Hanami Handcrafted Blossoms, Perkenalkan Kerajinan Tradisional dari Jepang

Kecantikan dan Fashion

Hanami Handcrafted Blossoms Kenalkan Kerajinan Tradisional Jepang

Senang membuat handcraft? Atau bahkan senang menggunakan hiasan berbentuk bunga? PingPoint.co.id ingin rekomendasikan hiasan menarik berbentuk bunga dari Jepang bagi Pointers, terutama yang menyukai budaya negeri Sakura, yaitu Hanami Handcrafted Blossoms.

Hanami Handcrafted Blossoms, Perkenalkan Kerajinan Tradisional dari Jepang

Hanami merupakan produk hiasan wanita berupa jepit rambut, anting, bros dan kalung buatan tangan berdasarkan kerajinan tradisional dari Jepang yang dinamakan Tsumami Zaiku. Tak hanya menjual hiasan untuk mempercantik penampilan, Hanami juga bersedia memberikan workshop bagi yang tertarik membuat kerajinan tangan khas Jepang ini. Selain bisa datang ke lokasi workshop di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Hanami juga bersedia mendatangi peminat handcraft bunga dari Hanami untuk mengadakan workshop di tempat lain.

[Baca Juga: Buah Yuzu, Si Kuning Nan Bermanfaat dari Jepang]

Untuk membuat kerajinan tradisional dari Jepang ini membutuhkan presisi dan perhatian besar terhadap detail agar bisa merakit bahan kain menjadi berbagai bunga. Adapun bunga yang bisa dibuat sebagai hiasan rambut di Hanami adalah bunga sakura, botan, hinagiku, dan asagao.

Hanami Handcrafted Blossoms, Perkenalkan Kerajinan Tradisional dari Jepang

Hanami ingin memperkenalkan kesenian dari Jepang ini kepada masyarakat Indonesia dengan menyediakan Tsumami Zaiku dalam bentuk barang mode wanita modern. Baik anting, jepit rambut, anting, atau bros dibuat dengan hati-hati menggunakan tangan. Sehingga, bisa menjadi karya seni yang unik jika dipakai.

Kerajinan tradisonal dari negeri Sakura ini dipelajari Owner sekaligus Crafter Pricilla Yoga secara otodidak. Dia mengaku mempelajarinya baik dari online, buku, dan bertemu dengan Sensei perajin Tsumami Zaiku dari media sosial instagram.

Hanami Handcrafted Blossoms, Perkenalkan Kerajinan Tradisional dari Jepang

“Awalnya saya belajar otodidak dari online. Lalu saya pelajari dari buku, dan terakhir ketemu sensei-nya dari instagram, dia suka buat live tutorial,” ungkapnya kepada tim PingPoint.co.id melalui pesan singkat (25/6/2019).

Dia pun menerangkan, visi dari Hanami yang dibuatnya adalah untuk mempererat hubungan Jepang dan Indonesia melalui pertukaran budaya, terutama kerajinan tangan. Alasan dia membuat bisnis Hanami sebagai hiasan wanita yang bisa dipesan custom dan memberikan workshop kerajinan tangan khas Jepang ini adalah untuk memperkenalkan kerajinan tangan Tsumami Zaiku ke publik di Indonesia.

Hanami Handcrafted Blossoms, Perkenalkan Kerajinan Tradisional dari Jepang

Dia telah mempelajari kesenian ini dari tahun 2015, dan akhirnya bisa mendirikan Hanami Handcrafted Blossom berdasarkan hobinya pada Maret 2019. Dalam perhelatan Festival Budaya Jepang Ennichisai 2019 yang digelar pada 22-23 Juni lalu di Blok M, Hanami turut berpartisipasi memamerkan Tsumami Zaiku.

[Baca Juga: Pertama Kali, Festival Ennichisai Blok M Hadirkan Booth Pendidikan]

Saat tim PingPoint.co.id mendatangi booth Hanami (23/6/2019), Pricillla juga hadir memperkenalkan langsung kepada para pengunjung yang menghampiri area booth-nya dengan ramah. Dia juga tak segan menjelaskan kerajinan tangan Jepang ini kepada para pengunjung.

Meski dibuat berdasarkan kerajinan tradisional Jepang, ada perbedaan antara hiasan dari Hanami dengan yang dibuat di Jepang. Perbedaannya adalah penggunaan bahan kain untuk membuat satu bentuk bunga yang dijadikan sebagai hiasan.

Hanami Handcrafted Blossoms, Perkenalkan Kerajinan Tradisional dari Jepang

“Kalau di Jepang, kebanyakan menggunakan bahan kain cirimen. Karena jenis bahan itu di sini susah dapatnya, jadi kita menggunakan kain lokal, contohnya kain amonzemrap yang biasanya digunakan untuk membuat gamis,” ujarnya kepada tim PingPoint.co.id pada acara Festival Ennichisai 2019 (23/6/2019).

Hiasan unik dari Hanami bisa dibeli dengan kisaran harga mulai dari Rp50.000. Harga dari setiap hiasan bergantung pada tingkat kesulitan dalam pembuatannya. Bagi Anda yang tertarik dengan hiasan yang sering dipakai wanita asal Jepang Maiko, atau ingin mengikuti workshop membuat kerajinan tradisional Jepang ini, Anda bisa langsung menghubungi Pricilla di nomor 0812-9357-0874.

Read More

Artikel Lainnya

Lagu Kembali Ke Awal Ciptaan Glen Fredly Jadi Soundtrack Film Twivortiare

Berita Kawasan

Kembali Ke Awal Karya Glen Fredly Jadi Soundtrack Film Twivortiare

19 July 2019, 21:00  |  10 Views

Setelah merilis lagu Orang Biasa, Glen Fredly kembali merilis single Kembali ke Awal yang juga dijadikan sebagai original soundtrack film Twivortiare dari rumah produksi MD Pictures.

TP PKK Bina Kesehatan Keluarga di Tangerang

Berita Kawasan

Tim Penggerak PKK Bina Kesehatan Keluarga di Tangerang

19 July 2019, 20:00  |  8 Views

PKK memberikan segala macam informasi mulai dari hidup tertib dan teratur, standar gizi dan wawasan kesehatan.

Nilai Transaksi di IFRA 2019 Capai Rp793 Miliar

Bisnis

Nilai Transaksi di IFRA 2019 Capai Rp793 Miliar

19 July 2019, 19:00  |  7 Views

Nilai transaksi yang dicapai membuat panitia IFRA 2019 semakin optimistis dalam membatu memajukan industri franchise Indonesia melalui pameran berkualitas.

Asian Development Tour Siap Digelar di Gunung Geulis Golf

Berita Kawasan

Asian Development Tour Siap Digelar di Gunung Geulis Golf

19 July 2019, 18:00  |  8 Views

Turnamen golf Asian Development Tour akan diikuti 144 pegolf dari hampir 20 negara. Turnamen golf internasional ini berhadiah senilai total 75.000 USD.


Comments


Please Login to leave a comment.