Depok-Pendidikan-Dubes-Jepang-Berikan-Kuliah-Umum-di-UI-Depok-Emil.jpg

Pendidikan

Dubes Jepang Berikan Kuliah Umum di UI Depok

Hubungan persahabatan antara Indonesia dengan Jepang sudah berlangsung selama 60 tahun. Telah banyak yang dilalui oleh kedua negara melalui hubungan diplomatiknya. Namun, pada umumnya belum terlalu banyak yang diketahui mengenai apa saja yang mengikat kedua negara dalam menjalin hubungannya. Karena itulah Duta Besar (Dubes) Jepang Masafumi Ishii menyempatkan diri untuk datang ke Universitas Indonesia kampus Depok atau UI Depok untuk memberikan kuliah umum terkait hubungan Indonesia-Jepang.

Kuliah umum tersebut diselenggarakan di Pusat Studi Jepang UI Depok pada Senin 26 November 2018. Walau sempat turun hujan yang deras, para peserta kuliah umum tetap bersemangat untuk datang dan menghadiri acara tersebut. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai fakultas yang mayoritasnya merupakan mahasiswa Program Studi Jepang dan Program Studi Hubungan Internasional.

Dubes Jepang di FIB UI Depok

Saat datang, Dubes Ishii sempat memberikan sambutan menggunakan bahasa Indonesia yang mendapatkan respons tepuk tangan dari para mahasiswa dan ia pun melanjutkan dengan menjelaskan mengenai gambaran politik luar negeri Jepang. “Indonesia merupakan salah satu strategic partnership Jepang yang ada di wilayah Asia Tenggara.,” jelasnya kepada para peserta kuliah umum.

[Baca Juga: 5 Program Studi Favorit di Universitas Indonesia Depok]

Kemudian pria yang lahir di Hiroshima tersebut melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana demografi di Negeri Sakura sebenarnya membuka peluang besar untuk para pekerja dari Indonesia. Pasalnya, rata-rata demografi warga Jepang berada di usia 40 tahun ke atas sehingga membuat banyak industri, termasuk di layanan masyarakat, membutuhkan pekerja asing.

“Walau kita sudah menggunakan bantuan robot dan kecerdasan buatan tapi tanpa pekerja (manusia) maka tidak akan pengembangan baru di ranah industri. Karena itulah apa yang kami (Jepang) lakukan merekrut para pekerja dari negara lain dan semakin memperluas lapangan pekerjaan apa saja yang bisa diambil oleh para pekerja asing,” ucap Dubes Ishii di UI Depok.

Dubes Jepang di PSJ UI Depok

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa dirinya merasa senang dengan kehangatan orang-orang di Indonesia, khususnya ketika ia menghadiri berbagai acara yang membuatnya langsung berinteraksi dengan warga Jakarta dan sekitarnya. Semenjak menjabat sebagai Dubes Jepang untuk Indonesia pada 2017, ia melihat negara ini mengalami perkembangan yang baik.

[Baca Juga: Mengenal Negeri Sakura Melalui Kursus Bahasa Jepang]

“Kita (Indonesia-Jepang) berada dalam hubungan yang saling menguntungkan dan saya mengetahui bahwa orang Indonesia ramah karena itu saya senang berada di sini. Di dalam pandangan hubungan Indonesia-Jepang, Joko Widodo merupakan pemimpin yang baik dan dapat dipercaya,” jelasnya kepada PingPoint.co.id.

Read More

Artikel Lainnya

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

Hobi dan Hiburan

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

20 September 2020, 16:00

Ada aplikasi baru menghadirkan musisi dan band langsung ke rumah Anda. The Changcuters jadi salah satu pelopor yang menggunakannya.

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

Kuliner

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

20 September 2020, 10:00

Tumpeng menjadi hidangan wajib dalam berbagai perayaan. Mulai dari ulang tahun hingga syukuran menyajikan tumpeng. Tumpeng mini ini menjadi jawaban sajian di tengah pandemi.

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati .jpg

Bisnis

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati

19 September 2020, 17:15

Brand bumbu penyedap Masako baru-baru ini mengumumkan Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador mereka yang baru sejalan dengan target konsumen Masako saat ini.

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

19 September 2020, 16:00

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ton beras diserahkan Ketua Yayasan Aman Gautama kepada Pemerintah Kota Semarang.


Comments


Please Login to leave a comment.