Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluars a.jpg

Kesehatan

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa

Pada pekan ini, publik di Kota Tangerang sempat dihebohkan dengan kabar bahwa ada balita yang diberikan obat kadaluarka ketika ikut Bulan Imunisasi Anak Nasional di Posyandu Bunga Kenanga, Kecamatan Karang Tengah. Kabar ini pun langsung membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bergerak untuk mendatangi balita tersebut dan melakukan observasi secara seksama. Demi memastikan kejadian ini tak terulang lagi, Dinkes Kota Tangerang melakukan edukasi publik mengenai obat yang telah kadaluarsa.

Edukasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni. Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa ciri-cici dari obat yang telah expired. Tentu saja yang pertama adalah keterangan terkait expired date yang biasanya memang telah tersemat di kemasan obat-obatan tersebut. Lantas bagaimana bilan tulisannya bersifat ‘kabur’ atau mungkin sudah hilang?

Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warganya Terkait Obat Kadaluarsa.jpg

“Apabila tanggal sulit teramati, bisa meminta kepada petugas kesehatan obat dengan tanggal expired yang lebih jelas terlihat. Jajaran Dinas Kesehatan khususnya pada lingkup Farmasi, akan diperkuat untuk lebih jeli dan teliti pada kelayakan obat yang beredar di dalam maupun di luar gedung pelayanan kesehatan. Begitu juga masyarakat, bisa memastikan lebih pasti kondisi kelayakan obat. Sehingga, semua sama-sama saling menjaga,” paparnya, sebagaimana dikutip dari Tangerangkota.go.id (11/8/2022).

Kemudian ciri-ciri selanjutnya yang harus diperhatikan adalah terjadinya perubahan warna, bentuk, aroma, hingga adanya kehadiran noda di obat tersebut. Lalu ciri ketiga, biasanya di mulut botol obat tersebut terdapat kerak bila jenisnya cair. Ciri keempat adalah terjadinya perubahan konsistensinya yang mudah hancur untuk tablet sedangkan untuk kapsul akan bersifat mudah lengket layaknya meleleh di tangan bila disentuh.

[Baca Juga: 5 Cara Bujuk Anak Minum Obat]

Edukasi ini seperti yang dijelaskan di atas terjadi usai balita bernama Arkaa diketahui mendapatkan obat kadaluasa dari petugas puskesmas setempat. Insiden ini diakui oleh pihak Dinkes Kota Tangerang sebagai kelalaian dari petugas puskesmas dan baru diketahui pihak Dinkes usai ada laporan dari kader posyandu. Pihak Dinkes Kota Tangerang pun langsung mengerahkan petugas untuk melakukan peninjauan serta memastikan kondisi Arkaa bisa pulih dengan memberikan obat pengganti. Pada 11 Agustus 2022, petugas dari Dinkes Kota Tangerang mengklaim kondisi balita itu sudah kembali aktif dan sehat.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.