Disparbud DKI akan Lengkapi Sarpras Setu Babakan.jpg

Berita Kawasan

Disparbud DKI akan Lengkapi Sarpras Setu Babakan

Sarana dan prasarana (sarpas) di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan ini rencananya akan dilengkapi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

Sarpas yang dilengkapi di Perkampungan Betawi Setu Babakan ini juga meliputi Rumah Kebaya di Zona A, replika rumah Betawi di Zona C, dan pembangungan lanjutan gedung serbaguna di Zona A. Hal itu seperti dikatakan Kepala Bidang Seni Budaya Disparbud DKI Jakarta Gumilar Ekalaya.

“Total anggarannya sekitar Rp26.000.000.000.000,” kata Gumilar seperti dikutip dari Berita Jakarta (21/2/2019).

[Baca Juga: Wisata Rumah Tokoh Legendaris Betawi di Kampung Marunda]

Untuk pembangunan lanjutan gedung serbaguna, lanjut Gumilar, di tahun 2019 tinggal tahap penyempurnaan atau finalisasi berkaitan dengan ornamen Betawi dan mebel. Untuk Rumah Kebaya yang akan dibangun di Zona A akan digunakan untuk kantor pengelola.

Sedangkan untuk rumah Betawi di Zona C akan dijadikan sebagai wisata edukasi Betawi yang akan menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait sejarah dan perkembangannya dari masa ke masa.

“Kita ingin measyarakat mengetahui sejarah dan ciri khas dari budaya Betawi pinggir, tengah, dan pesisir,” tambah Gumilar.

Untuk merealisasikan pembangunan sarpras tersebut, pihaknya saat ini sedang dilakukan pembahasan di Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) untuk proses lelangnya. Paling lambat sekitar bulan April sudah diketahui pemenang lelang dan ditargetkan pengerjaan sudah bisa dimulai pada bulan Mei 2019.

Cagar Budaya Betawi

Sekadar informasi, Setu Babakan dikenal sebagai sebuah cagar budaya Betawi. Namun, kawasan dengan luas 32 hektare ini sebenarnya merupakan perkampungan masyarakat Betawi di Jakarta.

Setu Babakan sendiri sudah ditetapkan menjadi cagar budaya Betawi pada 18 Agustus 2000. Setu Babakan menjadi pusat budaya Betawi ini ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No. 9 tahun 2000.

Setelah Pergub tersebut terbit, Gubernur DKI Jakarta yang kala itu Sutiyoso mulai mempersiapkan Setu Babakan menjadi kawasan istimewa bernuansa budaya Betawi. Hanya saja, dulunya Setu Babakan bukan pilihan satu-satunya yang bersaing jadi cagar budaya Betawi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

[Baca Juga: Tandon Ciater, Wisata Murah di Tangerang Selatan]

Pemprov DKI Jakarta berencana membangun cagar pelestarian budaya Betawi di daerah Condet, Jakarta Timur. Akan tetapi, rencana itu tidak berlanjut karena budaya Betawi di Condet dinilai sudah mulai luntur disebabkan perkembangan zaman dan banyaknya pendatang.

Lalu, dipilihlah Setu Babakan untuk kawasan cagar budaya Betawi. Meski saat itu semua perhatian tertuju pada Setu Babakan, namun itu tidak berarti kawasan tersebut mendadak berubah menjadi cantik dan istimewa.

Setu Babakan tidak langsung bersolek megah seperti sekarang. Sebelumnya, kala itu Pemprov DKI Jakarta memberikan lahan dan uang terlebih dahulu kepada masyarakat setempat untuk membangun rumah-rumah khas Betawi di kawasan Setu Babakan.

Sejak itu, Pemprov DKI Jakarta semakin memantapkan niatnya membanguna suatu kawasan yang bernuansa Betawi. Pada 2004, Gubernur Sutiyoso meresmikan Setu Babakan sebagai kawasan cagar budaya Betawi.

Sampai saat ini, kawasan Setu Babakan terdapat rumah-rumah khas Betawi yang mengandung makna dalam tiap bentuk atau arsitekturnya.


Read More

Artikel Lainnya

Terima Penghargaan dari Ganjar, Gibran Tegaskan Ini Berkat Wali Kota Sebelumnya .jpg

Berita Kawasan

Terima Penghargaan dari Ganjar, Gibran Tegaskan Ini Berkat Wali Kota Sebelumnya

16 April 2021, 16:07

Gibran menegaskan, penghargaan yang diraihnya dari Ganjar Pranowo ini merupakan hasil dari prestasi Wali Kota Solo sebelumnya.

danau-siombak.jpg

Hobi dan Hiburan

Menunggu Waktu Berbuka Sambil Menikmati Keindahan di Danau Siombak

16 April 2021, 15:32

Danau Siombak adalah danau buatan bekas penggalian tanah timbunan pada sekitar tahun 1980.

Ikut Salat Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Teng ah.jpg

Berita Kawasan

Ikut Tarawih Berjamaah, Ini Pesan Ganjar Pranowo untuk Warga Jawa Tengah

16 April 2021, 15:06

Walau saat ini salat Tarawih sudah diperbolehkan, Ganjar Pranowo meminta agar warga Jawa tengah tetap memperhatikan protokol kesehatan tanpa aja kesusu.

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Sentuh Lebih dari 600 Ribu Jiwa.jpg

Kesehatan

Vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya Sudah Lebih dari 600.000 Jiwa

16 April 2021, 14:07

Pemkot Surabaya mengumumkan program vaksinasi COVID-19 di wilayah mereka sudah mencapai total lebih dari 600.000 orang.


Comments


Please Login to leave a comment.