Dua Tim eSports Ini Juarai Final Indonesia Predator League 2020

Berita Kawasan

Dua Tim eSports Ini Juarai Final Indonesia Predator League 2020

Mal Kota Casablanka atau Kokas baru-baru ini menjadi panggung final untuk kompetisi eSports Indonesia Predator League 2020. Dengan 16 tim untuk video games PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) serta delapan tim untuk DOTA 2 yang saling berlomba untuk menjadi yang terbaik. Setelah pertarungan yang sengit, akhirnya ada dua tim yang keluar sebagai juara dan berhak mewakili Indonesia untuk bertanding melawan perwakilan negara lain di Grand Final Asia Pacific Predator League 2020.

Di kompetisi final yang digelar selama dua hari pada 18-19 Januari 2020, tim eSports BOOM Esports dan Victim Rise memperlihatkan performa terbaik mereka. Hal ini terbukti dengan kedua tim tersebut yang akhirnya keluar sebagai pemenang dari Final Indonesia Predator League 2020 yang digelar di Main Atrium Mal Kokas, Jakarta Selatan.

Dua Tim eSports Ini Juarai Final Indonesia Predator League 2020

Kompetisi PUBG adalah yang pertama dalam menuju titik akhir di Final Indonesia Predator League 2020. Dengan tim Victim Rise yang terus menunjukkan perjuangan di medan perang PUBG melawan tim Victim Reality. Setelah bertanding selama enam match, Victim Rise yang terdiri dari Fakhri Adha (C1moy) sebagai kapten, Risky Junaidi Putra (Chibiritt), Kamaruddin (Kamalz), dan Riski Oktavianda (Tantruum) keluar sebagai pemenang yang meraih 91 poin.

Dalam pertandingan DOTA 2, tim BOOM Esport yang terdiri dari Alfi Nelphyana (Khezcute) sebagai kapten dengan anggota Rafli Fathur Rahma (Mikoto), Saieful Ilham (Fbz), Brizio Adi Putra (Hyde), dan Randy Sapoetra (Dreamocel) secara konsisten mampu bersaing sengit dengan tim PG.BarracX. Kemampuan koordinasi serta strategi yang mumpuni pun diperlihatkan BOOM Esport dan ini membuat mereka berhasil memenangkan final DOTA 2.

[Baca Juga: Acer Tawarkan Kepuasan Gaming dalam Indonesia Final Predator League]

Kedua tim eSport ini pun berhak untuk berdiri di area depan panggung Final Indonesia Predator League 2020 dengan Presiden Direktur Acer Indonesia Herbet Ang yang langsung menyerahkan hadiah untuk mereka. Dengan BOOM Esports serta Victim Rise meraih hadiah masing-masing Rp50.000.000. Selain hadiah uang, kedua tim ini juga berhak mendapatkan kesempatan meraih beasiswa untuk berkuliah di BRI Institute.

“Selamat kepada BOOM Esports dan Victim Rise, kami bangga bisa mengumumkan kedua pemenang hari ini di Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2020. Kami optimis bahwa industri eSport akan terus tumbuh. Acer bersama dengan rangkaian produk Predator dan lainnya akan terus mendukung munculnya bakat muda esport. Predator League sendiri akan terus berinovasi seperti yang kami lakukan di tahun ini dengan menghadirkan konvergensi harmonis antara dunia olahraga, pendidikan, dan digitalisasi,” ujar Herbet, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima PingPoint.co.id (20/1/2020).

[Baca Juga: Ini Tips Jadi Atlet eSport Ala BOOM ID]

Dengan kemenangan ini, tim BOOM Esports dan Victim Rise maka menjadi perwakilan Indonesia untuk bertanding di Grand Final Asia Pacific Predator League. Di mana kompetisi eSports internasional ini akan digelar pada Februari 2020 di Manila, Filipina dengan tim eSports dari 17 negara siap menunjukkan siapa yang terbaik di wilayah Asia Pasifik serta memperebutkan hadiah total 400.000 USD.

Read More

Artikel Lainnya

Tokopedia Qurban.jpg

Bisnis

Layanan Tokopedia Salam Permudah Masyarakat Dalam Berkurban

10 July 2020, 20:00

Tokopedia menghadirkan layanan baru untuk mempermudah masyarakat berkurban secara lebih amanah dan dengan harga yang terjangkau.

Anda Bisa Cek Kesehatan Hewan Peliharaan Gratis di DPK Kota Tangerang .jpg

Kesehatan

Anda Bisa Cek Kesehatan Hewan Peliharaan Gratis di DKP Kota Tangerang

10 July 2020, 18:00

Pemkot Tangerang ternyata menyediakan layanan pengecekan hewan kesehatan tanpa dipungut biaya sepeser pun untuk warga!

Gerakan Pakai Masker Sasar Lebih Dari 9.000 Pasar Tradisional di Indonesia.jpg

Berita Kawasan

Gerakan Pakai Masker Sasar Lebih Dari 9.000 Pasar Tradisional di Indonesia

10 July 2020, 17:00

Sosialisasi pemakaian masker yang benar masih belum merambah ribuan pasar tradisional di Tanah Air secara merata. GPM tergugah untuk membuat kampanye publik tentang pemakaian masker.

GrabProtect.jpg

Bisnis

GrabProtect Mulai Beroperasi di Tiga Wilayah

10 July 2020, 17:00

Periode masa transisi telah memperbolehkan masyarakat di beberapa daerah untuk kembali melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk mitra pengemudi GrabBike.


Comments


Please Login to leave a comment.