Fakta Di Balik Layar Film Bebas

Hobi dan Hiburan

Fakta di Balik Layar Film Bebas

Film Bebas yang sudah tayang di bioskop dari tanggal 3 Oktober 2019 ini merupakan film yang diadaptasi dari film asal Korea Selatan bernama Sunny (2011). Film Sunny menceritakan kehidupan remaja era 80-an yang telah di-remake dengan rasa Indonesia dan menciptakan suasana kehidupan remaja era Tahun 90-an. Film ini diprodusuri Mila Lesmana dan disutradarai Riri Riza memiliki beberapa fakta menarik di balik layar, apa saja itu? Seperti dilansir dari beberapa sumber, ini faktanya.

[Baca Juga: Kisah Atlet Bulu Tangkis Susi Susanti Diangkat ke Layar Lebar]

  • Jadi Film Pertama yang Syuting di MRT Jakarta

Syuting yang dilakukan pada 16 April 2019 ini dilakoni Marsha Timothy sebagai Vina dewasa di Film Bebas. Marsha Timothy ikut dalam pengambilan gambar di dalam MRT. “MRT ini sudah lama ditunggu oleh warga Jakarta. Melalui film ini, kami ingin memperlihatkan kebanggaan kita terhadap MRT yang saat ini telah beroperasional, kepada seluruh penonton film Indonesia,” ujar Riri Riza seperti dilansir dari siaran pers.

  • Sheryl Sheinafia Belajar Taekwondo

Sheryl Sheinafia adalah salah satu artis yang juga ikut berperan di film bebas sebagai Kris pada masa muda. Rupanya, Sheryl memiliki pengalaman seru selama menjalani proses syuting film. Fakta dibalik layar, Sheryl harus belajar ilmu bela diri yakni Taekwondo untuk memerankan Kris sebagai tua geng bebas yang jago bela diri. Ia harus berlatih selama dua bulan demi film bebas ini.

Fakta di Balik Layar Film Bebas

  • Maizura Butuh Waktu Lama Belajar Logat Sunda

Maizura artis pendatang baru yang kali pertama ikut bermain film. Namanya mulai mencuat ketika sebagai seorang penyanyi yang muncul dari ajang pencarian bakat menyanyi di salah satu stasiun televisi swasta. Bakat menyanyinya tentu sudah tidak diragukan lagi. Kali pertama syuting dalam film, Maizura memerankan Vina muda yang harus berusaha keras belajar logat sunda. Fakta dibalik layar, Maizura yang terlahir di Makasar ini membutuhkan waktu sekitar tiga bulanan untuk belajar logat sunda.

  • Miles Dengarkan Ratusan Lagu Indonesia Tahun 90-an

Soundtrack pada film memberikan nyawa pada sebuah film agar tetap hidup dan melekat di hati para penonton tidak terkecuali dengan film bebas yang banyak mengambil lagu-lagu nostalgia era 90-an. Oleh karena itu, produser Miles Film, Mira Lesmana yang menangani langsung album soundtrack film bebas telah mendengarkan ratusan lagi yang dirilis tahun 1990-an dari berbagai genre musik.

[Baca Juga: Ulasan: Film Pertama Jagat Sinema Bumilangit Gundala Buat Kagum]

Dari empat fakta di atas, mana yang membuat Anda tertarik untuk menonton film Bebas? Mumpung masih diputar di bioskop-bioskop, yuk bernostalgia dan menonton film ini bersama teman-teman Anda!


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.