CEMPAKA PUTIH_KESEHATAN_DISIPLIN PEGANG PERANAN PENTING SUKSES ASI EKSLUSIF_OCI-01.jpg

Kesehatan

Disiplin Pegang Peranan Penting Sukses ASI Eksklusif

Air Susu Ibu atau ASI idealnya diberikan secara eksklusif, tanpa makanan tambahan atau minuman lain pada bayi selama enam bulan. Setelah itu, bayi baru boleh masuk tahapan mengonsumsi Makanan Pendamping ASI atau MPASI. Ini bukan hal mudah yang bisa dicapai. Untuk mendukung program ASI Eksklusif, beberapa rumah sakit mengadakan Klinik Laktasi sebagai tempat konsultasi tentang menyusui. Salah satu klinik laktasi yang terkenal di Jakarta Pusat ada di RS Carolus Salemba.

Selama enam bulan, jika ingin berhasil ibu menyusui membutuhkan dukungan dari suami dan anggota keluarga lain. Unsur lain yang yang memegang peranan penting adalah kedisiplinan. Disiplin dalam hal rutinitas menyusui atau memompa ASI. Tanpa adanya kedisiplinan, banyak masalah yang timbul. Bukan hanya pada anak, ibu pun bisa menjadi korbannya.

Berdasarkan artikel yang dilansir dari mommiesdaily.com (9/8/2018), kurang disiplin bisa mengakibatkan ASI tersumbat. Tersumbat dalam arti ada sesuatu yang mengeras di dalam payudara yang lama-lama bagian tersebut terasa sakit. Ada dua hal yang bisa menyebabkan hal ini engorgement dan mastitis.

[Baca Juga : Berburu Perlengkapan Bayi Lengkap dengan Harga Bersahabat]

Gangguan Akibat Menyusui

Breast engorgement adalah kondisi payudara membengkak akibat ASI berlebih dan tidak dikeluarkan. Hal ini bisa terasa menyakitkan bagi ibu yang mengalaminya. Biasanya dikarenakan oleh suplai ASI melebihi yang dibutuhkan oleh bayi. Saat hal ini terjadi, payudara ibu akan terasa keras dan bengkak, yang kemudian malah membuat bayi kesulitan untuk menyusui.

Mastitis merupakan infeksi yang menyerang wanita yang sedang menyusui atau menyapih anaknya. Penyakit ini dapat menimbulkan pembengkakan dan peradaangan di payudara. Infeksi ini tentu saja membuat aktivitas menyusui yang semula menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk yang selalu ingin dihindari.

Sebelum pengalaman menyakitkan ini terjadi, lebih baik mencegah dengan melakukan hal-hal berikut:

  1. Mulailah menyusui sesegera mungkin setelah bayi lahir, sehingga bayi punya waktu untuk belajar menyusu sebelum payudara menjadi penuh dan keras.
  2. Hindari menggunakan botol atau dot saat bayi masih belajar menyusu. Kecuali ada kondisi medis tertentu yang mengharuskannya. Jika bayi harus minum dari botol, usahakan ia tetap minum ASI perah dan bukan susu formula.
  3. Setelah ASI mengalir lancar, cobalah menyusui 8-10 kali dalam waktu 24 jam atau memompa ASI setiap 3 jam sekali untuk mencegah suplai ASI berlebih.
  4. Mintalah bantuan dari konsultan laktasi untuk mengatasi masalah pelekatan sesegera mungkin.
  5. Jika Anda melewatkan waktu menyusui, bahkan di saat malam hari. Pompalah ASI agar payudara tidak terlalu penuh.
  6. Biarkan bayi selesai menyusu di satu payudara, sebelum memindahkannya untuk menyusu di payudara yang lain. Jika bayi sudah menarik mulutnya dari puting, atau tertidur, Anda bisa memindahkannya ke payudara yang lain.
  7. Bila bayi tidak terlalu sering menyusu, pompalah ASI secara rutin agar tidak menumpuk di payudara yang bisa menyebabkan pembengkakan.
  8. Menyapih anak secara perlahan, jangan langsung berhenti menyusui sama sekali.
  9. Melakukan pijat payudara dan pijat punggung satu kali tiap hari agar tidak terjadi penyumbatan dan melancarkan ASI.
  10. Melakukan perawatan payudara dengan menjaga kebersihannya, mengompres dengan air hangat jika bengkak, serta menggunakan bra yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar.

