Dua Kawasan Kota Bogor Ini Akan Alami Penataan

Berita Kawasan

Dua Kawasan Kota Bogor Ini Akan Alami Penataan

Untuk warga Kota Hujan, Taman Topi dan Pasar Bogor merupakan lokasi yang ikonik bagi mereka. Mengapa tidak, Pasar Bogor merupakan salah satu lokasi wisata tertua di kota tersebut. Sedangkan merupakan situs budaya yang sudah berdiri semenjak tahun 1770-an. Namun kedua lokasi ikonik ini dikabarkan akan segera mengalami make-over. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merencanakan untuk melakukan penataan terhadap Taman Topi dan Pasar Bogor pada tahun depan.

Dua Kawasan Kota Bogor Ini Akan Alami Penataan

Sekadar informasi, Taman Topi yang juga dikenal dengan nama Taman Ade Irma Suryani telah eksis di Kota Hujan semenjak tahun 1975. Apalagi ini dipicu dengan harga tiketnya yang terjangkau, tidak heran bila Taman Topi menjadi destinasi favorit para warga Bogor di kala tahun 1980-an hingga 1990-an. Namun tempat wisata itu akan segera diubah konsepnya dan ini dipengaruhi oleh masa kontraknya yang habis.

“Kontraknya selesai Desember (2019), nanti dibangun taman senilai Rp18 miliar terintegrasi dengan masjid, dana hibah provinsi. Ya konsepnya menjadi alun-alun kota, artinya Kota Bogor (akan-red) punya alun-alun,” ucap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terkait penataan Taman Topi, sebagaimana dikutip dari bogor.tribunnews.com (3/7/2019).

[Baca Juga: Kerjasama Korea Selatan untuk Pariwisata Kabupaten Bogor]

Alun-alun yang akan mulai dibangun pada tahun 2020 itu memiliki konsep yang terintegrasi dengan Masjid Agung Bogor. Menariknya, alun-alun ini juga akan menerapkan konsep yang memaksimalkan penggunaan kereta rel listrik komuter dengan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) yang terhubungan dengan Stasiun Bogor. Untuk TOD, Bima Arya menyebut saat ini masih dalam tahap perencanaan oleh PT KAI.

Dua Kawasan Kota Bogor Ini Akan Alami Penataan

“Nanti juga terintegerasi dengan PT KAI. Mereka masih konsolidasi, butuh waktu dua bulan. Konsepnya tidak ada basement. Bentuknya selayaknya alun-alun. PKL (pedagang kaki lima) yang di sana sudah diatur mana yang masuk ke Blok F, Nyi Raja Permas, dan lain-lain,” ujar Wali Kota Bogor tersebut, sebagaimana dilansir dari kotabogor.go.id.

[Baca Juga: Wisata Kuliner Bogor Tidak Lengkap Tanpa 3 Asinan Ini]

Selain Taman Topi, Pasar Bogor juga akan mengalami penataan. Langkah yang diambil Pemkot Bogor adalah dengan melakukan revitalisasi akses untuk para pejalan kaki atau pedestrian di area Pasar Bogor. Pedestrian yang menjadi target pembenahan itu adalah dari mulai depan Vihara Dhanagun hingga mencapai di persimpangan Jalan Aut. Bima Arya menambahkan, para PKL yang ada di area ini juga akan direlokasi demi melakukan normalisasi terhadap pedestriannya.

Read More

Artikel Lainnya

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus.jpg

Hobi dan Hiburan

JOOX Siap Manjakan Penggemar K-Pop dari Juni Hingga Agustus

03 June 2020, 21:00

Dengan program terbarunya, JOOX ingin memanjakan para penggemar K-Pop di Tanah Air sekaligus berikan kesempatan berinteraksi dengan idola.

Di Antara Hewan Peliharaan, Kucing Disinyalir Paling Berpotensi Terkena COVID-19.jpg

Kesehatan

Kucing Disinyalir Hewan Peliharaan Paling Berpotensi Terkena COVID-19

03 June 2020, 20:00

Berdasarkan penelitian ahli, di antara semua hewan peliharaan yang dapat terinfeksi COVID-19, kucing berpotensi paling besar terkena.

sejarah KA semarang_1.jpg

Berita Kawasan

Menelusuri Jejak Stasiun Kereta Api Pertama di Semarang

03 June 2020, 19:47

Stasiun Semarang Gudang merupakan stasiun yang dibangun kala penjajahan Belanda. Namun, stasiun tersebut bukanlah stasiun kereta api pertama di Semarang.

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

Kesehatan

Tes Swab di Pasar Perumnas Klender Kedua Temukan 15 Kasus Positif

03 June 2020, 19:30

Pengetesan kedua ini dilakukan karena ditemukan kasus positif sebelumnya, kini ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.