Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Swadaya, Musim Mas Dorong Program Pelatihan .jpg

Bisnis

Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Swadaya, Musim Mas Dorong Program Pelatihan

Bagi pengusaha sawit di Tanah Air, sertifikasi Rountable on Sustainable Palm Oil atau RSPO merupakan aspek yang penting demi menjaga standar global sekaligus memastikan produk minyak goreng kelapa sawit yang dihasilkan bersifat berkelanjutan dari hulu ke hilir. Namun bagi petani kelapa sawit kecil atau swadaya di daerah, khususnya yang bertani secara otodidak, mereka tak memahami mengenai sertifikasi ini dan kerap kali dipandang sulit karena berbagai kebijakan yang harus diikuti. Oleh karena itulah demi mengubah pola pikir tersebut sekaligus menyejahterakan para petani sawit swadaya, perusahaan kelapa sawit Musim Mas memberikan pelatihan khusus.

Program ini disebut sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir dan berdasarkan keterangan dari Manager of Independent Smallholder Musim Mas Rudman Simanjutak, pelatihan ini untuk meningkatkan taraf hidup petani, khususnya agar mereka bisa menembus pasar global. Tapi tentu saja prosesnya tak mudah, karena menurutnya, butuh waktu serta pendekatan panjang untuk mengubah pola pikir petani sawit di daerah yang sebelumnya mereka melakukan semua secara mandiri.

Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Swadaya, Musim Mas Dorong Program Pelatiha n.jpg

“Mendapatkan sertifikasi RSPO merupakan pencapaian penting bagi petani swadaya karena ini akan membuka lebih banyak pintu bagi mereka untuk menjual minyak sawit kepada pembeli global yang membutuhkan kelapa sawit berkelanjutan,” ungkapnya dalam kegiatan konferensi pers Program Training for Smallholders Musim Mas Berdayakan Petani Swadaya, Wujudkan Kelapa Sawit Berkelanjutan di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan (21/9/2022).

Rudman melanjutkan, memang sulit mengubah pola pikir para petani sawit swadaya di daerah agar bisa mematuhi aturan-aturan di standardisasi RSPO. Contoh pola pikir ini adalah larangan untuk memanen buah kelapa sawit yang masih mentah alias masih ada di pohon padahal sesuai standardisasi, buah yang boleh dipanen adalah yang jatuh dari pohon kelapa sawit secara alami. Contoh lainnya adalah penanganan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) yang digunakan sebagai pestisidanya, padahal di standardisasi RSPO sudah jelas bahwa petani juga harus menaati keberlanjutan dari sisi sosial, lingkungan, dan Hak Asasi Manusia dalam proses penanaman hingga memanen kelapa sawit.

[Baca Juga: WWF Indonesia Inisiasi Bincang Virtual Produk Sawit Berekolabel]

Namun berkat berbagai pendekatan yang tidak sebentar, lambat laun petani swadaya yang notabene mengelola 41 persen dari total perkebunan kelapa sawit di Indonesia itu pun mau mengikuti program ini. Di mana selain RSPO, Musim Mas juga turut memastikan mereka dapat memenuhi standar keberlanjutan nasional, yakni Inodnesian Sustainable Palm Oil atau ISPO. Ternyata pelatihan ini pun berbuah manis, karena berdasarkan data dari Musim Mas, sebanyak 2.295 petani swadaya yang tergabung sebagai anggota asosiasi petani sawit di Rantauprapat Sumatera Utara serta Pelalawan, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu Riau berhasil mendapatkan pemasukan hampir Rp11 miliar dari transaksi internasional melalui platform perdagangan RSPO.

“Bergabung dengan program pelatihan dan kemudian menjadi petani bersertifikat RSPO telah meningkatkan kualitas hidup kami secara signifikan, dan kami berterima kasih untuk itu. Anggota kami sangat bangga diakui sebagai petani berkelanjutan dan bertanggung jawab,” tambah Ketua Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Pelalawan Siak (APSKS PS) Joko Prasetyo.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.