Dinkes Jakarta Timur Sosialisasi Hipertensi ke Masyarakat

Kesehatan

Dinkes Jakarta Timur Sosialisasi Hipertensi ke Masyarakat

Untuk mengurangi penderita dengan kemampuan deteksi dini, Dinas Kesehatan Jakarta Timur mengadakan sosialisasi dan pelatihan kesehatan yang bertujuan untuk mengupayakan dan mengendalikan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslakesda) Provinsi DKI Jakarta kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Ruang Aula Serbaguna Lantai 1 Kantor Kecamatan Kramat Jati (5/6/2019).

Sosialisasi dan Pelatihan Pengendalian Penyakit Hipertensi ini diikuti perwakilan kelurahan di Kecamatan Kramat Jati dan petugas Puskesmas DKI Jakarta dengan jumlah peserta 30 orang. Sosialisasi dan pelatihan ini mengangkat tema Mari Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat Secara Menyeluruh: Upaya Pengendalian Hipertensi Melalui Penguatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu).

[Baca Juga: Garam Ini Aman untuk Penderita Hipertensi]

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kramat Jati Sahir membuka kegiatan ini dengan pemukulan beduk. Kepala Puskesmas Kramat Jati dr. Inda Mutiara dan Pengendali Diklat Advokasi Kesehatan dari Puslakesda DKI Jakarta Timur Ai Siti Sutillah juga turut hadir dalam acara tersebut. Menurut Sahir kegiatan semacam ini sangat penting terlebih lagi untuk Posbindu yang sudah mulai berjalan di Kecamatan Kramat Jati.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin meningkatkan sinergi seluruh pihak dalam pelayanan pembinaan terpadu serta mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mendukung kegiatan Posbindu di wilayah Kecamatan Kramat Jati," kata Sahir.

[Baca Juga: Berburu Belimbing untuk Hipertensi di Depok Baru]

Melansir dari timur.jakarta.go.id (8/5/2019) Sahir mengatakan, agar kegiatan semacam ini juga dapat dilakukan untuk mengedukasi masyarakat langsung untuk menjaga kesehatan. Ia bahkan berharap masyarakat memiliki keinginan dan mendukung program pemerintah untuk kegiatan kesehatan baik dari Germas (Gerakan Masyarakat), PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), dan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu).

Kepala Puskesmas Kramat Jati dr. Inda Mutiara mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan dan meningkatkan kembali Posbindu di masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat bermanfaat untuk deteksi dini dan menekan angka kasus penyakit tidak menular di wilayah Kramat Jati.

[Baca Juga: Bethsaida Hospitals Gelar Seminar Cegah dan Kontrol Hipertensi]

Pengendali Diklat Advokasi Kesehatan dari Puslakesda Ai Siti Sutillah yang hadir di saat yang sama mengatakan, Sosialisasi dan Pelatihan Upaya Pengendalian Hipertensi ini merupakan rangkaian advokasi dari Puslakesda DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari dengan tujuan para peserta bisa menganalisa kesehatan, khususnya hipertensi.

Untuk diketahui, hipertensi merupakan tekanan darah tinggi. biasanya penyakit ini memiliki tanda atau gejala yang berupa sakit kepala, lemas, masalah penglihatan, nyeri dada, sesak nafas, dan lain sebagainya.

Read More


Artikel Lainnya

Anies Baswedan Zonasi Sekolah PPDB di Jakarta Telah Disesuaikan

Pendidikan

Anies Baswedan: Zonasi Sekolah PPDB di Jakarta Telah Disesuaikan

26 June 2019, 08:00  |  5 Views

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan PPDB dengan sistem zonasi sekolah PPDB telah melalui proses riset.

Buat Pecinta Buku, Ini dia Kafe Buku di Jakarta

Kuliner

Buat Pecinta Buku, Ini dia Kafe Buku di Jakarta dan Sekitarnya

26 June 2019, 09:00  |  5 Views

Sebuah kafe yang berkonsep unik dan berbeda dari kafe lainnya akan menarik minat pengunjung untuk datang ke sana.

Pemkot Tangerang Berikan Hibah 1,25 M untuk Penyelenggaraan Haji

Berita Kawasan

Pemkot Tangerang Berikan Hibah 1,25 M untuk Penyelenggaraan Haji

26 June 2019, 07:00  |  5 Views

Musim haji akan segera tiba, masyarakat Indonesia yang sudah siap berangkat tahun ini akan segera pergi ke Tanah Suci.

Inilah Penyebab Stres yang Jarang Disadari

Kesehatan

Inilah Penyebab Stres yang Jarang Disadari

26 June 2019, 10:00  |  5 Views

Stres adalah kondisi seseorang yang mengalami suatu masalah di dalam hidupnya dengan sangat berat.


Comments


Please Login to leave a comment.