Tangerang Selatan Ajarkan Edukasi khusus bagi Orangtua Penyandang Difabel.jpg

Berita Kawasan

Edukasi Khusus bagi Orangtua Penyandang Difabel

Tak jarang, masih sulit bagi penyandang difabel untuk mendapatkan pendidikan akademis. Guna meningkatkan semangat mereka untuk belajar pun tetap perlu dukungan dan perhatian yang lebih ekstra dari keluarga dan kerabat terdekat.

Perhatian luar biasa tentu wajib diberikan kedua orangtua mereka. Agar masa depan anak-anak ini mampu berbicara banyak dan lebih baik.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan, menggelar kegiatan edukasi sosial bagi keluarga dan penyandang difabel tuna rungu. Acara yang digelar di Rumah Singgah Dinsos Tangerang Selatan menghadirkan langsung pakar khusus sekolah luar biasa.

[Baca Juga: Mengurangi Diskriminasi, Ancol Rekrut 4 Karyawan Difabel]

Pada acara tersebut, sebanyak 30 penyandang tuna rungu yang merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA turut meramaikan acara. Tak hanya mereka, setiap anak ini didampingi langsung oleh orangtua,

Tujuan utama diadakannya kegiatan ini ialah untuk mengedukasi kepada orangtua agar bisa membaca potensi sang anak sejak dini. Tak hanya itu, orangtua pun diberikan motivasi untuk memberikan dukungan-dukungan kepada sang buah hati.

Tak hanya pendidik khusus di Sekolah Luar Biasa, Oryza Sativa, yang hadir menjadi narasumber, pendidik di bawah naungan Rumah Kak Seto, dan Kepala Dinsos Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman, turut memotivasi dan memberi masukan kepada orangtua dan anak-anak difabel.

Menurut Oryza, dukungan orangtua sangat penting sekali demi memberikan masa depan cerah kepada sang anak. Karena menurutnya, jika orangtua tak mampu membaca dan melihat potensi sang anak, maka sang anak akan semakin pesimis melihat masa depannya sendiri.

[Baca Juga: JPO Jelambar Unik dan Ramah Disabilitas Setelah Direvitalisasi]

“Kita coba belajar dari kasus-kasus yang ada. Para orangtua justru kurang peduli dengan anaknya. Hal ini justru akan menjadi beban untuk sang anak dan membuat mereka drop,” ujar Oryza yang dilansir dari berita.tangerangselatankota.go.id (28/2/2019).

Jadi, Oryza menekankan kepada orangtua agar terus mendukung aktivitas yang sedang dijalankan sang anak. Dengan begitu, sang anak akan jauh lebih semangat lagi untuk menata masa depan.

Sementara itu, Wahyunoto mengatakan bahwa membangkitkan kepercayaan diri pada anak itu harus dibina sejak dini. “Kami ingin memberikan pemahaman agar anak-anak memiliki kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi. Karena yang bisa memberikan kepercayaan diri kepada anak hanya orangtua sendiri,” tuturnya.

Read More

Artikel Lainnya

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

Hobi dan Hiburan

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

20 September 2020, 16:00

Ada aplikasi baru menghadirkan musisi dan band langsung ke rumah Anda. The Changcuters jadi salah satu pelopor yang menggunakannya.

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

Kuliner

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

20 September 2020, 10:00

Tumpeng menjadi hidangan wajib dalam berbagai perayaan. Mulai dari ulang tahun hingga syukuran menyajikan tumpeng. Tumpeng mini ini menjadi jawaban sajian di tengah pandemi.

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati .jpg

Bisnis

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati

19 September 2020, 17:15

Brand bumbu penyedap Masako baru-baru ini mengumumkan Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador mereka yang baru sejalan dengan target konsumen Masako saat ini.

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

19 September 2020, 16:00

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ton beras diserahkan Ketua Yayasan Aman Gautama kepada Pemerintah Kota Semarang.


Comments


Please Login to leave a comment.