Dinsos Kota Depok Ajak Penyandang Disabilitas Membatik

Pendidikan

Dinsos Kota Depok Ajak Penyandang Disabilitas Membatik

Disabilitas merupakan seseorang yang belum mampu terakomodasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga menyebabkan gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan tersebut biasanya muncul karena adanya masalah dalam fungsi tubuh dan strukturnya. Masalah ini menimbulkan keterbatasan partisipasi individu terhadap lingkungan.

Walaupun memiliki keterbatasan, bukan berarti para penyandang disabilitas tidak bisa melakukan apapun. Banyak tokoh penyandang disabilitas yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Maka dari itu, untuk meningkatkan bakat dan keahlian penyandang disabilitas di Kota Depok, Pemkot mengadakan pelatihan membatik.

[Baca Juga: Ciptakan Lingkungan Inklusif di Masjid Bagi Teman Disabilitas]

Pemkot Depok melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengadakan kelas pelatihan membatik kontemporer. Menurut Dinsos, kelas pelatihan seperti ini dilakukan secara rutin untuk meningkatkan keahlian para disabilitas serta mendorong mereka untuk tetap berkarya dan berdaya.

Melansir dari depok.go.id (13/8/2019) Kepala Dinsos Kota Depok Usman Haliyana mengatakan, pembinaan seperti ini untuk para disabilitas masuk ke dalam bidang pemberdayaan sosial. Menurutnya, pemerintah Kota Depok secara rutin mengikutsertakan para penyandang disabilitas dalam setiap pelatihan keterampilan, agar penyandang disabilitas memiliki keahlian khusus.

“Pelatihan ini dilakukan selama tiga hari, mulai dari 6-8 Agustus 2019 di Wisma Hijau. Setiap pelatihan akan disesuaikan dengan kondisi peserta. Misalnya, bagi penyandang disabilitas mental dan autis mereka kami arahkan agar membatik kontemporer,” ujar Usman.

[Baca Juga: Pemkot Jakbar Siapkan Gedung Pemerintah Ramah Disabilitas]

Usman menyebutkan, dalam pelatihan kali ini jumlah peserta yang mengikuti kelas sebanyak 25 peserta yang datang dari 11 kecamatan di Kota Depok. Peserta yang hadir usianya juga beragam, mulai dari usia belasan yang berasal dari yayasan atau sekolah hingga peserta yang berusia 40 tahun yang berasal dari lingkungan.

“Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada para penyandang disabilitas. Mereka harus dapat berkarya dan berdaya juga supaya timbul kesetaraan,” kata Usman.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kota Depok Nita Ita Hernita menambahkan, setiap penyandang disabilitas memiliki perbedaan kondisi, hal ini memengaruhi materi pelatihan yang akan diberikan. Sebelumnya, pelatihan komputer dilakukan untuk penyandang tuli.

Pelatihan membatik kontemporer dipilih khususnya bagi tunagrahita atau penyandang keterbelakangan mental dan autis karena bagus untuk melatih otak dan motoriknya. “Perlahan kita upayakan mereka dapat berkarya,” kata Nita.

Read More

Artikel Lainnya

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

Berita Kawasan

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

18 November 2019, 19:00

Euis Kurniawati adalah salah satu nominasi Ibu Ibukota Awards Bidang Pelestarian Lingkungan. Simak #AksiHidupBaik yang dilakukannya di sini.

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

Berita Kawasan

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

18 November 2019, 18:00

Kapal pembersih sungai yang diberikan oleh Waste4Change ini mampu menjaring sampah setidaknya 200-300 kilogram.

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari Untuk Pemula

Kesehatan

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari untuk Pemula

18 November 2019, 17:00

Pemilihan sepatu lari yang pas berpengaruh terhadap performa loh. Salah-salah malah bikin kaki kamu terkilir. Berikut tips bagi kalian yang ingin membeli sepatu lari.

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

Berita Kawasan

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

18 November 2019, 16:00

Gedung sekolah yang kini menjadi SMPN 1 Jakarta ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Inilah sejarah sekolah pribumi pertama di Batavia.


Comments


Please Login to leave a comment.