Dipandang Sebelah Mata Sering Bayangi Profesi Pawang Hujan

Bisnis

Dipandang Sebelah Mata Sering Bayangi Profesi Pawang Hujan

Sejak menggeluti profesi sebagai pawang hujan dari tahun 2008, Ari sudah merasakan bagaimana asam-garamnya. Apalagi walau secara fisik ia tidak terlihat lelah tapi dalam setiap kali melakukan pekerjaannya, pria yang enggan dipublikasikan wajahnya itu terasa lelah dari sisi spiritualnya. Pasalnya, berdasarkan pengakuannya, memawangi hujan memanfaatkan kemampuan kebatinan yang sayangnya acap kali dipandang sebelah mata oleh orang lain, bahkan dari pihak event organizer (EO) yang menggunakan jasanya.

Ini Seluk Beluk Seorang Praktisi Pawang Hujan

Pria yang berasal dari Kota Depok ini menjelaskan, ketika ia memberikan jasa pawang hujan, mayoritas ia akan berada di lokasi event. Tentu saja ini termasuk dari sebelum digelarnya acara dengan meminta alamat lengkap serta nama penyelenggaranya secara detail yang disebut untuk meneropong sekaligus memulai untuk mengirim doanya. Barulah setelah itu, ia memawangi dari sejak pemasangan tenda hingga pembawa acara atau MC menutup acara yang menghabiskan waktu satu sampai dua hari. Selama memawangi, Ari pun memiliki pantangan tertentu yang masuk mencakup dalam lingkup agama yang dirinya harus taati. Semua aspek ini penting baginya, karena agar doanya diijabah.

[Baca Juga: Ini Seluk Beluk Seorang Praktisi Pawang Hujan]

Mengingat usianya masih sekitar 30-an, hal ini terkadang mempengaruhi aspek pandangan dari petinggi EO yang menggunakan jasanya. Karena ia tidak pernah memublikasikan jasanya dan hanya dari mulut ke mulut, rata-rata yang mengetahui kemampuannya sebagai pawang hujan adalah para person in charge atau PIC dari EO bukan petingginya atau para ‘Big Boss’.

Para petinggi EO yang sering datang ke lokasi, kerap bertanya kepada PIC di event mengenai sosok pawang hujan yang digunakan contohnya yang pernah terjadi beberapa waktu lalu ketika ia memberikan jasanya di event yang digelar di Harapan Indah Bekasi. Ketika Ari dipertemukan dengan petinggi EO di event itu, respons yang didapatkannya adalah sikap tak percaya karena usia Air yang terbilang masih muda.

[Baca Juga: Proyek Pembangunan LRT, Arus Jalan Galunggung Direkayasa]

Menurutnya hal ini sebenarnya sudah biasa tapi yang paling membuatnya tidak enak adalah jika responsnya cenderung pandangan sebelah mata. Bahkan yang terparah adalah meremehkan dengan menolak untuk membayar jasa Ari sesuai kesepakatan usai memawangi acaranya.

“Jadi mereka acara udah selesai, udah beres , udah enggak hujan tapi kadang-kadang enggak mau bayar. Makanya itu kalau saya enggak nuntut banyak, “Enggak apa-apa loe makan rezeki gue sekarang dengan segitu tapi belum tentu besok rezeki loe bisa lebih dari segitu.’ Makanya itu kadang-kadang, orang menyepelekannya seperti itu,” tutur Ari kepada PingPoint.co.id dalam sesi wawancara di Bakmitopia D’Mall, Kota Depok (14/1/2020).

Read More

Artikel Lainnya

Ada Bioskop Gratis Untuk Rakyat di Jakarta Timur

Berita Kawasan

Bioskop Rakyat di Jakarta Timur Ini Gratis untuk Hiburan Warga

25 February 2020, 21:00

Bioskop rakyat ini berkomitmen memutarkan film-film Indonesia berkualitas untuk memberikan hiburan gratis untuk warga sekitar.

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

Berita Kawasan

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta Sampai Akhir Februari

25 February 2020, 20:00

Masyarakat diimbau selalu tetap waspada dan hati-hati akan dampak dari cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah di Indonesia

Banjir di Bekasi,  Perumnas III Padam Listrik 10 Jam

Berita Kawasan

Banjir di Bekasi, Perumnas III Padam Listrik 10 Jam

25 February 2020, 19:30

Sejak pukul 7.30 WIB Selasa pagi, pepadaman listrik terjadi di beberapa tempat di Perumnas III Bekasi Timur.

Meski Menyegarkan, Ini Dampak Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat

Kesehatan

Meski Menyegarkan, Ini Dampak Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat

25 February 2020, 19:00

Mandi pada dasarnya menyehatkan. Namun ketika mandi dalam keadaan berkeringat ternyata malah menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh.


Comments


Please Login to leave a comment.