Digarap Hanung, Film Gatot Kaca Siap Saingi Gundala

Hobi dan Hiburan

Hanung Bramantyo Bakal Sutradarai Biopik Sejarah di Kota Lama Semarang

Sutradara Hanung Bramantyo akan melakukan syuting film biopik sejarah bertajuk Satria Dewa GatotKaca di Kawasan Kota Lama Semarang pada bulan Agustus 2020. Ia meminta izin kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait produksi filmnya di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah itu pada Rabu (17/6/2020) malam.

Hanung Bramantyo Bakal Sutradarai Film Biopik Sejarah di Kota Lama Semarang 1.jpg

“Kota Lama karena artistik sekali dan sudah bagus jadi cocok. Saya sering bikin film biopik sejarah dan salah satu lokasi favorit di Semarang. Ini film keempat di Semarang,” ungkap Hanung di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, dikutip dari antaranews.com(18/6/2020).

Sutradara Film Ayat-ayat Cinta itu pun mengaku telah membuat protokol kesehatan untuk syuting di masa pandemi COVID-19. Para kru, kata Hanung, harus memakai masker dan hand sanitizer, serta menerapkan jaga jarak fisik. Ia dan tim juga akan memisahkan pemain film yang berusia 50 tahun ke atas dan melakukan rapid test.

Sementara itu, Ganjar menyambut baik tujuan Hanung memulai syuting. Menurut Ganjar, industri perfilman merupakan salah satu sektor yang mendapat pukulan telak kala pandemi COVID-19. “Ini ada momentum bagus untuk memulai. Teman-teman di film kan kreatif-kreatif itu. Pasti bisalah menyesuaikan dan memang harus kita mulai,” kata Ganjar.

[Baca Juga: Digarap Hanung, Film Gatot Kaca Siap Saingi Gundala]

Film Satria Dewa GatotKaca sebenarnya dijadwalkan syuting pada Maret hingga April 2020, tetapi ditunda karena pandemi COVID-19. Mengutip cnnindonesia.com (18/6/2020), Satria Dewa Studio (SDS) selaku rumah produksi telah mendapuk Rizky Nazar sebagai Yuda atau GatotKaca. Selain Rizky, telah dipilih pula pemeran lain, yaitu Yasmin Napper sebagai teman dekat Yuda bernama Agni dan Yayan Ruhian sebagai Beceng, salah satu Kurawa.

Hanung Bramantyo Bakal Sutradarai Film Biopik Sejarah di Kota Lama Semarang.jpg

Film ini mengisahkan fenomena gen Pandawa yang mempunyai bakat di luar manusia normal. Gen itu disebut kuat, cerdas, mampu meramal masa depan sehingga dipercaya dapat menjadi pemimpin bangsa.

Akan tetapi, di saat yang sama muncul gen Kurawa yang menjadi musuh Pandawa. Kurawa dianggap sebagai perusak segala sesuatu. GatotKaca hidup dalam fenomena ini. Ia dan beberapa orang lainnya akan melawan kejahatan dan mencari siapa lawan dan kawan.

[Baca Juga: Sekuel Film Sonic the Hedgehog Resmi Mulai Digarap]

Hanung mengatakan film ini sangat menarik karena memotret kisah perwayangan Indonesia ke layar lebar.

“Ini sebuah kebanggaan buat saya, selain sarana hiburan GatotKaca juga bagian dari usaha untuk menjaga kebudayaan Indonesia. Lewat film ini kami ingin mengenalkan kembali tokoh-tokoh perwayangan kepada anak-anak serta remaja Indonesia,” kata Hanung.


Read More

Artikel Lainnya

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.


Comments


Please Login to leave a comment.