Dorong Pencegahan COVID-19 di Jawa Barat, Unpad Hadirkan Rapid Test CePAD.jpg

Pendidikan

Dorong Pencegahan COVID-19 di Jawa Barat, Unpad Hadirkan Rapid Test CePAD

Sejak pandemi COVID-19 membayangi Indonesia, peneliti di Universitas Padjadjaran (Unpad) bergerak untuk mengembangkan inovasi yang bisa dihadirkan demi membantu usaha pemerintah dalam melawan wabah yang disebabkan virus Corona itu. Dengan salah satunya yang saat ini sudah memasuki tahap produksi adalah alat rapid test COVID-19. Dengan nama Deteksi CePAD (Cepat, Praktis & Andal), inovasi ini seibut memiliki keakuratan yang tinggi.

Alat medis ini yang dikembangkan oleh Pusat Riset Bioteknologi Molekuler dan Bioinformatikan atau PRBMB Unpad ini dapat melakukan deteksi sekitar 20 menit. Di mana ini menjadi kontribusi Unpad dalam membantu usaha Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“UNPAD minggu ini sudah memulai produksi Rapid Test sendiri yang jauh lebih akurat dan jauh lebih murah dibanding yang impor sekarang ini. Keakuratannya 80 persen sudah hampir setara dengan tes PCR,” tulis Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagram-nya (24/6/2020). Ia melanjutkan, bulan ini alat medis ini diproduksi sebanyak 5.000 kit, lalu pada Juli 10.000 kit dan selanjutnya 50.000 kit per bulan.

Dorong Pencegahan COVID-19 di Jawa Barat, Unpad Hadirkan Rapid Test CePAD .jpg

Terdapat alasan mengapa alat rapid test buatan Unpad ini disebut lebih cepat. Menurut Kepala PRBMB Unpad Muhammad Yusuf, alat Deteksi CePAD ini mampu mendeteksi langsung antigen dari orang yang menunjukkan gejala terinfeksi suatu penyakit dibandingkan alat rapid test konvensional yang saat ini beredar yang bekerja dengan mendeteksi antibodi.

“Sebelum ini yang tersedia itu baru deteksi antibodi. Kami pikir deteksi antibodi juga proses sampling-nya relatif cepat tapi ketika rapid test ini ingin digunakan untuk bisa memprediksi atau ketika orang sedan menunjukkan gejala sakit dengan deteksi antibodi kemungkinan hasilnya akan nonreaktif. Karena biasanya kemungkinan antibodinya belum terbentuk sehingga kami berpikir untuk melengkapi rapid test yang sudah ada dengan deteksi antigen-nya,” papar Muhammad, sebagaimana dikutip dari jabarprov.go.id (25/6/2020).

Sekadar informasi, proses pengembangan rapid test COVID-19 hasil inovasi Unpad ini pertama kali diumumkan Ridwan Kamil pada Mei lalu. Di mana kala itu, pihak Unpad masih melakukan proses validasi terhadap alat medis tersebut yang simpat dinamai Rapid Test 2.0 oleh Gubernur Jawa Barat.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.