GKR Hemas Raih Penghargaan ICA Kategori Craft Icon of The Year 2020

Bisnis

GKR Hemas Raih Penghargaan ICA Kategori Craft Icon of The Year 2020

GKR Hemas mendapatkan penghargaan dari International Craft Awards (ICA) untuk kategori Craft Icon of The Year 2020. Sebagai Ketua Dekranasda DIY yang menjabat hampir 23 tahun, GKR Hemas dinilai memiliki kiprah, konsistensi, dan perhatian yang begitu besar pada pengembangan produk kerajinan lokal di DIY. Dibawah kepemimpinan Ibu Ratu, kerajinan DIY berhasil naik kelas tanpa kehilangan nilai budaya dan filosofinya.

Agenda penyerahan piagam penghargaan digelar secara langsung di Gedung British Council, New Delhi, India pada Minggu, 21 Februari 2021 pukul 19.00 waktu India. Penghargaan diserahkan oleh Convenor International Craft Awards, Profesor Somesh Singh, kepada Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI New Delhi, Ferdy Piay, mewakili GKR Hemas.

GKR Hemas Raih Penghargaan ICA Kategori Craft Icon of The Year 2020

ICA sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar sejak tahun 2017. Tujuannya adalah memberikan apresiasi bagi perseorangan, perusahaan, atau pun organisasi dari seluruh dunia yang dinilai memiliki inovasi atau berjasa besar terhadap pengembangan industri kerajinan. Untuk periode tahun 2020, terdapat 10 kategori penghargaan yang diberikan.

Pada sambutan yang disampaikan secara virtual, GKR Hemas mengungkapkan jika penghargaan yang diterima akan menjadi penyemangat untuk terus membina kerajinan di Indonesia. GKR Hemas lantas menyebut bahwa diraihnya penghargaan tersebut juga tak lepas dari predikat istimewa yang melekat pada Yogyakarta.

[Baca Juga: Masuk Rekor Muri, DIY Vaksinasi 3.300 Tenaga Kesehatan]

“Yogyakarta adalah daerah istimewa yang memiliki ciri khas dalam sejarah, pendidikan, kebudayaan, seni kerajinan, dan pariwisata. Batik yang merupakan kain tradisional Indonesia khususnya Jawa mengandung makna yakni doa dan harapan. Dengan latar belakang Yogyakarta yang awalnya merupakan kerajaan, tradisi ini sudah mendarah daging di kehidupan masyarakatnya. Saya berharap kerajinan dunia tetap lestari,” jelas istri Gubernur DIY seperti diberitakan jogjaprov.go.id (23/2/2021).

Direktur Eksekutif Dekranasda DIY Ronni Guritno menuturkan, awal mulanya, GKR Hemas diusulkan langsung oleh World Craft Council (WCC). “WCC sebagai mitra Dekranasda DIY melihat perhatian Ibu Ratu sangat luar biasa dalam mengembangkan industri kerajinan di Yogyakarta. Salah satu produk agenda yang diinisiasi Ibu Ratu itu Jogja International Batik Biennale dan Jogja Batik City,” jelas Ronni.

GKR Hemas Raih Penghargaan ICA Kategori Craft Icon of The Year 2020

Ia menambahkan untuk proses seleksi dokumen penghargaan sudah dilaksanakan sejak Agustus 2020. “Namun, baru pada Selasa (26/01) tahun 2021, diumumkan kalau Ibu Ratu menjadi salah satu dari 16 penerima penghargaan,” terangnya.

Di samping itu, menurut Ronni, GKR Hemas juga dianggap berperan aktif memberikan masukan kepada pengampu kebijakan DIY dalam kaitannya menaikkan kemakmuran para perajin. "Salah satunya mengusulkan regulasi agar tempat publik di DIY seperti hotel, restoran, atau tempat wisata bisa menjual produk kerajinan lokal,” ungkap Ronni.

Selain GKR Hemas, terdapat satu organisasi penerima penghargaan ICA yang juga berasal dari Indonesia yakni Association of Exporters and Producers of Handicraft Indonesia (ASEPHI). Sementara, 14 penerima penghargaan lainnya berasal dari Uni Emirat Arab, Palestina, Malaysia, India, Kazakhstan, Iran, dan Sri Lanka.

Read More

Artikel Lainnya

Gempa 1.jpg

Berita Kawasan

Gempa 6,7 Skala Richter di Malang Sambung Rentetan Musibah di Indonesia

11 April 2021, 10:02

Gempa Malang menjadi rentetan bencana di Indonesia yang perlu diwaspadai kelanjutannya.

Ilustrasi Gempa Bumi

Pendidikan

Negeri Seribu Gempa, Ini Mitigasi Bencana Gempa Bumi yang Perlu Diketahui Masyarakat

11 April 2021, 09:07

Gempa bumi di Indonesia adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi konsekuensi bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia. Alih-alih mengindari dan lari dari bencana, pada akhirnya kita harus hidup berdampingan dengan bencana alam.

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya dilaksanakan Bulan Juli 2021.jpg

Pendidikan

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya dilaksanakan Bulan Juli 2021

11 April 2021, 08:06

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021/2022. Meskipun pemerintah sudah memberikan lampu hijau agar sekolah tatap muka dilaksanakan segera, namun Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya masih belum bisa melaksanakan.

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang


Comments


Please Login to leave a comment.