Langgar PSBB, Belasan Tempat Usaha Di Jakbar Dapat Surat Teguran

Berita Kawasan

Elemen Pemerintahan Jakarta Barat Tindak Pelanggar PSBB

Pekan ini, Ibu Kota sudah memasuki penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB tahap kedua. Namun sayangnya hingga kini masih ada saja masyarakat yang melanggar kebijakan yang ditujukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona penyebab penyakit COVID-19. Demi memastikan kebijakan ini berjalan secara efektif, elemen pemerintahan di Jakarta Barat pun kerap melakukan patroli dan tak segan menindak para pelanggar PSBB.

Berdasarkan keterangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat pada tahap dua PSBB di Ibu Kota, terhitung sudah ada sekitar 100 orang yang ditindak dengan rata-rata pelanggarannya adalah tak menggunakan masker serta nekat berkumpul. Demi memberikan efek jera, masyarakat Jakarta Barat yang masuk ke dalam kategori penerima bantuan sosial maka harus siap dicabut statusnya jika melanggar PSBB. Kemudian jika non-penerima bantuan maka tindakan tegas akan dilakukan polisi.

Langgar PSBB, Belasan Tempat Usaha Di Jakbar Dapat Surat Teguran

Selain warga, perusahaan di Jakarta Barat juga ikut terkena tindakan tegas karena dipandang melanggar PSBB. Di mana perusahaan akan diberikan surat peringatan pertama dan jika masih melanggar maka akan kembali diberikan surat peringatan kedua. Bila tetap melanggar kebijakan untuk mencegah COVID-19 tersebut, maka akan dilayangkan surat peringatan ketiga sekaligus dilakukan penyegelan.

Tindakan tegas ini juga terlihat di Kecamatan Tamansari dengan elemen tiga pilar pemerintahan di sana saat menggelar patroli kebijakan PSBB. Pada awal pekan ini, patrolinya dilakukan dengan menyisir area di sepanjang Jalan Lada depan Stasiun Jakarta Kota, Jalan Pangeran Jayakarta, Jalan Pinangsia Raya, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Mangga Besar Raya, Jalan Sukarjo Suryo Pranoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Pancoran, dan Jalan Asemka Raya.

[Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Bantuan Beras ke Pemkot Jakarta Barat]

Pada patroli yang dilakukan pada Senin lalu, tiga pilar Kecamatan Tamansari menindak dua Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Lalu mereka juga membubarkan kerumunan massa yang berada di tiga titik dan melayangkan surat teguran ke 16 tempat usaha yang masih nekat melanggar PSBB.

Pemandangan yang serupa juga ditemukan pada 28 April 2020. Di mana tiga pilar Kecamatan Tamansari kembali menemukan pelanggaran PSBB ketika berpatroli di Jalan Pinangsia Timur, Mangga Besar 1, Blustru, pertokoan Hayam Wuruk, Gajah Mada, Pancoran Glodok, dan Asemka Raya. Dalam patroli ini juga masih ditemukan sejumlah pelanggaran, seperti kerumunan warga hingga pelaku usaha yang tak mematuhi aturan PSBB Jakarta.

“Kami juga memberikan surat teguran tertulis kepada 14 pelaku usaha toko. Mereka diberikan surat karena tidak mematuhi aturan pelaksanaan PSBB,” ungkap Camat Tamansari Risan H. Mustar, sebagaimana dikutip dari barat.jakarta.go.id (28/4/2020). Aksi yang ditujukan untuk berusaha mendorong penekanan penyebaran COVID-19 di kawasan Jakarta Barat ini disebut akan terus dilakukan secara rutin sampai 22 Mei 2020.

[Baca Juga: Antisipasi Covid-19, Pemkot Jakarta Barat Tutup Akses 2 Kelurahan Ini]


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.