27.jpg

Kesehatan

Dokter Gigi RS Pondok Indah Favorit Anak-anak

Ada banyak penyebab kenapa seorang anak takut mengunjungi dokter gigi. Itulah sebabnya penting bagi anak untuk dibawa ke dokter gigi yang memang khusus menangani pasien anak. Dokter gigi anak biasanya sudah memiliki trik-trik tertentu menangani anak agar tidak takut. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak yang ada di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Ketakutan pada dokter gigi ada yang terjadi akibat kecemasan dan fobia. Rasa takut untuk pergi ke dokter gigi adalah reaksi emosional yang normal terhadap satu atau lebih rangsangan mengancam tertentu dalam situasi perawatan atau tindakan pada gigi.

Dalam tahap kecemasan, takut ke dokter gigi adalah indikasi dari keadaan ketakutan bahwa sesuatu yang mengerikan akan terjadi saat perawatan gigi, dan biasanya akibat adanya perasaan kehilangan kontrol.

Sementara dental fobia merupakan kecemasan berat dan dan terus-menerus terkait situasi atau benda terlihat jelas, misalnya alat bor gigi, suntikan anestesi lokal, atau perlengkapan dokter gigi lain. Istilah dental fobia dan kecemasan terhadap dokter gigi ini sering digunakan untuk merujuk pada perasaan negatif yang kuat yang terkait dengan perawatan gigi pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

[Baca Juga : Pengobatan Hernia Nukleus Pulposus di RS Pondok Indah Bintaro]

Biasanya dokter gigi dengan spesialis khusus kedokteran gigi anak seperti yang ada di RS Pondok Indah ini sangat memahami dental fobia ini. Mau tidak mau ke dokter gigi itu penting, baik untuk anak maupun dewasa.

leh sebab itu, dibutuhkan pengetahuan khusus untuk menangani pasien yang memiliki ketakutan. Menurut penelitian terbaru di Columbia Dental School dan University of Washington, sekitar 50 persen populasi Amerika, yaitu sekitar 30-40 juta orang, menghindari perawatan gigi akibat langsung dari kecemasan dan dental fobia.

Bila ingin membiasakan anak ke dokter gigi, pastikan pengalaman pertama mereka tidak meninggalkan trauma. Hal tersebut bisa dipastikan jika orangtua mengajak ke dokter spesialis gigi anak yang berpengalaman. Jika mengajak mereka ke RS Pondok Indah, pastikan dokter gigi yang menangani memang khusus spesialis anak.

Tips Mencegah Trauma

1. Ajak anak ke dokter gigi untuk pengenalan

Jangan langsung mengajak anak untuk perawatan atau tindakan saat ke dokter gigi pertama. Ajak mereka ketika orangtua atau kakaknya yang diperiksa. Pastikan yang diperiksa juga tidak takut dokter gigi dan sudah terbiasa agar anak bisa melihat kalau perawatan gigi merupakan kebutuhan dan rutinitas yang biasa dilakukan, serta tidak menakutkan.

2. Pilih tempat yang ramah anak

Selain dokter yang pengalaman dan memiliki spesialisasi anak, tempat yang ramah anak juga penting. Biasanya ruang rawat jalan untuk spesialis gigi anak juga didekorasi dan dilengkapi mainan seperti pada klinik anak lain. Bisa dilihat di RS Pondok Indah bagaimana suasana klinik yang ceria dan banyak mainan dapat membuat anak nyaman.

3. Komunikasikan semua tindakan dengan bahasa sederhana

Terangkan ke anak apa saja yang akan dilakukan dokter gigi dan apa tujuannya dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti tapi memberikan pemahaman agar anak bersedia membiarkan dokter melakukan tugasnya.

[Baca Juga : Mencari Dokter Anak Favorit di Kemang Medical Care]

Selain tiga hal tersebut, pastikan kunjungan anak pertama kali ke dokter gigi saat perawatan biasa dan bukan akibat keluhan yang berarti. Dengan demikian, anak tidak langsung kaget karena harus langsung mengalami tindakan yang menimbulkan rasa sakit.

Bila sudah melakukan tahapan-tahapan tersebut tapi anak tetap saja trauma, mungkin bisa dikonsultasikan pula ke psikolog tentang dental phobia tersebut dan melakukan terapi bersama agar phobia bisa diatasi dan gigi tetap sehat terjaga.

Sebelum mengajak anak ke dokter gigi, orangtua juga dapat berkonsultasi lebih dahulu ke dokter gigi anak. Hal tersebut bisa dilakukan di RS Pondok Indah. Dengan demikian, orangtua tahu apa yang harus dilakukan saat akan mengajak anak ke dokter gigi dan tidak menimbulkan trauma.

Read More

Artikel Lainnya

Pemkot Jakarta Pusat Akan Gelar Kontes Ikan Mas Koki

Berita Kawasan

Pemkot Jakarta Pusat Akan Gelar Kontes Ikan Mas Koki

17 September 2019, 18:00  |  6 Views

Dalam meningkatkan geliat ikan hias di kawasannya, Pemkot Jakarta Pusat berencana menggelar kontes ikan mas koki.

Pemkot Jakpus Mendukung Program Pengutamaan Bahasa Indonesia Di Ruang Publik

Pendidikan

Pemkot Jakarta Pusat Dukung Pengutamaan Bahasa Indonesia

17 September 2019, 17:00  |  8 Views

Menurut Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, bahasa Indonesia yang merupakan bahasa negara menjadi identitas bangsa.

Aplikasi SIDONI Berikan Informasi Donor Darah

Kesehatan

Aplikasi SIDONI Berikan Informasi Donor Darah

17 September 2019, 16:00  |  5 Views

Banyak fitur yang bermanfaat tersedia di aplikasi SIDONI yang baru-baru ini telah dluncurkan guna mempermudah akses bagi pendonor.

Dorong Penggunaan Sepeda, Terminal Kalideres Sediakan Jalur Khusus

Berita Kawasan

Dorong Penggunaan Sepeda, Terminal Kalideres Sediakan Jalur Khusus

17 September 2019, 15:00  |  7 Views

Terminal Kalideres saat ini sudah memiliki jalur khusus untuk sepeda demi mendorong pengurangan penggunaan kendaraan bermotor pribadi.


Comments


Please Login to leave a comment.