[Baca Juga : Inisiasi Menyusui Dini Penting Untuk Ibu dan Bayi]

Konsultasi Laktasi

Dengan kata lain, masalah tersebut dapat dihindari jika Anda disiplin dalam menyusui atau memompa ASI. Bila sudah terlanjur mengalami gangguan kesehatan akibat menyusui, datangilah klinik laktasi. Klinik laktasi adalah tempat atau lembaga konseling bagi ibu atau calon ibu mengenai masalah menyusui. Tidak semua rumah sakit yang menyediakan fasilitas bersalin, mempunyai klinik laktasi. Rumah bersalin serta rumah sakit ibu dan anaklah yang pada umumnya mempunyai fasilitas ini, karena mereka memang memberikan perhatian dan pelayanan lebih pada ibu dan bayi.

RS Carolus Salemba yang terletak di Jalan Salemba Raya No.41, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, adalah salah satu rumah sakit yang sangat mendukung pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, dan mulai menggalakkan pemberian ASI sejak tahun 1991. Pada waktu itu, banyak ibu yang sebenarnya ingin memberikan ASI pada anak mereka. Namun mereka tidak tahu harus ke mana jika suatu saat terjadi masalah yang berhubungan dengan menyusui atau sumber ASI mereka. Atas dasar ingin menyediakan wadah bagi konseling masalah menyusui tersebut, maka RS Carolus Salemba membuka klinik laktasi pada Desember 1993.

Seperti dilansir dari situs motherandbaby.co.id, menurut dr. Jeanne Purnawati yang merupakan konselor laktasi RS Carolus Salemba, bisa mendapat banyak informasi yang berkaitan dengan menyusui, seperti tata cara pemberian ASI eksklusif, pemijatan payudara, perawatan bayi dan pijat bayi. Di klinik ini, bayi tidak pernah dikenalkan pada dot atau botol susu, tetapi lebih diajarkan untuk minum melalui cangkir. Ada juga yang disebut antenatal preparation, yaitu program khusus pada masa sebelum persalinan, yang bertujuan memberikan pengetahuan dasar bagi para calon ibu mengenai pentingnya ASI.

Read More


Artikel Lainnya

Home Credit Gandeng Mitra Bisnis Kecil dan Menengah

Bisnis

Home Credit Gandeng Mitra Bisnis Kecil dan Menengah

26 May 2019, 13:00  |  9 Views

Sebagai perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, Home Credit berkomitmen menjadi mitra pembiayaan yang dapat diandalkan bagi mitra bisnis atau konsumen.

Atlet Cheerleaders Indonesia Raih Prestasi di Asian Junior Cheerleding

Berita Kawasan

Atlet Cheerleaders Indonesia Raih Prestasi di Asian Junior Cheerleding

26 May 2019, 14:00  |  6 Views

Prestasi atlet pemandu sorak di ajang Asian Junior Cheerleading Championship menjadi modal menuju Cheerleading Wold Championship.

Cerita Wali Kota Bogor Setelah Menonton Film Ambu

Berita Kawasan

Cerita Wali Kota Bogor Setelah Menonton Film Ambu

26 May 2019, 12:00  |  8 Views

Usai menonton film Ambu garapan Skytree Pictures, Wali Kota Bogor mengaku sempat meneteskan air. Dia pun mengajak ibu dan anak di kawasan Bogor menonton film Ambu.

Ini Cara Jitu Pria Jaga Stamina di Bulan Ramadan Ala Zap Clinic

Kesehatan

Ini Cara Jitu Pria Jaga Stamina di Bulan Ramadan Ala Zap Clinic

26 May 2019, 15:00  |  13 Views

Menjaga stamina saat Ramadan perlu dilakukan agar segala aktivitas bisa dilakukan tanpa mengurangi intensitas. Khusus untuk pria, ini cara jitu jaga stamina di bulan Ramadan.


Comments


Please Login to leave a comment.