FIK UI Bentuk Pusat Crisis Covid-19, Layani Keluhan Akibat Pandemi

Kesehatan

FIK UI Bentuk Pusat Crisis COVID-19, Layani Keluhan Akibat Pandemi

Selain mengancam kesehatan fisik, pandemi COVID-19 turut dapat berdampak pada kesehatan mental masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang merasa cemas dan khawatir terhadap dampak dari pandemi COVID-19.

Guna mengedukasi dan membantu masyarakat dan tenaga medis, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) membentuk sebuah Pusat Krisis COVID-19. Pusat Krisis COVID-19 FIK UI ini memberikan layanan konsultasi dan konseling oleh para dosen. Para konselornya merupakan perawat yang mumpuni di bidangnya.

FIK UI Bentuk Pusat Crisis Covid-19, Layani Keluhan Akibat Pandemi

Selain mengedukasi kesehatan masyarakat dan melayani konsultasi serta konseling, Pusat Crisis COVIDd-19 juga merekrut dan memberikan pembekalan bagi para relawan. Baik relawan tenaga kesehatan maupun umum untuk membantu rumah sakit dan RS Darurat Wisma Atlet.

“Kegiatan edukasi dilakukan secara online melalui media sosial berupa infografis dan video. Demikian pula kegiatan konsultasi dan konseling juga dilakukan secara online, dimana masyarakat dapat langsung mendaftarkan diri melalui Hotline Pusat Krisis COVID-19 FIK UI di nomor WhatAapp 0813.8311.5786,” kata Dekan FIK UI Dr. Agus Setiawan, dilansir dari UI.ac.id (28/4/2020).

[Baca Juga: Mengenal Alat Perlindungan Diri untuk Tenaga Medis yang Kini Langka]

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi yaitu Prof. Dr. Abdul Hari mengatakan bahwa pembentukan pusat krisis FIK UI ini adalah wujud kontribusi UI dalam penanganan pandemi COVID-19 khususnya bagi masyarakat Depok dan sekitarnya. Hal ini dapat dilihat dengan aktifnya Tim Pusat Krisis FIK UI yang tak hanya memberikan layanan konseling, tetapi juga memantau kondisi masyarakat yang mendaftar secara berkala, hingga menghubungkan ke pelayanan kesehatan terdekat.

Lebih lanjut, Ketua Tim Edukasi dan Konsultasi Pusat Krisis COVID-19 FIK UI Dessie Wanda, PhD, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari perawat dan tenaga medis di lapangan karena beban kerja yang bertambah dan stigma masyarakat saat mereka pulang.

“Untuk itu layanan ini kami harapkan dapat meringankan beban, stres ataupun kecemasan perawat dan petugas kesehatan selama bertugas, dan tentunya juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang COVID-19,” katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.