PONDOK INDAH_KAWASAN_EBOARD OLAHRAGA EKTRIM BARU DI INDONESIA_RACHLI_1100 px X 600 px-01.jpg

Berita Kawasan

E-Board, Olahraga Ekstrim Baru di Indonesia

Electric Skateboard atau e-board, mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat. E-board sendiri merupakan salah satu olahraga ekstrim yang baru hadir di Indonesia. Guna memperkenalkannya, pada April 2017 silam dibentuklah komunitas E-board Jakarta (eboardjkt).

Pada dasarnya, e-board seperti papan seluncur atau skateboard. Namun bedanya, e-board menggunakan motor sebagai penggerak dan dikontrol oleh remote untuk mengendalikan kecepatan. Hal itu seperti diterangkan salah satu founder E-board Jakarta Muhammad Arif Radhian.

[Baca Juga: The Climbing Tree Indonesia Nikmati Alam dari Atas Pohon]

Terbentuknya komunitas E-board Jakarta sendiri atas inisiasi dari pria pemilik sapaan akrab Arieb bersama rekannya, Ayit. Keduanya bertemu di kegiatan car free day (CFD), dan saat itu mereka menggunakan e-board.

"Awalnya sendiri, pas CFD ketemu dengan Ayit yang saat itu pakai e-board juga. Lalu kita komunikasi, dan coba buat komunitas," ujar pria yang sudah memakai e-board sejak tahun 2016 ini.

Mereka berdua kembali bertemu dengan salah seorang yang juga penyuka e-board yakni Erick Saujana dan Alit yang berprofesi sebagai youtuber. Memanfaatkan profesinya, Alit pun turut memperkenalkan e-board ke masyarakat luas.

Electric Skateboard atau E-board

Seiring berjalannya waktu, komunitas ini memiliki sekitar 20 anggota. E-board yang dimiliki para anggota biasa dibuat hasil modifikasi sendiri. Ada yang berukuran besar maupun kecil dengan menggunakan panny board (papan skateboard ukuran kecil).

Lalu, bagaimana soal harganya? Satu e-board harganya dibanderol bisa melebihi satu motor matik, atau sekitar Rp5 juta sampai Rp30 juta. “Bisa dibayangkan jika Anda membeli satu e-board dengan harga Rp30 juta? Anda bisa membayar uang muka untuk satu mobil standar,” katanya sembari tertawa.

Kecepatan, baik laju dan mundurnya e-board dikendalikan remote. Remote ini sudah menjadi satu bagian dengan e-board. Pada remote tersebut terdapat pengatur kecepatan, seperti low mode sekitar 10 km/jam, medium 20 km/jam, dan full speed sekitar 40 km/jam.

Penggunaan E-Board

Selama pemakaian, kata Arieb, yang penting adalah menjaga keseimbangan. Jika tidak seimbang, tentunya akan jatuh. Selain itu, menurutnya tubuh pengguna e-board yang berukuran jumbo tidak masalah dan tidak perlu khawatir e-board patah. Bahan papan ini lentur, e-board mini maksimal 80 kg, kalau yang standar 120-130 kg.

Soal perawatan e-board terbilang sederhana. Tidak perlu mengganti dan mengisi bensin. Utamanya adalah jaga papan e-board dan roda pemakaian jangan terlalu kasar, mengingat harganya yang cukup tinggi. Selain itu, jangan sampai tergores atau menabrak batu. Dengan begitu, pemakai hanya perlu tahu kondisi baterai.

Seperti komunitas pada umumnya, biasanya komunitas ini berkumpul bareng saat CFD. Di sana, mereka bertemu dan bermain e-board bersama, serta saling sharing mengenai perkembangan e-board.

Komunitas Eboard Jakarta

Tak hanya itu, komunitas E-board Jakarta juga kadang kala adakan kegiatan night ride dengan mengelilingi satu kawasan, misalnya kawasan SCBD Sudirman. Lokasi tersebut dipilih karena kondisi jalannya yang cukup nyaman. Night ride biasanya dilakukan mulai dari pukul 16.00 sore hingga 21.00 malam.

"Kita juga mencari jalan yang nyaman untuk dilintasi," kata Arieb. Lanjutnya, komunitas E-board Jakarta juga tak ragu untuk mengajak komunitas lainnya untuk nongkrong bersama, seperti dengan komunitas long board dan sebagainya.

[Baca Juga: Wah, Ada Car Free Day di Jalan Layang]

Tidak hanya untuk bersenang-senang, dikatakan Arieb, menggunakan e-board juga bisa digunakan untuk aktivitas berangkat atau pulang bekerja. Pasalnya, dengan menggunakan e-board, pemakai bisa menembus kemacetan.

Dengan begitu, dirinya pun juga berharap, e-board bisa menjadi salah satu solusi transportasi di kota besar seperti Jakarta. Ke depannya, komunitas E-board Jakarta bisa dikenal lebih luas lagi serta dibuatkan jalur khusus e-board.

"Sekarang ini juga kita sedang coba berkomunikasi ke pemerintah. Tiap kali posting kegiatan ke Instagram, biasanya kita mention ke Presiden Jokowi," harapnya.

Read More

Artikel Lainnya

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang

Tirta Nirwana 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Tirta Nirwana Songgoriti: Pertemuan Kerajaan Medang, Singosari, dan Tionghoa

10 April 2021, 18:07

Berwisata ke Tirta Nirwana kita bisa sedikit mencuil pelajaran pertemuan sejarah kerajaan di Indonesia dan Tionghoa. Lebih dari itu, bermain air di sini sangatlah menyenangkan.

Teletubies 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Menghabiskan Waktu di Bukit Teletubies Bersama Gunung Arjuno

10 April 2021, 17:08

Berwisata di tempat menyejukkan yang tak perlu bayar tiket atau parkir ada di Kota Batu, yakni Bukit Teletubies.

Pebisnis Louhan 1.jpg

Bisnis

Cerita Pebisnis Ikan Louhan, Berawal dari Hobi Hingga Untung Jutaan Rupiah

10 April 2021, 16:09

Memiliki keunikan tersendiri, ikan louhan diminati banyak orang. Ada yang menjadi hiasan di rumah, sampai menjadikannya peluang usaha.


Comments


Please Login to leave a comment.