Gedung Juang Tambun Akan Segera Direvitalisasi

Berita Kawasan

Gedung Juang Tambun Akan Segera Direvitalisasi

Gedung Juang Tambun merupakan situs sejarah yang terletak di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Gedung Juang merupakan saksi bisu perjuangan masyarakat Bekasi untuk merebut kemerderkaan. Kini, Gedung Juang dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk melakukan aktivitas seperti tempat untuk berlatih olahraga maupun pertunjukan seni tradisional.

Karena bangunan bersejarah ini umurnya sudah cukup lama, sehingga dibutuhkan revitalisasi untuk membuatnya tetap terlihat gagah. Untungnya Pemkab Bekasi akan menyegerakan proses pemugaran Gedung Juang ini.

Plt. Bupati Eka Supria Atmaja, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi Dedy Supriadi, dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Nani Suwarni bersama dengan Tim Ahli mengadakan rapat pembahasan mengenai revitalisasi Gedung Juang Kabupaten Bekasi.

[Baca Juga: Masjid Bersejarah di Tambora Jakarta Akan Direvitalisasi]

Bukan hanya Gedung Juang saja yang akan dipugar, Kabupaten Bekasi juga akan membangun ikon lain yaitu air mancur. Rencananya air mancur akan dibangun di sekitar Kalimalang. Air Mancur setinggi 50 Meter bisa jadi kebanggaan Kabupaten Bekasi, karena termasuk air mancur tertinggi di Asia Tenggara.

Sedangkan untuk rencana pembangunan Alun-Alun ini akan dibangun di Deltamas, Cikarang Pusat dengan luas 10 hektare. Namun, masih pembangunan alun-alun ini masih terkendala oleh lahan yang terpakai untuk pembangunan MRT.

Mengutip dari humas.bekasikab.go.id (17/5/2019) rapat yang bertempat di Ruang Rapat Bupati ini membahas tiga program utama untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yakni penataan kembali Gedung Juang Tambun, perencanaan pembangunan objek wisata air mancur, dan perencanaan pembangunan alun-alun.

[Baca Juga: Disparbud Jakarta akan Restorasi Jembatan Kota Intan]

Eka menyampaikan, tiga program tersebut segera dipersiapkan dan dianggarkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020. Eka meminta para jajarannya untuk menghitung biaya pembangunan secara seksama dan teliti, karena biaya tersebut akan digunakan untuk membangun tiga ikon Kabupaten Bekasi.

“Saya ingin pembangunan ini bisa berjalan dan persiapannya harus matang,” kata Eka.

Eka menyampaikan penataan kembali gedung tersebut bertemakan Tarumanegara. Ia juga berharap, revitalisasi kali ini memiliki unsur budaya yang diadaptasi dari Kerajaan Tarumanegara.

Selain itu, Eka berharap Gedung Juang bisa jadi pusat kebudayaan Kabupaten Bekasi. Menurutnya, dengan menjadikan Gedung Juang sebagai Pusat Kebudayaan Bekasi, diharapkan nilai-nilai sejarah dan budaya Bekasi tidak akan luntur termakan zaman. Kemudian, Gedung Juang juga dapat menjadi tempat wisata.

Read More

Artikel Lainnya

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

Hobi dan Hiburan

The Changcuters Suguhkan Pengalaman Baru Menikmati Musik dalam Augmented-reality

20 September 2020, 16:00

Ada aplikasi baru menghadirkan musisi dan band langsung ke rumah Anda. The Changcuters jadi salah satu pelopor yang menggunakannya.

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

Kuliner

Tumpeng Mini, Alternatif Hidangan Perayaan yang Lebih Personal

20 September 2020, 10:00

Tumpeng menjadi hidangan wajib dalam berbagai perayaan. Mulai dari ulang tahun hingga syukuran menyajikan tumpeng. Tumpeng mini ini menjadi jawaban sajian di tengah pandemi.

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati .jpg

Bisnis

Targetkan Ibu Muda untuk Berkreasi di Dapur, Masako Gandeng Isyana Sarasvati

19 September 2020, 17:15

Brand bumbu penyedap Masako baru-baru ini mengumumkan Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador mereka yang baru sejalan dengan target konsumen Masako saat ini.

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Terima Bantuan 10 Ton Beras dari Krematorium Kedungmundu

19 September 2020, 16:00

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ton beras diserahkan Ketua Yayasan Aman Gautama kepada Pemerintah Kota Semarang.


Comments


Please Login to leave a comment.