Disparbud Jakarta akan Restorasi Jembatan Kota Intan.jpg

Berita Kawasan

Disparbud Jakarta akan Restorasi Jembatan Kota Intan

Jalan-jalan ke kawasan Kota Tua biasanya para pelancong berkunjung ke museum-museum yang ada di sekitarnya atau bangunan bersejarah lainnya. Namun, tidak sedikit juga yang berkunjung ke Jembatan Kota Intan yang letaknya tidak jauh dari Museum Fatahillah.

Jembatan bersejarah ini dibangun sejak tahun 1628 oleh VOC (persekutuan dagang asal Belanda) yang difungsikan sebagai penghubung antara benteng Belanda dengan benteng Inggris. Jembatan yang berwarna merah marun ini pada saat itu dinamakan Engelse Brug atau Jembatan Inggris sebagaimana dilansir Jakarta.panduanwisata.id (14/3/2019).

[Baca Juga: Museum Benteng Heritage, Saksi Peranakan Tionghoa Tangerang]

Seiringnya waktu sejak dibangun jembatan warisan Belanda ini terus mengalami perbaikan yang juga berpengaruh pada nama jembatan yang juga terus berganti hingga sejak Indonesia memperoleh kemerdekaan, jembatan ini diberi nama Jembatan Kota Intan karena sesuai dengan nama lokasi setempat yang terdapat Kastil Batavia bernama Diamond sebagaiman tertulis pada situsbudaya.id (14/3/2019).

Jembatan tua peninggalan Belanda ini seringkali dikunjungi wisatawan baik lokal maupun internasional dan tidak sedikit juga yang menjadikan Jembatan Kota Intan sebagai objek foto untuk prewedding.

[Baca Juga: Kelurahan Cikini Akan Gelar Kelas Batik di Museum Tekstil]

Jembatan Kota Intan yang sudah menjadi salah satu obyek wisata di kawasan Kota Tua ini sebagaimana dilansir beritajakarta.id (14/3/2019) akan dilakukan restorasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta di tahun ini.

Kepala Bidang Seni dan Budaya Disparbud DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan restorasi Jembatan Kota Intan saat ini sedang berproses di Tim Ahli Cagar Budaya dan Tim Sidang Pemugaran. Dia juga mengatakan restorasi perlu dilakukan karena jembatan sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian.

[Baca Juga: Keunggulan Sains & Teknologi Italia Dipamerkan di Museum Nasional]

Jembatan Kota Intan merupakan salah satu cagar budaya Ibukota sehingga untuk melakukan restorasi tidak bisa dilakukan sembarangan seperti yang diutarakan Gumilar pada lansiran beritajakarta.id (14/3/2019). Anggaran restorasi juga disebutkan Gumilar yakni sebesar Rp 2,9 miliar dan diperkirakan pengerjaan sudah dimulai paling lambat bulan Juli 2019.

Read More

Artikel Lainnya

Asosiasi Promotor Musik Indonesia Siapkan Inovasi Pertunjukan Berstandar Internasional

Bisnis

Asosiasi Promotor Musik Indonesia Siapkan Pertunjukan dengan Acuan 4 Pilar

31 October 2020, 15:07

APMI, asosiasi formal promotor musik satu-satunya di Indonesia baru saja berdiri. Mereka akan siapkan pertunjukan musik dengan mengacu pada empat pilar.

Elite Race Borobudur Marathon Periksa Kesehatan Pelari, Kru, dan Tamu Undangan

Berita Kawasan

Elite Race Borobudur Marathon Periksa Kesehatan Pelari, Kru, dan Tamu Undangan

31 October 2020, 12:32

Tidak sebatas terhadap atlet pelari, pemeriksaan kesehatan juga akan dilakukan kepada semua kru dan tamu undangan ”Elite Race” Borobudur Marathon.

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bndung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

Berita Kawasan

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bandung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

30 October 2020, 17:22

Saat ini Kota Bandung harus waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan.

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

Berita Kawasan

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

30 October 2020, 14:03

Pantai Sakura ini cukup luas, saat ini baru ada puluhan pohon sakura, Pemkab akan tambah lagi agar semakin rimbun. Diharapkan, Pantai Sakura ini semakin ikonik.


Comments


Please Login to leave a comment.