Dosen FK Unair Bahas Ancaman Steroid di Produk Skin care.jpg

Kecantikan dan Fashion

Dosen FK Unair Bahas Ancaman Steroid di Produk Skincare

Penggunaan skincare saat ini tak hanya digunakan oleh kaum hawa saja tapi juga sudah banyak pria di kota besar yang menggunakannya dengan tujuan menjaga kesehatan kulit. Di mana hal ini tentu saja dipandang sebagai langkah untuk menambah kepercayaan diri. Oleh karena itulah saat ini sangat mudah untuk menemukan beragam produk skincare di pasaran yang mengklaim mampu memutihkan serta mencerahkan kulit bahkan sampai membantu menghilangkan jerawat.

Namun di balik berbagai komposisi di produk skincare ini, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) Dr. Medhi Denisa Alinda, dr., Sp.KK. FINDSV mengungkapkan terdapat kandungan yang dapat mengancam kesehatan Anda.

Dosen FK Unair Bahas Ancaman Steroid di Produk Skincare.jpg

Kandungan yang menurut Dr. Medhi perlu diwaspadai adalah steroid. Bagi Anda yang asing dengan kandungan ini, steroid pada dasarnya merupakan senyawa organik yang biasanya digunakan di dunia medis sebagai obat untuk mengatasi peradangan di tubuh pasien. Mungkin Anda bertanya-tanya apa hubungannya orang pereda peradangan dengan produk perawatan kulit alias skincare? Ternyata menurut Dosen FK UNAIR itu, steroid memiliki efek yang membantu pemutihan di kulit.

“Salah satu efek yang ditimbulkan terhadap penggunaan steroid pada skincare adalah hipopigmentasi. Ini yang sering disalahgunakan dalam produk skincare sebagai pemutih,” ungkap Medhi yang juga merupakan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit UNAIR itu, sebagaimana dikutip dari news.unair.ac.id (31/12/2021).

[Baca Juga: Mugwort Cica Skin Barrier Hero, Produk Skincare Avoskin Terbaru]

Pada dasarnya produk skincare yang berbentuk krim dengan kandungan steroid sebenarnya disinyalir serupa dengan steroid topikal yang notabene merupakan obat yang biasa digunakan untuk berbagai penyakit kulit. Penyakit yang dimaksud adalah dermatitis atopik (eksim), dermatitis kontak alergi, sampai penyakit kulit menahun bernama psoriasis vulgaris.

Dari sisi efek samping penggunaan steroid di skincare ini sebenarya dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan dan malah cenderung merusak tampilan kesehatan kulit Anda. “Bahayanya bisa menimbulkan efek samping seperti teleangiektasis atau pembuluh darah yang kelihatan, wajah memerah, kulit menjadi lebih sensitif, striae atau munculnya guratan peregangan pada wajah,” tutur Dosen FK UNAIR itu.

Dr. Medhi menambahkan, masyarakat perlu berhati-hati dalam menggunakan produk skincare yang beredar di pasaran apalagi bila ada yang mengklaim mampu memutihkan kulit. Oleh karena itulah ia meminta Anda untuk benar-benar mengecek kandungan di produk tersebut sebelum menggunakan dan bila terlambat sudah digunakan hingga merasakan efek sampingnya, dokter spesialis itu menyarankan Anda segera mendatangi dokter kulit.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.