Festival Pecinan Glodok pada Cap Go Meh.jpg

Berita Kawasan

Festival Pecinan Glodok Meriahkan Perayaan Cap Go Meh 2019

Perayaan Cap Go Meh di Jakarta dari tahun ke tahun sudah semakin berkembang dan semakin meriah. Tidak hanya jenis pertunjukkan dari Tionghoa, melainkan pertunjukkan Betawi juga ditampilkan. Hal tersebut dikarenakan sejak dulu sudah ada orang Betawi keturunan China.

Perayaan Cap Go Meh merupakan perayaan hari ke-15 setelah Imlek. Saat perayaan itu, biasanya warga Tionghoa menantikan rangkaian acara seperti atraksi barongsai, arak-arakan Dewa dan lainnya. Perayaan Imlek dan Cap Go Meh sudah menjadi tradisi di Nusantara sejak orang Tionghoa bermigrasi dari daratan Tiongkok. Kawasan Glodok salah satunya sudah menjadi kawasan Pecinan (mayoritas penghuninya adalah orang Tionghoa) seperti dirangkum dari historia.id (31/01/2019).

[Baca Juga: Menikmati Kudapan Enak Khas Tionghoa di Tambora Jakarta]

Kawasan Glodok kembali menjadi tempat perayaan Cap Go Meh yang diselenggarakan Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sudis Parbud) Jakarta Barat dengan mengadakan festival Pecinan di Jalan Pancoran Glodok, kelurahan Glodok, kecamatan Taman Sari.

Selain itu, menurut Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kasudis Parbud) Jakarta Barat Ahmad Syaropi, festival Pecinan merupakan program unggulan untuk menggairahkan sektor pariwisata di Jakarta Barat yang melibatkan perkumpulan. Antara lain, Perhimpunan Indonesia Tionghoa dan Perhimpunan Sosial Budaya Indonesia Tionghoa seperti dirangkum dari barat.jakarta.go.id (31/01/2019).

Festival Pecinan digelar selama dua hari, yakni pada tanggal 19 sampai 20 Februari 2019. Kasudis Parbud Jakarta Barat berharap selama dua hari itu akan menarik kunjungan wisatawan. Dia menargetkan sekitar 10.000 wisatawan dari domestik dan mancanegara yang akan berkunjung ke festival Pecinan.

[Baca Juga: 1000 Lampion Akan Hiasi Langit Kota Bogor]

Dia juga mengatakan, festival Pecinan nanti akan dimeriahkan dengan penggabungan seni budaya Betawi seperti Tanjidor dan ondel-ondel. Selain itu, hal menarik lain yang akan memeriahkan festival Pecinan adalah penampilan teater China dan fashion show busana Tionghoa.

Seni budaya Tionghoa yang akan ditampilkan dalam festival Pecinan antara lain atraksi barongsai, kesenian kuncen, tarian Saman, Wushu dan masih banyak lagi. Festival ini sudah pasti dinanti oleh warga keturunan, khususnya warga di kawasan Glodok.

Tahun 2016 festival ini sudah pernah diselenggarakan, meskipun tahun 2017 sempat vakum, akhirnya Pemerintah Kota Jakarta Barat mengadakan kembali di tahun 2018 yang dihadiri Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Kemeriahan festival Pecinan tahun lalu akan terulang kembali di tahun ini untuk meramaikan perayaan Imlek 2019.

Read More

Artikel Lainnya

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.


Comments


Please Login to leave a comment.