Terdampak COVID-19, Pengusaha Minta Uluran Tangan Pemerintah

Bisnis

Disnakertrans DKI Buat Surat Edaran Himbau Bekerja dari Rumah

Per 17 Maret 2020, jumlah pasien yang positif COVID-19 telah mencapai 172 orang. Adapun daerah dengan jumlah penderita COVID-19 terbanyak yakni DKI Jakarta.

Guna mencegah penyebaran COVID-19, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi Provinsi DKI Jakarta mengimbau agar pimpinan perusahaan mengambil langkah dengan melakukan pekerjaan dari rumah. Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran No.14/SE/2020.

Lebih lanjut dalam surat edaran tersebut disebutkan, setidaknya ada tiga kategori perusahaan. Pertama, perusahaan dapat sementara waktu menghentikan seluruh kegiatan usahanya. Kedua, perusahaan dapat sementara waktu untuk mengurangi sebagian kegiatan usahanya, seperti sebagian karyawan, waktu dan fasilitas operasional.

[Baca Juga: Ini Langkah Dasar Cegah Virus Corona di Kantor]

Ketiga, bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan kegiatan usahanya karena berhubungan dengan kepentingan langsung. Misalnya seperti perusahaan yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan, kebutuhan bahan-bahan pokok dan fasilitas operasional.

Selain itu, dalam surat edaran tersebut juga disebutkan perusahaan dapat melibatkan para pekerjanya dalam menentukan langkah guna mencegah COVID-19. Perusahaan juga diimbau agar melaporkan pelaksanaan langkah-langkah pencegahan COVID-19 melalui bit.ly/laporanpelaksanaanwfh.

[Baca Juga: Pandemi Influenza 1918 Bukti Social Distancing Tekan Sebaran Virus]

Kepala Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan adanya layanan pelaporan online tersebut ditujukan untuk mempermudah perusahaan yang telah melaksanakan langkah-langkah pencegahan Covid-19. Dalam tautan itu, perusahaan diminta mengisi profil perusahaan hingga bentuk pelaksanaan Work from Home (WFH).

Disnakertrans DKI Buat Surat Edaran Himbau Bekerja Dari Rumah

Ada tiga bentuk Work from Home yakni opsi penuh, sebagian atau tidak dapat melaksanakan. "Jika melaksanakan WFH sebagian bagaimana proses pelaksanaan WFH tersebut bisa dijelaskan di situ. Contoh dengan mengurangi jam kerja," ujarnya, dilansir dari beritajakarta.id (18/3).

Dengan mekanisme pelaporan online ini dapat diketahui perusahaan mana saja yang telah melakukan langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19. Sampai saat ini, ada 220 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 21.589 orang yang telah melaporkan.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan asosiasi perusahaan di tiap sektor, KADIN, dan APINDO untuk membicarakan langkah-langkah lanjutan yang perlu diambil," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount.jpg

Bisnis

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount

09 February 2023, 14:46

Titipku mengklaim ekosistem digital yang diterapkan perusahaannya di Pasar Modern Paramaount mampu mendorong model bisnis B2B2C, hingga menjadi lahan mengumpulkan pundi-pundi rupiah bagia Jatiper.

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semakkan Konser di JIS.jpg

Hobi dan Hiburan

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semarakkan Konser di JIS

09 February 2023, 11:44

Pada akhir pekan kemarin konser Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19 sukses menghibur puluhan ribu baladewa dan baladewi yang berkumpul di JIS.

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024.jpg

Berita Kawasan

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024

08 February 2023, 15:59

Dalam Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024, lima kelurahan mengajukan 580 usulan dengan total pagu mencapai lebih dari ratusan miliar rupiah.

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UG M.jpg

Kesehatan

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UGM

08 February 2023, 13:57

Dengan data yang belum lama ini dirilis IDAI terkait semakin meningkatnya kasus diabetes terhadap anak, pakar kesehatan UGM memberikan sarannya agar buah hati Anda terhindar dari penyakit ini.


Comments


Please Login to leave a comment.