Geliatkan Urban Tourism di Jakarta Barat, Kawasan Glodok dan Kota Tua Terus Ditata.jpg

Berita Kawasan

Geliatkan Urban Tourism, Kawasan Glodok dan Kota Tua Terus Ditata

Beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan bahwa jika kondisi pandemi COVID-19 yang semakin terkendali dan terus melandai maka pemprov menargetkan sekitar tiga juta wisatawan domestik ditargetkan mengunjungi Ibu Kota per tahun melalui program urban tourism atau wisata perkotaan. Di mana setiap wilayah di DKI Jakarta telah memiliki lokasi yang akan difokuskan untuk pengembangan program ini. Hal ini bisa terlihat di Jakarta Barat dengan pemerintah kotanya (pemkot) yang saat ini terus berupaya mengembangkan serta menata kawasan Glodok dan Kota Tua Jakarta.

Terkait urban tourism di Jakarta Barat, sebenarnya tak hanya kawasan Kota Tua Jakarta dan Pecinan Glodok alias Petak Sembilan saja. Apalagi program ini ditujukan memang untuk menggeliatkan perekonomia di DKI Jakarta melalui sektor pariwisata. “Untuk wilayah Jakarta Barat, konsep pariwisata perkotaan terdapat di kawasan Kota Tua, Pecinan, Rawa Belong, Museum Macan dan kawasan hutan kota Srengseng,” tutur Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, sebagaimana dikutip dari Barat.Jakarta.go.id (26/9/2021).

Geliatkan Urban Tourism di Jakarta Barat, Kawasan Glodok dan Kota Tua Terus Ditata .jpg

Namun demi memfokuskan diri terhadap konsep tourist-historic serta creative city maka Pemkot Jakarta Barat memilih penataan serta pengembangan kawasan Kota Tua Jakarta dan Pecinan Glodok. Penataan ini bisa terlihat dari upaya memudahkan akses ke lokasi urban tourism ini melalui pembangunan jalur MRT fase dua yang menghubungkan Bundaran HI dengan Kota Tua Jakarta.

[Baca Juga: Dijadikan Kawasan Rendah Emisi, Pemprov DKI Alihkan Lalu Lintas di Area Kota Tua]

Dari sisi tujuan utama menggeliatkan program urban tourism ini, Wali Kota Jakarta Barat tentu saja menginginkan dengan kehadiran wisatawan maka pengusaha hotel, restoran atau kuliner, hingga transportasi dapat turut merasakan dampak positifnya. Dari sisi targetnya sendiri, Pemprov DKI Jakarta menginginkan minimal 10 persen wisatawan domestik dari total lebih dari 30 juta bisa berkunjung ke lokasi urban tourism.

Namun selain target wisatawan domestik yang berasal dari luar Ibu Kota, Uus Kuswanto juga memandang dengan penataan kawasan Kota Tua Jakarta dan Pecinan Glodok maka bisa turut mendorong warga dari dan sekitar DKI Jakarta turut berwisata di sini. “Selain itu juga memotivasi masyarakat yang tinggal di Jabodetabek untuk berkunjung dan menikmati spot-spot foto yang instagramable untuk melihat wajah kota Jakarta yang baru, asri, dan nyaman untuk dikunjungi,” tambahnya.


Read More

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.