Anies Bicara Soal Reklamasi dan IMB Pantai Maju

Berita Kawasan

Gubernur DKI Jakarta Bicara Soal Reklamasi dan IMB Pantai Maju

Apakah Anda sudah mendengar Pantai Maju? atau bahkan sudah pernah mendatangi lokasinya? Jika belum pernah mendengar dan belum pernah mendatanginya, Pantai Maju adalah kawasan hasil reklamasi yang lokasinya bisa diakses melalui jembatan yang terhubung dari kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Berdasarkan pantauan tim PingPoint.co.id yang berkunjung ke Pantai Maju pada 9 Juni 2019, kawasan tersebut memang sudah dibuka untuk publik. Bahkan, sudah ada area Food Street yang cukup ramai dikunjungi para pecinta kuliner.

Gubernur DKI Jakarta Bicara Soal Reklamasi dan IMB Pantai Maju

Food Street di Pantai Maju terbilang cukup luas dengan lokasi yang memanjang. Selain area Food Street, memang tidak ada bangunan lainnya yang terlihat sudah aktif. Kebanyakan masih dalam proses pembangunan yang terlihat akan menjulang tinggi.

Berbicara mengenai Pulau Maju, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pantai Maju yang ramai diberitakan berbagai sumber.

[Baca Juga: Kualitas Udara Pantai di Jakarta]

Mengutip beritajakarta.id (13/6/2019), Anies menjelaskan mengenai reklamasi yang pernah dikatakannya dihentikan, dan kini dipertanyakan publik, mengapa IMB Pulau Maju dikeluarkan. Reklamasi adalah kegaiatan membangun daratan di atas perairan atau pembuatan lahan baru.

Dari 17 pantai atau pulau yang akan dibangun di Teluk Jakarta, hanya ada empat kawasan yang sudah terbentuk sebagai hasil reklamasi di masa lalu. Empat kawasan pantai tersebut akan dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan hukum untuk kepentingan publik. Sementara 13 pulau lainnya telah dihentikan, tidak bisa diteruskan dan dibangun.

Sementara, Anies menerangkan, jika IMB Pulau Maju bukanlah soal reklamasi jalan atau berhenti. Tetapi IMB adalah soal izin pemanfaatan lahan hasil reklamasi dengan cara mendirikan bangunan. “Dikeluarkan atau tidak IMB, kegiatan reklamasi telah dihentikan. Jadi, IMB dan Reklamasi adalah dua hal yang berbeda”, terangnya.

[Baca Juga: Cara Atasi Bahaya Nyamuk Pantai di Jakarta]

Menurutnya, hal itu sudah seperti yang dijanjikannya sejak masa kampanye, yaitu menghentikan reklamasi dan memanfaatkan untuk kepentingan publik atas lahan atau daratan hasil reklamasi di masa lalu. “Dan kami tetap konsisten melaksanakan janji itu”, tandasnya.

Dia juga menjelaskan, dahulu lahan hasil reklamasi yang kini dinamakan Pulau Maju 100 persen dikuasai pihak swasta. Bahkan, pulau tersebut jadi areal tertutup, di mana publik dan media sekalipun tidak bisa masuk. Seakan itu wilayah tersendiri dan terpisah dari publik Jakarta. 

“Sejak kita bertugas di Pemprov DKI Jakarta, kita luruskan semua itu sesuai dengan aturan hukumnya. Seluruh daratan itu adalah milik pemprov DKI, dan swasta hanya berhak untuk menggunakan 35 persen lahan hasil reklamasi, sesuai dengan ketentuan yang ada”, ungkapnya.

[Baca Juga: Ini 6 Tempat Nongkrong Asik di Pantai Indah Kapuk]

Anies melanjutkan, pihaknya lalu membuka seluruh kawasan pulau tersebut yang memiliki luas 312 hektar untuk publik. Bahkan, pihaknya menugaskan BUMD milik Pemprov DKI yaitu PT Jakpro untuk mengelola dan memanfaatkan lahan hasil reklamasi tersebut.

Penasaran bagaimana lokasi hasil reklamasi Pulau Maju? Kalau datang di malam hari, sepertinya lebih menarik. Karena Anda akan melewati jembatan penghubung antara kawasan PIK dan Pulau Maju dengan pencahayaan yang warna-warni.

Read More

Artikel Lainnya

Ini Sejarah Singkat Stasiun Gambir

Berita Kawasan

Ini Sejarah Singkat Stasiun Gambir dari Masa ke Masa

22 October 2019, 20:00  |  5 Views

Stasiun Gambir dulunya halte kereta api yang menghubungkan kawasan Gambir dengan Pelabuhan Sunda Kelapa. Stasiun ini pernah direnovasi besar-besaran.

Flyover RE Martadinata Ditargetkan Selesai Pada Desember 2019

Berita Kawasan

Flyover RE Martadinata Ditargetkan Selesai pada Desember 2019

22 October 2019, 19:00  |  5 Views

Wali Kota Bogor baru-baru ini meninjau proyek flyover RE Martadinata dan optimistis kalau jalan layang ini dapat rampung sesuai target.

Mengapa Saat Orang Berbicara di Ponsel Berjalan Bolak-Balik

Kesehatan

Mengapa Saat Orang Berbicara di Ponsel Berjalan Bolak-Balik?

22 October 2019, 18:00  |  5 Views

Ternyata terdapat penjelasan secara ilmiah yang memicu orang berjalan bolak-balik ketika sedang berbicara di telepon, khususnya ponsel.

Garena Bagi-Bagi Hadiah di Call Of Duty Halloween Special Event, Oktober 2019

Berita Kawasan

Garena Bagi-bagi Hadiah di Call Of Duty Halloween Special Event

22 October 2019, 17:00  |  7 Views

Menyambut perayaan Halloween, Garena tidak hanya bagi-bagi hadiah namun merespons baik keinginan komunitas CODM dengan baik di Oktober 2019 ini.


Comments


Please Login to leave a comment.