Disdukcapil Kota Bekasi Akan Sediakan 3 ATM KTP

Berita Kawasan

Disdukcapil Kota Bekasi Akan Sediakan 3 ATM KTP

Di umur ke 23 tahun, Pemerintah Kota Bekasi terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat khususnya untuk kepengurusan administrasi. Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Diskdukcapil) Kota Bekasi pada tahun ini berupaya untuk mengajukan tiga mesin ATM KTP atau anjungan dukcapil mandiri (ADM). Mesin tersebut bukan hanya bisa mencetak KTP saja, namun juga surat-surat lain seperti KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan dan KIA.

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Taufiq Rahmat Hidayat menyebutkan, mesin ATM tersebut merupakan usulan yang diajukan untuk perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada pertengahan tahun nanti.

Disdukcapil Kota Bekasi Akan Sediakan 3 ATM KTP

Dilansir dari pojoksatu.id (11/3/2020) Disdukcapil Kota Bekasi akan menyiapkan tiga unit ADM yang direncanakan akan ditempatkan di Wali Kota Bekasi, Kantor Disdukcapil, dan di Mall Pelayanan Publik (MPP) di BTC Bulak Kapal sebagai uji coba.

Anggaran yang disediakan untuk tiga mesin ADM ini jika dilihat dari harga yang diberikan Kementrian Dalam Negeri, satu unit mesin dihargai Rp180 juta, sehingga pembelian mesin ADM ini memakan biaya sebesar Rp540 juta.

Taufiq menyebutkan, di tahun 2021 Disdukcapil rencananya akan merancang pelayanan administratif Kota Bekasi makin modern dengan pengadaan 12 mesin ADM untuk disebar dan ditempatkan di 12 titik kecamatan di Kota Bekasi.

[Baca Juga: Disdukcapil Kebut Pencetakan KTP-el Warga Bekasi]

“Kita sudah usulkan melalui banprov (bantuan provinsi) Jawa Barat untuk penyediaan di 12 kecamatan sehingga nanti di 2021 semua kecamatan tidak perlu lagi ada pelayanan kependudukan cukup menggunakan ADM,” kata Taufiq.

Kemendagri sendiri telah meluncurkan ADM ini sejak November 2019. Mesin ini diklaim mampu mencetak e-KTP dalam waktu kurang dari dua menit. Mengutip dari detik.com, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menyebutkan, inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi.

[Baca Juga: Warga Bogor, Cek E-KTP Anda Sudah Dicetak atau Belum Di Sini]

Sistem ADM ini bekerja dengan NIK, PIN, dan QR Code. Cara kerjanya pun terbilang mudah, pertama pemohon harus teregistrasi di kantor dukcapil setempat, tak lama pemohon akan mendapatkan PIN lewat SMS.

PIN yang diberikan ada dua jenis, yang pertama untuk masuk ke dalam sistem, sedangkan yang kedua untuk mencetak data kependudukan. PIN hanya bisa digunakan untuk satu kali pencetakan. Selain PIN, pemohon juga akan mendapatkan QR Code yang akan dikirim ke email yang diinput.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.