Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji Sosialisasikan Kegiatan Lewat Aplikasi

Berita Kawasan

Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji Sosialisasikan Kegiatan Lewat Aplikasi

Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji (JMM) merupakan gerakan yang datang dari masyarakat yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT untuk kalangan anak hingga dewasa, wadah silaturahmi antarwarga, menghidupkan kembali nilai kearifan masyarakat lokal Jakarta, dan lain sebagainya.

Untuk mendukung gerakan ini Tim Jakarta Maghrib Mengaji Provinsi DKI Jakarta mulai mensosialisasikan aplikasi Jakarta Maghrib Mengaji berbasis Informasi Teknologi (IT), kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Melansir dari selatan.jakarta.go.id (26/7/2019) sosialisasi ini dilakukan bersamaan dengan digelarnya Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan pada 24 Juli 2019 lalu.

Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji Sosialisasikan Kegiatan Lewat Aplikasi

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji menyebutkan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendukung penuh dengan adanya program Maghrib Mengaji yang sudah berjalan di semua kelurahan yang ada di Jakarta.

“Saya kerap memonitor gerakan Maghrib Mengaji ini dari grup Whatsapp. Terlihat jika para lurah dan camat sering memantau kegiatan Maghrib Mengaji. Aplikasi ini harus di-download kita semua dari Google Playstore dengan kata kunci Jakarta Maghrib Mengaji atau jika enggan mendownload bisa juga diakses dari laman jakartamaghribmengaji.id,” ucap Isnawa.

[Baca Juga: The Jakmania Condet Gelar Pengajian Pada Miladnya ke-16]

Menurut Isnawa, nantinya para lurah maupun camat bisa menggugah kegiatan Maghrib Mengaji di aplikasi atau website data-data mengenai Maghrib Mengaji, mulai dari berapa jumlah guru ngajinya, jumlah muridnya, lokasinya di mana, dan fasilitasnya bagaimana.

Ketua Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji KH Aslih Ridwan mengatakan, Gerakan Maghrib Mengaji ini sudah berjalan cukup lama di Jakarta. Kini, saatnya Jakarta Maghrib Mengaji mengikuti era digital, dengan mensosialisasikan laman dan aplikasi agar mempermudah masyarakat yang ingin mengikuti gerakan ini atau hanya sekedar ingin mencari informasi.

[Baca Juga: Ribuan Pelajar di Jakarta Selatan Ikut Sosialisasi Gemarikan]

“Jakarta Maghrib Mengaji ini milik semua. Tetapi, saat ini kita melihat era digital sangat berkembang. Sesuai arahan Wali Kota Jaksel Marullah Matali, Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji ini harus berkembang berbasis IT. Sehingga kami berharap dakwah di kalangan generasi muda ini sampai kepada mereka dengan Aplikasi ini. Intinya kami harus menjemput bola demi kebaikan generasi muda,” kata Aslih.


Read More

Artikel Lainnya

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.


Comments


Please Login to leave a comment.