Dinkes Depok Ajukan Perketat Protokol Kesehatan, Ada Apa Ya .jpg

Kesehatan

Dinkes Depok Ajukan Perketat Protokol Kesehatan, Ada Apa Ya?

Kabarnya kenaikan kasus COVID-19 di Kota Depok selama dua bulan terakhir terbilang mengkhawatirkan. Di mana lonjakan ini terjadi pada bulan November 2021 hingga Januari 2021 ini dengan kondisi rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 yang dikhawatirkan hampir penuh. Oleh karena itulah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengajukan agar protokol kesehatan di Kota Belimbing dan masyarakat benar-benar menaatinya demi mencegah RS rujukan COVID-19 dan tenaga kesehatannya (nakes) kewalahan.

Pengajuan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Depok Enny Ekasari. Ia menjelaskan, saat ini puskesmas mengalami hambatan dalam merujuk pasien ke rumah sakit, bukan hanya RS Rujukan COVID-19. “Perketat protokol kesehatan sebagai pencegahan. Karena saat ini IGD (Instalasi Gawat Darurat) hampir penuh dan susah ditangani,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari berita.depok.go.id (11/1/2021).

Dinkes Depok Ajukan Perketat Protokol Kesehatan, Ada Apa Ya.jpg

Apalagi dengan semakin tingginya lonjakan kasus positif di Kota Depok maka ini juga berdampak terhadap kondisi kesehatan dari para nakes yang berada di puskesmas dan RS. Pasalnya, mereka kewalahan dan imunitasnya pun banyak yang turun sehingga tak ayal banyak di antara para nakses dan sumber daya manusia (SDM) di fasilitas kesehatan yang turut terpapar COVID-19.

“Jika nakes terinfeksi dan SDM terbatas, otomatis kemampuan melayani juga berkurang dan berdampak bagi pasien,” tutur Enny. Oleh karena itulah, ia meminta warga Kota Belimbing yang positif COVID-19 harus bersabar untuk menunggu rujukan puskesmas ke RS akibat kondisi ini.

[Baca Juga: Tekan COVID-19, Pemkot Depok Keluarkan Kebijakan Perayaan Natal Virtual]

Perketat protokol kesehatan pun dipandang mudah sebenarnya bila dilakukan oleh masyarakat secara sungguh-sungguh. Karena Anda cukup menjalankan 3M (Menggunakan masker, Menjaga jarak, serta Mencuci tangan dengan sabun) dan jika memang tak ada keperluan mendesak, Enny berharap masyarakat Kota Depok cukup berada di rumah saja untuk membantu upaya menekan kasus positif COVID-19.

Dari sisi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sendiri telah berupaya memperketat kebijakannya karena sejalan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jawa-Bali. Melalui peraturan dan keputusan Wali Kota Depok tahun 2021, Pemkot Depok melakukan pembatasan kegiatan di sejumlah usaha seperti restoran, kafe, rumah makan, serta warung hingga pukul 19.00 WIB (khusus take away hingga 21.00 WIB). Kemudian acara pernikahan serta khitanan dibatasi hanya kapasitas 30 persen saja dan untuk aktivitas perkantoran diwajibkan 75 persen pegawainya untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Read More

Artikel Lainnya

Sistem Kekebalan Penyintas COVID-19 Dapat Terus Meningkat dan Bertahan Lama

Kesehatan

Sistem Kekebalan Penyintas COVID-19 Dapat Terus Meningkat dan Bertahan Lama

23 January 2021, 20:08

Penemuan yang dipublikasikan di Nature ini, memberikan bukti terkuat bahwa sistem kekebalan tubuh dapat "mengingat" virus dan secara luar biasa terus meningkatkan kualitas antibodi.

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah

Pendidikan

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah

23 January 2021, 18:07

Gaya belajar pada dasarnya adalah kunci pengembangan dan kinerja diri. Gaya belajar membantu anak untuk dapat belajar secara efektif dan dapat memaksimalkan belajar.

Kelenteng Tertua di Bekasi Hok Lay Kiong Mulai Bersolek Sambut Imlek

Berita Kawasan

Kelenteng Tertua di Bekasi Hok Lay Kiong Mulai Bersolek Sambut Imlek

23 January 2021, 15:51

Sejumlah pedagang kebutuhan peribadatan penganut Konghucu pun sudah menggelar aneka hiasan dan kebutuhan untuk perayaan Imlek.

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Kesehatan

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

22 January 2021, 18:09

Usai menjalani penetapan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, Sanusi menuturkan jika kebijakan swab massal ASN semata-mata untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.