Dua Kunci Gali Kemampuan Anak dengan Autisme

Pendidikan

Dua Kunci Gali Kemampuan Anak dengan Autisme

Dianggap tidak mampu adalah label yang kerap disematkan masyarakat pada anak dengan autisme. Namun siapa sangka, anak dengan autisme sesungguhnya terlahir dengan kemampuan layaknya orang normal pada umumnya. Bahkan, skill yang dimiliki anak dengan autisme ini pun juga dapat berkontribusi bagi masyarakat.

Seperti keberhasilan Temple Grandin, seorang profesor perempuan dengan autisme. Kesuksesan Grandin membuat inovasi dalam praktik penanganan peternakan sapi dan pemotongan hewan menjadi bukti bahwa anak dengan autisme memiliki kemampuan akademik yang mumpuni.

Berkat kesabaran dan ketekunan sang ibu, Grandin tumbuh menjadi orang dengan autisme yang dapat hidup mandiri dan berprestasi. Tanpa kegigihan ibunya, menurut Grandin bukan tidak mungkin bila nasibnya saat ini akan berbeda.

Dua Kunci Gali Kemampuan Anak dengan Autisme

“Ibu bisa melihat bila aku mengalami kemajuan, jadi dia terus mendorong ku,” kata Grandin, dilansir dari dailymail (27/4/2020).

Kesuksesan Grandin inilah yang turut memotivasi Suyeni, orang tua anak dengan autisme dalam membesarkan buah hatinya, Melvan Safero. Menurutnya, orang tua dengan anak autisme harus dapat mengetahui potensi yang dimiliki oleh buah hati mereka.

Suyeni mengatakan, untuk mengetahui kemampuan anak dengan autisme ini memerlukan kesabaran dan kecermatan sendiri. Sebab anak dengan autisme ini memiliki kemampuan yang beragam.

“Kebanyakan dari orang tua kalau dia tahu keunggulan anak biasanya anak autis ini akan tahu banyak keunggulannya. Kayak Melvan dia jago musik dan matematika. Tapi dia jago belum tentu dia suka. Jadi orang tua harus hati hati,” kata Suyeni, saat diwawancarai jurnalis PingPoint (8/4/2020).

Belenggu Stigma Anak dengan Autisme dalam Dunia Pendidikan

Oleh karenanya, menurut Suyeni orang tua perlu membedakan mana yang disukai dan tidak disukai oleh anak mereka. Bagi anak dengan autisme, ketika ia unggul di bidang tertentu, bukan berarti anak tersebut suka menyukainya.

Suyeni mencontohkan seperti Melvan yang mahir memainkan piano. Bagi orang tua anak yang normal akan berpikir kalau anaknya suka bermain piano. Sedangkan pada anak dengan autisme seperti Melvan, kemahiran dia dalam memainkan piano hanya karena untuk melatih konsentrasinya.

[Baca Juga: Fantastis Life Autism: Perhatikan Kemampuan Anak dengan Autisme]

“Orang tua harus punya effort untuk melihat apa yang dia mampu dan apa yang dia sukai. Kalau yang dia sukai itu dia ga akan bosen. Tapi kalau dia jago di musik dan jago di gambar kalau dia tidak hobi, itu hati-hati nanti orang tua bisa kejebak,” jelasnya.

Agar orang tua tidak terjebak, Suyeni menyarankan supaya mereka mencoba mencari tahu dengan menguji anak mereka di beberapa bidang. Seperti Suyeni yang memberikan putranya kursus musik, melukis dan matematika.

“Melvan tes les musik, melukis dan matematika. Kita lihat mana yang buat dia lebih challenge. Kalau yang musik dia bosan dan yang menggambar dia seperti sudah biasa. Ketika les matematika dia diberhentikan, dia nangis. Nah, aku tau dia hobi disitu,” ungkapnya.


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.