Hadirkan Moda Transportasi Inklusif, Bus Trans Semarang Low Deck Mengaspa l.jpg

Berita Kawasan

Hadirkan Moda Transportasi Inklusif, Bus Trans Semarang Low Deck Mengaspal

Bus Trans Semarang pada umumnya siap melayani semua lapisan masyarakat termasuk bagi mereka yang menyandang disabilitas. Di mana ini terlihat dari ruang khusus yang berada di setiap armadanya yang menjadi area prioritas untuk lansia, ibu hamil dan difabel. Namun sayangnya tak semua halte yang ada di Kota Semarang bersifat ramah disabilitas sehingga acap kali mereka yang menggunakan kursi roda kesulitan untuk naik ke dalam bus. Demi memastikan inklusivitas dari layanannya, bus Trans Semarang saat ini juga telah menyediakan bus jenis low deck.

Mungkin di antara Anda ada yang masih bingung apa yang membedakan bus Trans Semarang biasa dengan jenis low deck yang baru-baru ini mengaspal di jalanan. Sekadar informasi, bus Trans Semarang konvensional masuk kategori high deck dan ini serupa dengan bus TransJakarta yang artinya dek di dalam bus terbilang jauh lebih tinggi dari trotoar. Sebagai contoh, bus TransJakarta memiliki dek setinggi 110 cm yang sejajar dengan haltenya. Sedangkan untuk bus low deck biasanya memiliki ketinggian dek 20 cm bahkan kerap dilengkapi dengan ramp khusus yang bisa digunakan untuk membantu kursi roda masuk.

Hadirkan Moda Transportasi Inklusif, Bus Trans Semarang Low Deck Mengaspal.jpg

Dengan kehadiran bus low deck ini, Trans Semarang menunjukkan bagaimana upaya Pemerintah Kota Semarang demi memastikan kotanya bersifat ramah disabilitas. “Bus low deck ini bisa untuk disabilitas. Kaum disabilitas bisa naik langsung dari bawah, tidak perlu naik dari halte,” ujar Kepala BLU UPTD Trans Semarang Hendrix Setiawan, sebagaimana dikutip dari Semarangkota.go.id (19/9/2022).

[Baca Juga: Bus Trans Jateng Siap Melayani Semarang- Gubug Mulai 7 Oktober]

Untuk saat ini, Hendrix menyebut, pihaknya baru mengoperasi satu bus low deck untuk rute Koridor 3 (Pelabuhan Tanjung Emas - Halte Elizabeth - Pelabuhan Tanjung Emas). Di mana dalam satu bus ini mampu menampung 30 penumpang dan ini sudah termasuk mereka yang disabilitas. Tentu saja menurutnya, ini masih belum cukup dengan pihak Trans Semarang yang akan berupaya terus menambah jumlah armada yang bersifat ramah disabilitas. “Kami targetkan setiap koridor ada bus yang ramah disabilitas, kita dorong para konsorsium yang akan melakukan peremajaan untuk bisa memenuhi,” imbuhnya.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.