PONDOK INDAH-PENDIDIKAN-GOOD GAME CAMPUS BANTU TUMBUHKAN JIWA TECHNOPRENEUR-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Good Game Campus Bantu Tumbuhkan Jiwa Technopreneur

Tidak sekadar hobi atau bermain game. Dengan bimbingan yang tepat, para pelakunya dapat berkarier di dalam industri game. Hal itu terbukti dengan banyaknya pengusaha teknologi atau teknopreneur yang saat ini bermunculan dengan menciptakan berbagai game dan aplikasi. Guna dapat membantu sekaligus membimbing dalam mengasah keterampilan pemograman, kini banyak lembaga pendidikan yang hadir di bidang tersebut. Salah satunya Good Game Campus (GGC).

GGC merupakan sebuah institusi edukasi Kursus Game, Sekolah Design dan Development Game. Fokus pada pendidikan IT, lebih spesifik dalam game development, graphic design, dan mobile application. GGC memiliki beberapa program khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswanya. Setelah menyelesaikan satu paket kursus, diharapkan siswa sudah bisa membuat game yang diinginkan, mulai dari membuat sebuah game 2D yang sederhana, hingga game 3D yang kompleks.

Academic Director Good Game Campus Argadipa Pratama Wibawa

Academic Director Good Game Campus Argadipa Pratama Wibawa menerangkan, GGC sendiri hadir karena melihat adanya kebutuhan tinggi di sektor teknologi, terlebih di game oleh masyarakat Indonesia. Sehingga, lembaga pendidikan ini membantu mengasah keterampilan pemograman melalui pembuatan game.

“Kenapa game, karena masih jarang. Tak hanya itu, ini juga bisa menunjang karier dengan membuka wawasan terkait industri game,” ucapnya ketika ditemui PingPoint.co.id.

[Baca Juga: 4 Sekolah Balet Anak di Gandaria dan Pondok Indah]

GGC mengajarkan dua kelas yakni kelas Game Programing dan kelas 3D Graphic. Di Kelas Game Programing ada empat level, mulai dari Basic, Pre-Intermediate, Intermediate 1 dan 2. Di sini, peserta kursus diajarkan mulai dari pengenalan atau dasar pemograman game hingga mempelajari AR (Augmented Reality) dan implementasi data struktur lanjutan.

Sedangkan di kelas 3D Graphic, lanjut pria kelahiran Bogor, 33 tahun silam ini, memiliki dua level, yakni 3D Graphic 1 mengajarkan seperti pembuatan modeling dasar dan 3D Graphic 2 mengajarkan seperti pembuatan animasi karakter. Lembaga pendidikan yang hadir sejak tahun 2014 ini menggunakan Unity Game Engine dalam pengajarannya dan kurikulumnya perpaduan antara Korea Selatan dan Indonesia.

Para peserta kursus yang mengikuti mulai dari usia anak-anak hingga orang tua. Untuk waktunya, ada delapan kali pertemuan setiap levelnya yang berlangsung selama tiga jam untuk kelas Game Programing dan dua jam untuk kelas 3D Graphic. Di setiap pertemuan ke tujuh dan delapan, biasanya para peserta akan diminta untuk membuat game dan aplikasi selama satu minggu. Bisanya sebagai salah satu bentuk tugas akhir dalam pemograman.

[Baca Juga: Bisnis Cyber Café di Sekitar Universitas Trisakti]

Selepas kursus pemograman, hasil dari peserta yang dinilai terbaik akan di publish di website Good Game Campus. Selain itu juga, biasanya peserta akan diarahkan ke perusahaan teknologi atau game development untuk dapat mencoba berkarier. “Kita ada rekanan dengan beberapa game development yang nantinya bisa diarahkan ke sana,” tutupnya.

Read More

Artikel Lainnya

Sang Ratu Salon, Berikan Kesempatan Transpuan untuk Berkarya

Bisnis

Sang Ratu Salon, Berikan Kesempatan Transpuan untuk Berkarya

18 February 2020, 18:00

Memanusiakan kaum marjinal dengan memberikan kesempatan mereka berkarya merupakan visi dari program Yes I Can melalui Sang Ratu Salon.

10 Sumur Resapan di Kelurahan Pulau Kelapa Selesai Dibuat

Berita Kawasan

10 Sumur Resapan di Kelurahan Pulau Kelapa Selesai Dibuat

18 February 2020, 17:00

Ada 10 dari 32 sumur resapan telah rampung dibuat di Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu. Sumur ini akan menampung air hujan untuk mencegah genangan.

PT Transjakarta Siapkan Bus Gratis Menuju Gereja Katedral

Berita Kawasan

Catat Perubahan Rute Transjakarta Selama Pembangunan Underpass Senen

18 February 2020, 16:00

PT Transjakarta melakukan penyesuaian layanan sampai pembangunan underpass Senen selesai dikerjakan

The Interceptor, Bersihkan 50 Meter Kubik Sampah Kali Cengkareng Dalam Semalam

Berita Kawasan

The Interceptor, Bersihkan 50 Meter Kubik Sampah Kali Cengkareng Dalam Semalam

18 February 2020, 15:00

Sebuah perusahaan asal Belanda membawa robot pembersih sungai ke salah satu titik polusi sampah plastik di Indonesia. Proyek ujicoba ini pertama kali dilakukan di Kali Cengkareng.


Comments


Please Login to leave a comment.