Ganti Asupan Nasi dengan Ubi Ungu

Kesehatan

Ganti Asupan Nasi dengan Ubi Ungu

Memiliki sensasi rasa yang manis dan tekstur yang lembut, ubi berwarna ungul ini kerap diolah dengan cara direbus atau dikukus. Di balik rasa dan tekstur yang unik, ubi ungu juga dapat menggantikan posisi nasi sebagai makanan pokok.

Jika Anda berencana atau sedang menjalani program diet, meninggalkan nasi putih sebagi santapan primer merupakan salah satu cara tepat.

Karena nasi putih termasuk kategori makanan yang mempunyai karbohidrat dengan kadar gula tinggi. Berbeda dengan ubi ungu yang termasuk karbohidrat berkadar gula rendah, sehingga bisa memberi kenyang lebih lama dibanding mengonsumsi nasi.

Indeks glikemik nasi putih adalah 72,89, sedangkan ubi ungu 62,56. Kesimpulannya, indeks glikemik tertinggi dari kedua bahan makanan ialah nasi, dan diikuti oleh ubi ungu.

[Baca Juga: Diet Mediterania Diprediksi Populer di 2019, Ini Alasannya]

Dilansir dari Downtoearth.org (31/1/2019), ubi ungu diketahui bisa meningkatkan pengaturan gula darah dan memiliki kadar antioksidan yang tinggi. Antioksidan ialah pigmen yang bertanggung jawab atas warna ungu pada ubi.

Ubi ungu juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang cukup signifikan.

Maka dari itu, mengganti nasi dengan ubi ungu bisa membantu Anda menurunkan berat badan tapi dengan catatan harus dikonsumsi dengan porsi tepat dan tidak berlebihan. Idealnya, Anda mengonsumsi kabohidrat per hari sebanyak 40-60 persen dari kebutuhan kalori setiap hari.

[Baca Juga: Pelatihan Pangan Nusantara di Kabupaten Tangerang]

Asupan karbohidrat sekitar 400 kalori sangat dianjurkan untuk yang ingin menurunkan berat badan. Penelitian yang dilakukan Journal of Medicinal Food (29/1/2019), menemukan bahwa ekstrak ubi ungu juga mampu menyusutkan sel-sel lemak.

Tak hanya baik untuk mengganti nasi sebagai asupan karbohidrat, mengonsumsi ubi ungu juga bisa menurunkan tekanan darah. Hasil penelitian American Chemical Society, menemukan fakta yakni terdapat efek positif yang mampu menurunkan tekanan darah pada kapiler dan pembuluh darah.

Hal ini membuat ubi ungu merupakan makanan yang baik dikonsumsi untuk seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Sebelum mengolah ubi ungu, sebaiknya Anda membeli ubi ungu yang permukannya halus dan tak memiliki bagian yang lembek. Ingat, jangan simpan di dalam kulkas karena bisa merusak kandungan yang terdapat di ubi ungu.

Read More

Artikel Lainnya

Rumah dan Pondok Pesantren Jadi 2 Kluster Besar di Jawa Tengah

Kesehatan

Rumah dan Pondok Pesantren Jadi 2 Kluster Besar di Jawa Tengah

20 October 2020, 11:05

Pemerintah setempat meningkatkan pengawasan serta bantuan tes PCR kepada daerah-daerah dengan kasus terbanyak. Pemimpin di semua level juga wajib memberi contoh penerapan protokol kesehatan.

Pemkot Bogor Sambut Kedatangan PM Jepang dengan Pengamanan Ketat.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Bogor Sambut Kedatangan PM Jepang dengan Pengamanan Ketat

20 October 2020, 08:52

Pemkot Bogor memastikan pengamanan ketat untuk menyambut kedatangan perdana PM Jepang Yoshide Suga dan istrinya ke Kota Hujan.

Ini Perbedaan Tepung Kue, Tepung Roti, Tepung Pastry, dan Tepung Serba Guna

Kuliner

Ini Perbedaan Tepung Kue, Tepung Roti, Tepung Pastry, dan Tepung Serba Guna

20 October 2020, 08:12

Kandungan protein menentukan seberapa banyak gluten yang akan terbentuk pada tepung, yang pada gilirannya memengaruhi kualitas tekstur makanan Anda.

Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direloka si.jpg

Berita Kawasan

Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direlokasi

19 October 2020, 17:38

Puluhan warga di bantara Kali Rengas mulai direlokasi sebagai langkah awal normalisasi Kali Rengas demi mengantisipasi banjir.


Comments


Please Login to leave a comment.