi pilot project atau percontohan. Gedung sekolah itu didesain berbeda dengan sekolah lain. Sekolah percontohan dibangun dengan konsep ramah lingkungan.

Nantinya, enam sekolah yang sudah dirampungkan renovasinya akan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya di Jakarta. Hal itu seperti yang diterangkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono.

[Baca Juga: Pembaruan Dapodik Bisa Pengaruhi Biaya Sekolah]

Ratiyono juga menjelaskan, konsep ramah lingkungan yang diterapkan pada sekolah percontohan ini adalah ruangan kelas yang tidak menggunakan air conditioner (AC). Sirkulasi udara pada bangunan sekolah itu memang dibuat sedemikian bagus agar siswa tidak perlu meggunakan AC saat mengikuti jam pelajaran.

Selain itu, untuk aliran listrik di sekolah percontohan ini, pihaknya menggunakan listrik tenaga surya. Diakui Ratiyono, listrik tenaga surya ini memang tidak mencakup seluruh fasilitas sekolah. Namun, dengan cara tersebut sekolah lebih hemat energi.

“Sekolah percontohan itu memberikan kesan lebih modern. Secepatnya bisa langsung digunakan untuk anak-anak belajar dengan tempat dan suasana baru yang menyenangkan,” katanya seperti dikutip dari Berita Jakarta (5/3/2019).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono

Tidak hanya itu, enam sekolah percontohan tersebut juga dilengkapi fasilitas lain untuk memudahkan para difabel agar tidak kesulitan saat menggunakan kursi roda atau anak berkebutuhan khusus (ABK). Fasilitas itu dengan dibuatkan jalur kursi roda.

Keenam sekolah percontohan itu adalah SMP Negeri 59 Kemayoran, SDN Susukan 09, SDN Lagoa 01/02, SDN Cengkareng 07/08, SDN Pondok Labu 01/05, dan SDN Untung Jawa 01 yang berlokasi di Kepulauan Seribu.

[Baca Juga: Bus Sekolah Gratis Segera Mengaspal di Kota Bogor]

Ratiyono menambahkan, keenam sekolah percontohan tersebut menjadi bagian dari 98 sekolah yang direnovasi total pada 2018. Untuk merenovasi 98 sekolah itu dianggarkan sebesar Rp1,8 triliun.

Sekolah percontohan tersebut diresmikan secara simbolik oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung SDN Pondok Labu, Jalan RS. Fatmawati No. 178 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada 8 Maret lalu.

Anies mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berkomitmen memperbaiki sarana dan prasaran bidang pendidikan demi menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman.

[Baca Juga: Renovasi di 7 Sekolah Negeri Depok Sudah Rampung]

“Kita meresmikan sekolah yang menglami rehab besar, meliputi SD, SMP, SMA, SLB, dan PKBM. Mudah-mudahan semua dirancang setara untuk semua, jadi ramah bagi penyandang disabilitas,” kata Anies.

Dalam kesempatan itu pula, Anies sekaligus meresmikan rehabilitasi kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Biaaya rehabilitasi kantor dinas mencapai Rp231,99 triliun. Diharapkan, kantor baru ini dapat memacu semangat para staf untuk meningkatkan kinerjanya.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads