East Ventures Pimpin Suntikan Dana USD$3,3 Juta ke Startup Pasarnow.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Suntikan Dana USD$3,3 Juta ke Startup Pasarnow

Perusahaan modal ventura East Ventures kembali mengandeng sejumlah investor lain untuk menyuntikan pendanaan ke perusahaan startup di Tanah Air. Kali ini pendanaan jenis seed funding tersebut diberikan ke platform e-groceries multi-channel Tanah Air bernama Pasarnow. Dana senilai USD$3,3 juta atau setara dengan lebih dari Rp47 miliar dari seed funing ini disebut akan digunakan untuk membantu akselerasi realisasi visi Pasarnow.

Platform Pasarnow sendiri dibangun oleh James Rijanto, Donald Wono, dan Cindy Ozzie yang ingin menghadirkan solusi penyederhanaan terhadap rantai pasok untuk bahan makanan segar yang sebelumnya dipandang kompleks. “Memastikan kesegaran produk saat sampai di pelanggan merupakan sebuah tantangan besar bagi pelaku bisnis di sektor bahan makanan segar. Produk makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan daging beku mudah rusak, sehingga membutuhkan pengiriman yang cepat dengan kontrol suhu yang terjaga, dan akhirnya menyebabkan tingginya biaya logistik,” jelas James, sebagaiamana dikutip dari rilis yang diterima PingPoint.co.id (8/9/2021).

Solusi yang dihadirkan Pasarnow adalah dengan satu aplikasi maka pengguna bisa mengakses sistem pemesanan bersifat multi-channel yang siap melayani segmentasi Business to Business atau B2B dan Business to Consument atau B2C. Menariknya setiap channel disebut memliki harga, promosi, hingga fitur yang berbeda dengan bertujuan mengakomodir kebutuhan semua pelanggan.

East Ventures Pimpin Suntikan Dana USD$3,3 Juta ke Startup Pasarn ow.jpg

Selain itu Pasarnow juga disebut memiliki sistem operasi back-end yang bekerja untuk mengumpulkan semua riwayat pemesanan yang di mana berguna dalam menganalisa dan memberikan prediksi permintaan pasar. Sistem ini disinyalir untuk membantu para mitra petani serta pemasok platform e-groceries ini agar mereka dapat menjadwalkan panen mereka sesuai permintaan pasar demi memberikan kualitas bahan makanan yang optimal serta mengurangi potensi terbuangnya bahan makanan.

Pendanaan seed funding senilai USD$3,3 juta ini dipimpin East Ventures dengan menggandeng SMDV, Skystar Capital, Amand Ventures, Prasetia Dwidharma, dan para angel investors lainnya. Alasan pendanaan ini bagi East Ventures dipengaruhi terhadap dampak pandemi COVID-19 yang berhubungan dengan perilaku konsumen di Indonesia.

“Pelanggan menuntut produk segar dan berkualitas tinggi setiap hari di tengah rantai pasok bahan makanan yang kompleks. Pasarnow hadir untuk mengatasi tantangan tersebut dengan menghilangkan inefisiensi lewat model bisnis berbasis data. Dengan pertumbuhan yang kuat sejak tahun lalu, kami percaya bahwa tim Pasarnow dapat mempercepat peningkatan kapasitas operasional dan pengembangan bisnis mereka,” ungkap Managing Partener East Ventures Wilson Cuaca.

Pendanaan yang baru didapatkan ini disebut akan digunakan Pasarnow dalam peningkatan ekspansi operasionalnya serta memperkuat solusi end-to-end untuk rantai pasok bahan makanannya. Hal ini senada dengan visi pendirian Pasarnow, yakni menjadi platform e-groceries multi-channel pertama di Indonesia. Tak lupa pendanaan ini juga guna mencari talenta baru utuk pengembangan bisnisnya serta masuk ke kota-kota baru di Tanah Air untuk operasionalnya, mengingat platform ini baru beroperasi di wilayah Jabodetabek dan Kota Bandung.


Read More

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.