Grab Indonesia Bantu Pasarkan Ribuan UMKM Kota Bogor

Bisnis

Grab Indonesia Bantu Pasarkan Ribuan UMKM Kota Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menjalani poin kerja sama baru dengan Grab Indonesia. Setelah sebelumnya melakukan kesepakatan bersama antara Wali Kota Bogor dengan Grab, kali ini di tengah masa pandemi COVID-19, Grab akan bersinergi membantu pemberdayaan UMKM di Kota Bogor.

Sedikitnya ada tiga ribu binaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor yang akan dibantu pemasarannya. "Kerja sama ini memang ingin fokus membantu pemulihan ekonomi Kota Bogor di masa Pandemi," ujar Regional BD Lead Grab Indonesia Andreas Soendjaya usai audiensi dengan Sekda Kota Bogor di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor pada Jumat 11 September 2020.

Grab Indonesia Bantu Pasarkan Ribuan UMKM Kota Bogor

Andreas mengatakan, melalui kerja sama ini Grab membantu ribuan UMKM binaan Kota Bogor untuk terdaftar di GrabFood, GrabMart dan GrabKios dengan tujuan bisa menambah channel penjualan UMKM secara daring yang mungkin selama ini masih sebatas penjualan offline. "Semua jenis usaha bisa masuk, kalau yang makanan ke GrabFood, kerajinan ke GrabKios atau GrabMart," kata Andreas seperti diberitakan kotabogor.go.id (14/9/2020).

Pihak Grab memberikan persyaratan mudah bagi UMKM yang nantinya akan masuk ke aplikasi Grab. Yakni cukup dengan KTP dan NPWP. NPWP dibutuhkan sebagai persyaratan dari Bank Indonesia. Ia pun menjamin akan ada komisi dan promosi spesial bagi para UMKM yang tergabung di Grab. "Harapan kami UMKM mau join ke Grab dan diusahakan bulan depan kerja sama ini sudah bisa berjalan," kata Andreas.

[Baca Juga: Bank Mandiri Siapkan Dana Sebesar Rp3,5 Miliar Guna Pelaku UMKM di Bogor]

Di tempat yang sama, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, kerja sama ini menitikberatkan untuk membantu pemasaran dan penjualan UMKM di Kota Bogor di tengah situasi pandemi COVID-19. Pihaknya pun menyetujui kerja sama ini dengan catatan membantu bukan hanya berorientasi pada keuntungan semata.

"Ingin poin kerjasamanya jelas dan harus saling menguntungkan. Serta kalau sudah berjalan harus juga terevaluasi per-triwulan untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah kerja sama," kata Sekda.

Read More

Artikel Lainnya

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan.jpg

Berita Kawasan

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan

25 September 2020, 13:28

Baru-baru ini Polda Metro Jaya dan Bank DKI berkolaborasi dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan melalui aplikasi bernama Si Ondel.


Comments


Please Login to leave a comment.