Gubernur DKI Jakarta Bagikan Kartu Bantuan untuk Dasa Wisma PKK

Kesehatan

Gubernur DKI Jakarta Bagikan Kartu Bantuan untuk Dasa Wisma PKK

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan beberapa waktu lalu secara simbolis membagikan Kartu Dasa Wisma Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta. Rencananya kartu ini akan diberikan kepada 70.902 Kader Dasa Wisma PKK untuk kegiatan operasional. Pemberian kartu ini dalam rangka optimalisasi program Integrasi Data dan Sinkronisasi Pelayanan Kesejahteraan Keluarga Satu Pintu.

Dalam kehadirannya, Anies didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Fery Farhati Ganis. Penyerahan Kartu Dasa Wisma ini dilakukan oleh gubernur di Auditorium Gedung PKK Melati Jaya, Jalan Kebagusan Raya, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan (10/5/2019).

[Baca Juga: Pemkot Jakpus Bagikan 209 Kartu Pekerja Pada Hari Buruh]

Melansir dari selatan.jakarta.go.id (13/5/2019) Anies mengatakan, setiap kader Dasa Wisma tahu persis kondisi setiap keluarga. Karena memang sudah tugasnya untuk melakukan sensus terhadap kondisi di setiap rumah tangga. "PKK membantu pemerintah untuk memberikan informasi yang sangat lengkap tentang data kesehatan warga, bahkan sampai kondisi rumah beserta lingkungannya. PKK mengecek kondisi sangat detil bahkan hingga kondisi Mandi, Cuci, Kakus (MCK)-nya pun PKK bisa mengetahuinya," kata Anies.

Anies melanjutkan, PKK bisa jadi mitra untuk semua program pemerintah yang berujung pada keluarga, seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan lainnya. Anies berharap semua program pemerintah yang berkaitan dengan keluarga dapat terintegrasi melalui Dasa Wisma PKK, karena dapat menjangkau rumah tangga dengan lebih dalam dan leluasa.

[Baca Juga: Kegembiraan Lansia di Jati Padang Sambut Kartu Lansia Jakarta]

Anies menambahkan, untuk kelancaran program pendataan Keluarga Terpadu Satu Pintu dan bentuk dukungan terhadap program kerja PKK Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dana bantuan operasional senilai Rp250,000 per bulan.

Dana yang diberikan ini bisa dicairkan setiap tiga bulan sekali. "Seperti yang kita ketahui, selama ini Dasawisma PKK bekerja menggunakan uang sendiri, mulai dari menyiapkan kebutuhan rapat hingga pertemuan. Maka dari itu, sekarang pemerintah mengapresiasinya dengan memberikan bantuan Rp250,000 per bulannya," ujarnya.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan, pemberian kartu tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi yang sesungguhnya dari Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya para kader Dasawisma PKK telah mengorbankan waktunya untuk pekerjaan yang mulia. Ia berharap dengan adanya dana ini, para kader dapat meringankan kinerja kader.

[Baca Juga: Sudahkah Anda Miliki Kartu Pekerja?]

Anggota Dasa Wisma Edelweis RW 05 Kelurahan Pasar Minggu Anggraeni mengatakan, sangat bersyukur atas perhatian dari pemerintah untuk para Dasa Wisma. “ Saya senang, ada kontribusi dari pemerintah DKI Jakarta untuk membantu pengembangan program PKK,” katanya.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.