Eksis Selama 57 Tahun, Ini Pangsit Mie Legendaris di Kota Malan g.jpg

Kuliner

Eksis Selama 57 Tahun, Ini Pangsit Mie Legendaris di Kota Malang

Jika berbicara mengenai olahan mie di Kota Malang maka bisa-bisa tak terhitung jumlahnya dengan banyaknya penjual yang menjajakan sajiannya dan menjadi favorit dari masyarakat setempat. Namun bila Anda bertanya kepada mahasiswa Universitas Brawijaya serta para pekerja di sekitar kampus perguruan tinggi ini maka mereka memiliki satu rekomendasi yang biasanya terlontar, yakni kedai Pangsit Mie Pak Sumarto. Cita rasa dari mie yang disajikan di kedai ini menjadikan Pangsit Mie Pak Sumarto sebagai salah satu kuliner legendaris di Kota Malang karena sudah eksis selama 57 tahun terakhir.

Kedai Pangsit Mie Pak Sunarto sendiri berlokasi di Jalan MY. Haryono No.112 A dan bila datang di saat jam makan siang atau makan malam, maka Anda bisa melihat langsung ramainya para mahasiswa serta pekerja yang sengaja datang ke sini untuk menikmati satu porsi sajian mie pangsit di sini. Walau saat ini yang berjualan adalah generasi kedua tapi dari segi rasa, sajian di Pansit Mie Pak Sunarto disinyalir tak berubah yang membuat para konsumennya tetap setia.

Eksis Selama 57 Tahun, Ini Pangsit Mie Legendaris di Kota Malang.jpg

Bibit Priono yang menggantikan orangtuanya melayani konsumen di Pangsit Mie Pak Sumarto menjelaskan bahwa usaha ini dimulai di tahun 1965 dengan berjualan di Jalang Welirang. Lalu barulah pada tahun 1990an, usaha mie ini menetap di kedai permanennya hingga saat ini. Bahkan saat ini, Pangsit Mie Pak Sumarto sudah memiliki cabang yang berlokasi di Jalan Akoridon.

Bisa berjualan hingga hampir 60 tahun ini tidak terlepas dari sajian pangsit mie yang ditawarkan di kedai ini. Di mana dalam satu mangkuknya terdapat mie, abon ayam, kerupuk pangsit, sawi, dan acar sehingga bisa dikatakan berbeda dengan sajian mie ayam lainnya yang dijual di pasaran. Dibanderol mulai dari Rp12.000 per porsinya, mie yang digunakan dalam sajian di Pangsit Mie Pak Sumarto juga berbeda dengan bentuk mie ayam pada umumnya. Dengan Bibit yang mengungkapkan, bahwa ini dibuat sendiri sehingga aman tanpa bahan pengawet. Menariknya, Anda juga bisa custom pesanan Anda dengan menambahkan bakso dan ati ampela untuk menambah cita rasanya.

[Baca Juga: Warung Lama Haji Ridwan, Kuliner Legendaris di Pasar Besar Malang]

Bibit tak memungkiri bahwa pandemi COVID-19 memiliki dampak terhadap usaha kulinernya, khususnya dari sisi porsi yang terjual. “Pandemi ini memang agak berkurang, sehari biasanya habis 10 kilogram, itu jadi sekitar 150 porsi. Kalau dulu bisa sampai 200an porsi. Alhamdulillah,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dari Malangkota.go.id (21/5/2022).


Read More

Artikel Lainnya

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

Kecantikan dan Fashion

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

02 July 2022, 12:51

Maybelline Sky High Waterproof Mascara ini mengandung ekstrak bambu dan fiber yang dapat membantu memanjangkan dan menebalkan bulu mata.

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!.jpg

Hobi dan Hiburan

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!

01 July 2022, 15:58

Dengan kehadiran formasi lengkap, empat vokalis dan dua drummer di satu panggung, pemesanan tiket konser 30 Tahun Dewa 19 di Candi Pramabanan jenis pre-sale satu serta dua telah habis dengan tiket harga normal yang saat ini tersedia.

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashles s.jpg

Bisnis

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashless

01 July 2022, 14:44

Demi mengikuti tren digitalisasi serta iklim cashless yang bersifat kekinian, Astra Life juga memiliki produk asuransi kesehatan yang bersifat non-tunai.

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri.jpg

Berita Kawasan

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri

01 July 2022, 10:42

Baru-baru ini gapura Chinatown di kawasan Glodok Jakarta kembali diresmikan usai proyek restorasinya pasca-puluhan tahun yang lalu dihancurkan tentara Jepang.


Comments


Please Login to leave a comment.