Gwyneth Paltrow Alami Sindrom Pasca-COVID, Apa Artinya

Kesehatan

Gwyneth Paltrow Alami Sindrom Pasca-COVID, Apa Artinya?

Pasien COVID-19 yang menghadapi gejala yang menetap beberapa bulan setelah dinyatakan positif semakin banyak. Gwyneth Paltrow baru saja mengungkapkan bahwa dia adalah salah satunya. Gwyneth menderita COVID-19 "pada masa-masa awal" dan masih merasakan gejala seperti kelelahan dan gangguan ingatan yang disebut brain fog. Dalam postingan baru untuk Goop, dia menjelaskan, "jalan menuju penyembuhan akan lebih lama dari biasanya."

“Pada bulan Januari, saya melakukan beberapa tes yang menunjukkan tingkat peradangan yang sangat tinggi di tubuh saya,” tulisnya dalam postingan tersebut. Dia kemudian mencari bantuan dari seorang praktisi kedokteran fungsional. “Setelah dia melihat semua lab saya, dia menjelaskan bahwa ini adalah kasus di mana jalan menuju penyembuhan akan lebih lama dari biasanya.”

Gwyneth Paltrow Alami Sindrom Pasca-COVID, Apa Artinya

Sementara banyak orang berharap untuk pulih dalam beberapa minggu setelah jatuh sakit karena COVID-19, satu studi menemukan, sekitar 43% dari 233 peserta yang sebagian besar memiliki kasus virus yang "ringan" memiliki gejala yang berlangsung lebih dari 30 hari, sementara hampir 25% masih memiliki setidaknya satu gejala setelah 90 hari.

Apa Itu Sindrom Pasca-COVID?

Studi menunjukkan bahwa orang yang mengalami gejala selama 12 minggu atau lebih memiliki apa yang sekarang dikenal sebagai sindrom pasca-COVID. Namun, banyak ahli mengatakan siapa pun yang memiliki gejala kronis setidaknya sebulan setelah infeksi virus corona harus menghubungi dokter mereka).

Orang-orang ini biasanya dapat mengalami berbagai macam gejala dan efek samping, mulai dari kelelahan yang melemahkan tubuh dan sesak napas, hingga masalah ingatan dan jantung berdebar. Demikian survei yang dilakukan oleh Survivor Corps, sebuah Facebook Group penyintas virus korona, dan Natalie Lambert, Ph.D., dari Fakultas Kedokteran Universitas Indiana, AS.

[Baca Juga: Peringatan Hari Lansia: Upaya Pemberdayaan Pasca-Pandemi COVID-19]

Di antara gejala pasca-COVID yang dilaporkan, kelelahan dan gangguan ingatan tampaknya cukup umum. Dalam satu studi, para peneliti memeriksa 128 orang yang menderita COVID-19 dan menemukan bahwa lebih dari setengah dari mereka mengalami kelelahan yang terus-menerus 10 minggu setelah gejala awal muncul.

Banyak pasien yang menderita sindrom pasca-COVID juga menunjukkan tanda-tanda disautonomia, atau disregulasi sistem saraf otonom yang membantu menjaga fungsi tak sadar tetap berjalan, seperti detak jantung dan pernapasan.

"Disautonomia memengaruhi aliran darah, termasuk aliran darah ke otak, sehingga dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, brain fog, dan intoleransi olahraga," kata Greg Vanichkachorn, M.D., direktur medis Program Rehabilitasi Aktivitas COVID Klinik Mayo, baru-baru ini seperti dimuat dalam Prevention.com (18/2/2021).

Gwyneth Paltrow Alami Sindrom Pasca-COVID, Apa Artinya

Para peneliti juga percaya bahwa gejala COVID-19 yang masih ada mungkin terkait dengan tingkat peradangan yang tinggi di tubuh, yang dilaporkan Paltrow pada bulan Januari. Thomas Russo, M.D., profesor dan kepala penyakit menular di University at Buffalo, sebelumnya memberi tahu Prevention bahwa infeksi virus SARS-CoV-2 menyebabkan peradangan pada banyak organ: jantung, ginjal, saluran pencernaan, dan terkadang sistem saraf pusat. Perlu waktu untuk pulih dari itu.

Sesuai rekomendasi dari praktisi kedokteran, Paltrow telah membuat beberapa perubahan pola makan, termasuk mengurangi gula dan alkohol serta menambahkan suplemen tertentu ke dalam rutinitas hariannya.

Selain itu, dia hanya bersantai sehingga tubuhnya punya waktu untuk istirahat. "Semua yang saya lakukan terasa menyenangkan, seperti hadiah untuk tubuh saya. Saya memiliki energi, saya berolahraga di pagi hari, dan saya melakukan sauna inframerah sesering mungkin, semuanya untuk penyembuhan," tulisnya.

Read More

Artikel Lainnya

Sewa Tempat Gratis, MRT Jakarta Bantu UMKM Naik Kelas

Bisnis

Sewa Tempat Gratis, MRT Jakarta Bantu UMKM Naik Kelas

27 February 2021, 14:02

Tidak sekadar menyediakan tempat bagi pelaku UMKM, pihaknya juga menyediakan rangkaian program inkubasi mulai dari aspek pembinaan dan pemberdayaan.

PPKM Mikro Tunjukkan Hasil Positif, DIY Tingkatkan Ketahanan Warga

Berita Kawasan

PPKM Mikro Tunjukkan Hasil Positif, DIY Tingkatkan Ketahanan Warga

27 February 2021, 10:01

PPKM Mikro yang menekankan pada pembatasan di tingkat desa/kelurahan utamanya memanfaatkan posko di desa-desa untuk membantu mengurangi penyebaran COVID-19.

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan 10 Kota Toleransi 2020 dari Setara Institute

Berita Kawasan

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan 10 Kota Toleransi 2020 dari Setara Institute

26 February 2021, 18:08

Dalam penilaiannya, Kota Bekasimendapat skor tertinggi ke. 5.530 di peringkat 10 dalam penghargaan Indeks Kota Toleran 2020 dari penilaian 94 Kota/Kabupaten yang di riset.

Lansia Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Tahap Dua di Kota Bandung

Kesehatan

Lansia Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Tahap Dua di Kota Bandung

26 February 2021, 17:02

Dari 130.000-an orang sasaran vaksinasi COVID-19 tahap dua di Kota Bandung, 92 persen merupakan warga lansia. Mereka diprioritaskan karena tingkat fatalitas kasus tertinggi.


Comments


Please Login to leave a comment.