Depok-Kawasan-Dinsos Depok Lakukan Pendataan Warga Prasejahtera-Rachli-1.jpg

Berita Kawasan

Dinsos Depok Lakukan Pendataan Warga Prasejahtera

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok terus melakukan pendataan warga prasejahtera. Pendataan tersebut dilakukan untuk memutakhirkan basis data penerimaan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Program Keluarga Harapan adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH.

Tujuan PKH adalah untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin.

“Pendataan dilakukan agar bantuan dari pemerintah pusat tepat sasaran,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Depok Devi Mayori seperti dikutip depok.go.id (14/01/2019).

[Baca Juga: DPRD Depok Ajak Warga Dukung 3 Program Unggulan]

Dalam jangka pendek program ini bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.

Huniah Warga Prasejahtera di Depok

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.

Melalui PKH, KPM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan.

Dalam proses pendataannya, Devi menerangkan, Dinsos Kota Depok telah menerjunkan kurang lebih 50 surveyor di 63 kelurahan untuk melakukan pendataan warga prasejahtera yang benar-benar berhak untuk menerima bantuan. Survei tersebut dilakukan dua kali dalam satu tahun.

[Baca Juga: Cleanee Jakarta Project, Gerakan Anak Muda Peduli Masalah Sampah]

“Para personel yang turun langsung ke masyarakat, melakukan pendataan warga prasejahtera yang memang benar-benar berhak menerima bantuan. Sesuai dengan aturan yang ada,” kata Devi.

Selain pendataan, lanjut Devi, Dinsos Kota Depok juga terus mengawal para penerima Bantuan Sosial (Bansos). Pihaknya mengarahkan penerima Bansos agar dapat mandiri, sehingga dalam jangka panjang mereka terentaskan dari kemiskinan.

“Pemerintah ingin program pengentasan kemiskinan dapat terealisasi. Bantuan stimulan tersebut juga dapat tepat sasaran, dengan begitu ekonomi masyarakat dapat meningkat,” ucap Devi.

Read More

Artikel Lainnya

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bndung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

Berita Kawasan

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bandung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

30 October 2020, 17:22

Saat ini Kota Bandung harus waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan.

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

Berita Kawasan

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

30 October 2020, 14:03

Pantai Sakura ini cukup luas, saat ini baru ada puluhan pohon sakura, Pemkab akan tambah lagi agar semakin rimbun. Diharapkan, Pantai Sakura ini semakin ikonik.

Libur Panjang Maulid Nabi Lonjakan Penumpang di Bandara Juanda Lampaui Prediksi

Berita Kawasan

Libur Panjang Maulid Nabi: Lonjakan Penumpang di Bandara Juanda Lampaui Prediksi

30 October 2020, 09:52

Peningkatan penumpang selama libur panjang Maulid Nabi SAW dan cuti bersama pada akhir Oktober ini di Bandara Juanda Surabaya jauh lampaui prediksi.

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

Bisnis

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

29 October 2020, 18:06

Ideafest yang diselenggarakan secara virtual pada 5-15 November 2020 ini dapat memantik ide, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha pada masa pandemi.


Comments


Please Login to leave a comment.